
RADARSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Turnamen Nasional I Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM).
Sebanyak 75 kontingen dari 11 provinsi berpartisipasi pada turnamen yang berlangsung di Edutorium UMS selama tiga hari (27-29/1).
Turnamen ini diikuti 1.004 atlet tingkat pelajar jenjang SMP dan SMA serta mahasiswa. Dengan kategori pertandingan fighter dan perlombaan seni tapak suci antar-pimpinan daerah tapak suci dan antarperguruan tinggi.
Wakil Rektor III UMS Ihwan Susila menambahkan, turnamen ini hasil pengembangan turnamen tingkat provinsi Jawa Tengah yang digelar UMS sebelumnya. Sehingga, menjadi ajang silaturahmi para kader tapak suci di Indonesia.
“Kami tentu berharap kegiatan turnamen nasional ini akan menghasilkan atlet untuk bisa bertanding di ajang internasional. Kita juga berharap bahwa penyelenggaraan turnamen nasional yang pertama ini bisa menjadi contoh sehingga ke depan akan banyak turnamen nasional tapak suci ataupun pencak silat di Indonesia,” paparnya.
Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif mengakui kejuaraan ini adalah momen penting untuk memperluas jaringan dan proses kaderisasi.
“Melalui turnamen ini, kami dapat mengidentifikasi dan mencari bibit unggul, tidak hanya dari UMS, tetapi juga dari seluruh pendekar muda Indonesia,” ujar dalam sambutannya di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Senin (27/1).
Dalam penyelenggaraannya, tapak suci UMS menggandeng Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) pimpinan pusat (PP) Muhammadiyah serta didukung Kementerian Dasar dan Menengah dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
“Ajang ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para atlet, para kader tapak suci dari seluruh Indonesia. Nah, kami berharap bahwa kegiatan ini bisa terus berlanjut menjadi agenda tahunan baik dilaksanakan oleh UMS sendiri maupun oleh pimpinan pusat tapak suci,” beber Ketua PP Muhammadiyah Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga Irwan Akib.
Sementara itu, Ketua Umum PP TSPM M. Afnan Hadikusumo mengatakan, sebanyak 70 persen atlet pencak silat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 berasal dari tapak suci.
Selain itu, TPSM menyumbang 6 emas, 2 perak, dan 3 perunggu pada kejuaraan dunia pencak silat di Abu Dhabi akhir tahun lalu.
“Agustus nanti kami akan mengadakan kejuaraan dunia di Jawa Timur. Kejuaraan sebagai pengkaderan, melatih sportivitas, dan mengevaluasi hasil latihan. Maka PP TSPM sedang mendirikan padepokan tapak suci di Jogjakarta,” paparnya. (zia/nik)
Sumber: https://radarsolo.jawapos.com/sport/845577958/ums-gelar-kejuaraan-tapak-suci-putera-muhammadiyah-1004-atlet-siap-unjuk-gigi?page=2




