ums.ac.id, SURAKARTA — Kontingen panahan SMP Muhammadiyah 5 Kandangan meraih prestasi gemilang dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Kabupaten (Forkab) Temanggung 2026. Berada di bawah naungan Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Panahan, tim atlet muda ini berhasil memboyong sejumlah medali dan mendominasi podium di berbagai kategori umur.
Dominasi kontingen SMP Muhammadiyah 5 Kandangan paling menonjol pada kelompok usia di bawah 15 tahun (U-15) Putra dengan menyapu bersih seluruh posisi utama. Juara 1 diraih oleh Muhabbi Karren D, diikuti Muhammad Dzikra di posisi Juara 2, dan Fadhil sebagai Juara 3.
Pada kategori U-15 Putri, perwakilan sekolah berhasil mengamankan posisi Juara 2 melalui Nuriya Rusydiana serta Juara 3 yang diraih oleh alumni sekolah, Najwa Aulia Chambari.
Capaian positif juga berlanjut di kategori kelompok usia U-18. Pada U-18 Putra, Rifki berhasil merebut posisi Juara 2. Sementara pada U-18 Putri, posisi Juara 2 ditempati oleh Eka Putri Rahayu dan Juara 3 diraih oleh Isma Luthfiana.
Pihak manajemen tim dan sekolah menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan dan kerja keras para atlet selama masa latihan. Bagi sekolah, raihan piala dan piagam merupakan penyemangat atas proses panjang yang telah dilalui para siswa. Olahraga panahan dipandang sebagai media pembentukan karakter, seperti pengendalian diri, kesabaran, kejujuran mental, dan fokus.
Apresiasi juga diberikan kepada para atlet yang belum berhasil menyumbang medali. Pengalaman bertanding di Forkab 2026 diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi teknik dan mental untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan selanjutnya di tingkat regional maupun nasional.
Keberhasilan kontingen ini tidak terlepas dari sinergi antara atlet, pelatih, serta dukungan penuh dari Kepala SMP Muhammadiyah 5 Kandangan beserta jajaran guru yang telah memberikan bimbingan, dorongan moril, dan penyediaan fasilitas latihan.
Menutup rangkaian kejuaraan Forkab Temanggung 2026, seluruh anggota kontingen menegaskan komitmen kebersamaan mereka melalui motto tim: “Satu Juara, kita semua Juara. Satu tekad satu semangat.”




