ums.ac.id, SURAKARTA – Ada banyak cara unik untuk mempererat tali silaturahmi antara pihak kampus dan orang tua mahasiswa. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh rombongan wali mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) asal Jepara. Mereka menggelar ajang Main Bareng (Mabar) tenis persahabatan di Lapangan Tenis Kampus UMS, Sabtu (18/7/2026).
Ajang olahraga ini bukan sekadar mengejar keringat, melainkan menjadi jembatan informal untuk mendekatkan para wali mahasiswa dengan lingkungan tempat putra-putri mereka menimba ilmu.
Rombongan dari Bumi Kartini ini dipimpin langsung oleh Drs. Setiya Bakti, seorang guru purna tugas dari SMA N 1 Pecangaan Jepara sekaligus wali dari dua mahasiswa yang saat ini aktif kuliah di UMS. Tidak tanggung-tanggung, ia memboyong sekitar 20 personel dari Jepara untuk ikut memeriahkan pertandingan persahabatan ini.
Setibanya di lokasi, kedatangan rombongan disambut hangat oleh kelompok tenis dosen UMS serta komunitas tenis Grup Sekatu. Hadir menyambut secara langsung di lapangan, Ir. Bana Handaga, Ph.D., selaku Kepala Biro Data dan Teknologi Informasi, Dr. Sigit Haryanto sebagai Pegiat sekaligus tokoh tenis UMS.
Pertandingan berlangsung seru namun penuh dengan keakraban. Gelak tawa dan riuh tepuk tangan sesekali terdengar di sela-sela reli panjang di atas lapangan semen hijau tersebut.
“Ajang ini merupakan inisiatif yang sangat baik. Kami ingin membangun kemitraan yang humanis antara orang tua dan kampus. Dengan datang langsung ke sini, para wali murid bisa melihat dan merasakan sendiri atmosfer lingkungan tempat anak-anak mereka belajar,” ujar Sigit Haryanto di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Setiya Bakti mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan luar biasa dari civitas academica UMS. Menurutnya, kegiatan berbasis komunitas seperti ini membuat orang tua merasa lebih tenang dan percaya menitipkan masa depan anak-anak mereka di UMS.
Melalui smash dan servis yang saling bergantian, kegiatan mabar ini sukses melebur batas formalitas birokrasi kampus, berubah menjadi ruang dialog yang hangat antara keluarga besar UMS dan masyarakat Jepara. (Maysali/Humas)




