Tim FIK UMS Edukasi Latihan Keseimbangan untuk Cegah Risiko Jatuh pada Lansia

News UMS kini hadir di Saluran Whatsapp, Update berita lebih mudah!

ums.ac.id, SURAKARTA – Tim Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  yang berkolaborasi dengan Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Program Studi Fisioterapi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) tahap ketiga di Pos Lansia Cempaka Sehat, Pimpinan Ranting Aisyiyah Joyotakan, Surakarta.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Edukasi Latihan Keseimbangan untuk Mencegah Risiko Jatuh pada Lansia.” Kegiatan ini ditujukan kepada kader kesehatan Aisyiyah dan para lansia sebagai upaya meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam menjaga keseimbangan tubuh dan mencegah kejadian jatuh pada usia lanjut.

Kegiatan P2M ini diketuai oleh Prof. Dr. Yuli Kusumawati, M.Kes., dengan anggota tim Dwi Rosella Komalasi, PhD., dari Program Studi Fisioterapi serta Siti Zulaekah, M.Sc,. dari Program Studi Ilmu Gizi. Kolaborasi lintas bidang tersebut menjadi kekuatan dalam pelaksanaan kegiatan, karena pencegahan risiko jatuh pada lansia tidak hanya memerlukan latihan fisik, tetapi juga dukungan pengetahuan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan gizi.

Yuli Kusumawati menyampaikan bahwa edukasi dan latihan keseimbangan perlu dilakukan secara rutin agar lansia dapat mempertahankan kemandirian serta mengurangi risiko cedera akibat jatuh.

“Latihan keseimbangan merupakan salah satu upaya sederhana yang dapat dilakukan secara teratur. Dengan pendampingan kader dan dukungan keluarga, lansia diharapkan mampu menerapkan latihan ini sebagai bagian dari pola hidup sehat,” ujarnya, Selasa (15/9/2026).

Sebanyak enam kader kesehatan Aisyiyah dan 30 lansia mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya latihan keseimbangan, faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko jatuh, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan secara rutin di rumah maupun dalam kegiatan kelompok lansia.

Pada pertemuan tersebut, Minggu (13/9/2026), materi disampaikan secara interaktif melalui penjelasan, demonstrasi, dan praktik latihan keseimbangan. Peserta juga didampingi untuk melakukan gerakan secara tepat dan aman sesuai dengan kondisi fisik masing-masing. Kader kesehatan berperan penting dalam membantu mengingatkan, mendampingi, dan memantau pelaksanaan latihan secara berkelanjutan.

Kegiatan P2M tahap ketiga ini sekaligus memperkuat sinergi antara FIK UMS dan Pimpinan Ranting Aisyiyah Joyotakan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup, kesehatan, dan kemandirian lansia di masyarakat serta mewujudkan Desa Sehat Mandiri Aisyiyah (DSMA).

Melalui kegiatan tersebut, tim FIK UMS berharap para lansia dapat lebih memahami pentingnya menjaga keseimbangan dan melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan. Selain itu, para kader diharapkan mampu melanjutkan edukasi serta pendampingan latihan bagi lansia di Pos Lansia Cempaka Sehat secara berkesinambungan. (Maysali/Humas)

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta