{"id":10561,"date":"2024-02-02T13:31:33","date_gmt":"2024-02-02T06:31:33","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?p=10561"},"modified":"2024-02-02T13:31:33","modified_gmt":"2024-02-02T06:31:33","slug":"cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/","title":{"rendered":"Cerita Mahasiswa di Solo saat Biaya Hidup Lebih Mahal dari Biaya Kuliah"},"content":{"rendered":"<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><strong>Solopos.com, SOLO \u2014<\/strong>\u00a0<a href=\"https:\/\/bisnis.solopos.com\/kinerja-apbn-kuat-rasio-utang-pemerintah-turun-menjadi-386-persen-pada-2023-1854040\">Kota Solo<\/a>\u00a0menjadi salah satu rujukan mahasiswa luar kota untuk melanjutkan studi. Tentu, selain biaya kuliah, ada beberapa komponen biaya hidup yang harus dipertimbangkan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Padahal biaya kuliah saja menunjukkan tren kenaikan dari tahun ke tahun. Banyak mahasiswa yang memilih serba irit dan menunggu uang saku bulan berikutnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Bahkan\u00a0<a href=\"https:\/\/bisnis.solopos.com\/pembiayaan-pinjol-capai-rp5964-triliun-di-2023-ojk-waspadai-sejumlah-risiko-1854042\">biaya hidup<\/a>\u00a0seringkali lebih mahal dibandingkan biaya kuliah yang harus dibayarkan. Tak jarang juga, mahasiswa harus mengajukan penundaan pembayaran uang kuliah karena impitan ekonomi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Salah satunya diungkapkan oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Muhammad Aldi Setyawan, 23, saat diitemui\u00a0<em>Solopos.com,<\/em>\u00a0pada Kamis (1\/2\/2024).<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Warga Wonogiri ini mengaku pernah mengajukan permohonan penundaan pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) saat pandemi Covid-19 lalu karena kesulitan ekonomi keluarga.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cJadi bayar UKT 50% dulu sesuai jadwal, 50% lagi di dua sampai tiga bulan setelahnya,\u201d ujar Aldi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dia juga mengakuan keringanan UKT dengan syarat dari keluarga tidak mampu. Jumlah UKT yang harus dia bayarkan tiap semester sebesar Rp2,1 juta dari nominal normal sebesar Rp3 juta.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Karena diterima dijalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) pada 2018, dia tidak harus membayar sumbangan pengembangan institusi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Selain UKT, dia harus mengeluarkan pos pengeluaran untuk membayar indekos. Awalnya dia memilih indekos seharga Rp5,1 juta selama empat tahun.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dia kemudian pindah ke indekos lain dengan biaya Rp800.000 hingga Rp1 juta setiap bulan. Aldi memutuskan untuk berpindah indekos karena mencari tempat yang lebih luas.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Untuk uang saku, Aldi menerima sebanyak Rp250.000 tiap pekan. Uang ini dia alokasikan untuk makan, transportasi, dan nongkrong di\u00a0<em>coffee shop<\/em>. Dia memasang bujet Rp20.000 hingga Rp30.000 dalam sehari untuk makan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Uang tersebut kadangkala tidak cukup untuk biaya hidupnya. Kadang ia tergoda untuk menonton film di bioskop dengan harga tidak yang tidak murah. Apalagi banyak film favoritnya dari Marvel yang bergantian diputar.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cKalau anggaran kurang ya mengurangi bujet makan, dan enggak nongkrong. Cara menghemat ya makan di warung kecil harga Rp5.000 sampai Rp7.000 per porsi,\u201d kata dia.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"s1\">Aldi memilih bekerja sebagai\u00a0<em>freelancer<\/em>\u00a0untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dia mengaku tidak tertarik menggunakan fitur pinjaman\u00a0<em>online<\/em>\u00a0(pinjol).<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Namun, untuk berburu diskon makan di platform\u00a0<em>online delivery food,<\/em>\u00a0dia mengaktifkan fitur\u00a0<em>paylater.<\/em>\u00a0Dari uraian Aldi, bujet tempat tinggal atau indekos memakan porsi terbesar di biaya hidupnya sebagai mahasiswa.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Senada dengan Aldi, mahasiswa Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan (FKIP) UNS Solo, Layla Kurniawati, 23, mengeluarkan biaya paling banyak untuk indekos.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dia menghabiskan kurang lebih Rp11 juta selama setahun. Nilai tersebut belum termasuk uang listrik yang harus dibayarkan terpisah tiap bulan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Biaya kuliahnya jauh lebih murah, dia hanya membayar UKT sebesar Rp1 juta per semester. Total hingga dia wisuda, menghabiskan Rp8 juta untuk biaya kuliah.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dia menerima uang saku sebesar Rp250.000 tiap pekan, yang menurutnya cukup karena dengan Rp10.000 cukup untuk makan sekali di Kota Solo. \u201cCukup, Rp10.000 bisa dapat nasi dan ayam,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Hal berbeda diungkapkan oleh mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Solo, Selvi Novia, 20. Awal masuk kuliah pada 2021 dia harus membayarkan uang kuliah kurang lebih Rp18 juta.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Biasanya dia mengambil 24 satuan kredit semester (SKS) dengan biaya sekitar Rp6.888.000 per semester. Besaran ini berubah tergantung SKS yang dia ambil tiap semester. Berbeda dengan UKT yang nilainya tetap.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Warga Pati ini juga harus membayar uang indekos Rp500.000-Rp600.000 setiap bulan. Dia juga menerima uang saku senilai Rp300.000 hingga Rp500.000 tiap pekan khusus untuk biaya makan dan transportasi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Kebutuhan lainnya, seperti sabun, belanja bulanan, dia memperoleh uang saku terpisah senilai Rp300.000.\u00a0<\/span><span class=\"s1\">Selain uang saku dan uang kebutuhan lain, dia juga menerima Rp500.000 khusus untuk membeli kebutuhan\u00a0<em>skincare<\/em>\u00a0dalam sebulan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Uang kuliah yang harus dibayarkan Selvi mengalami kenaikan dibandingkan mahasiswa FH UMS lainnya, Khofifah Kusuma, 21. Saat masuk pada 2020 lalu, Khofifah harus uang pengembangan senilai Rp14,5 juta.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Angka ini naik lebih dari Rp3 juta dalam setahun. Uang SKS yang harus dibayarkan Selvi juga lebih mahal dibandingkan Khofifah. Untuk 24 SKS, Khofifah membayar Rp6.720.000 per semester.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Selain itu, Khofifah juga membayar uang indekos Rp750.000 dan uang listrik Rp50.000 per bulan. Sementara untuk uang saku, dia menerima Rp2 juta sebulan untuk semua kebutuhan, bahkan untuk nongkrong di\u00a0<em>coffee<\/em>\u00a0\u00a0<em>shop<\/em>\u00a0beberapa kali.<\/span><\/p>\n<p>Anggaran\u00a0<em>ngopi\u00a0<\/em>mahasiswa FH UMS lainnya, Fery bisa mencapai lebih dari Rp200.000. Semakin sering dia datang ke\u00a0<em>coffee shop<\/em>, uang saku senilai Rp1,2 juta miliknya terpotong banyak. Dia memilih untuk makan murah maksimal Rp30.000 sehari untuk menekan bujet.<\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Biaya yang dibutuhkan untuk mengenyam pendidikan di Indonesia semakin mahal seiring tingginya jenjang yang ditempuh. Hal tersebut mengacu pada data yang dihimpun\u00a0<em>Solopos.com,<\/em>\u00a0dari<\/span><em><span class=\"s2\">dataindonesia.id<\/span><\/em><span class=\"s1\"><em>,<\/em>\u00a0pada Kamis.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), biaya yang dibutuhkan untuk menempuh pendidikan sekolah dasar (SD) atau sederajat sebesar Rp3,24 juta.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Biaya itu melonjak hingga mencapai Rp14,47 juta untuk tingkat perguruan tinggi. Jumlah itu naik hampir dua kali lipat dibandingkan dari jenjang pendidikan.<\/span><span class=\"s1\">Kenaikan tersebut berbanding terbalik dengan<\/span><span class=\"s1\">tingkat penyelesaian pendidikan menurut jenjang<\/span><span class=\"s3\">.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Berdasarkan data BPS, hanya 11,25% pemuda di Indonesia yang telah menamatkan perguruan tinggi pada 2023. Angkanya meningkat 0,28% poin dari tahun sebelumnya yang sebesar 10,97%.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Data tersebut mencerminkan biaya perguruan tinggi lebih mahal dibandingkan jenjang lainnya, disusul tingkat pendidikan penyelesaian di jenjang perguruan tinggi lebih rendah dibandingkan jenjang lainnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Kendati demikian, mayoritas warga Indonesia ingin anaknya melanjutkan jenjang pendidikan sarjana setelah lulus dari SMA\/SMK. Indikator Politik Indonesia melakukan survei ini terhadap 1.520 responden berusia 17 tahun atau lebih di seluruh Indonesia pada 7-12 April 2022. Sebanyak oleh 82,1% responden ingin anak mereka melanjutkan jenjang S1.<\/span><\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/bisnis.solopos.com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah-1854932\">https:\/\/bisnis.solopos.com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah-1854932<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8678\" src=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/10\/slide-arsip-berita.jpg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/10\/slide-arsip-berita.jpg 1920w, https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/10\/slide-arsip-berita-300x94.jpg 300w, https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/10\/slide-arsip-berita-1024x320.jpg 1024w, https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/10\/slide-arsip-berita-768x240.jpg 768w, https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/10\/slide-arsip-berita-1536x480.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Solopos.com, SOLO \u2014\u00a0Kota Solo\u00a0menjadi salah satu rujukan mahasiswa luar kota untuk melanjutkan studi. Tentu, selain biaya kuliah, ada beberapa komponen biaya hidup yang harus dipertimbangkan. Padahal biaya kuliah saja menunjukkan tren kenaikan dari tahun ke tahun. Banyak mahasiswa yang memilih serba irit dan menunggu uang saku bulan berikutnya. Bahkan\u00a0biaya hidup\u00a0seringkali lebih mahal dibandingkan biaya kuliah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":7907,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39],"tags":[24],"class_list":["post-10561","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-solopos-com","tag-online","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cerita Mahasiswa di Solo saat Biaya Hidup Lebih Mahal dari Biaya Kuliah - Berita UMS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cerita Mahasiswa di Solo saat Biaya Hidup Lebih Mahal dari Biaya Kuliah - Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Solopos.com, SOLO \u2014\u00a0Kota Solo\u00a0menjadi salah satu rujukan mahasiswa luar kota untuk melanjutkan studi. Tentu, selain biaya kuliah, ada beberapa komponen biaya hidup yang harus dipertimbangkan. Padahal biaya kuliah saja menunjukkan tren kenaikan dari tahun ke tahun. Banyak mahasiswa yang memilih serba irit dan menunggu uang saku bulan berikutnya. Bahkan\u00a0biaya hidup\u00a0seringkali lebih mahal dibandingkan biaya kuliah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-02T06:31:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/08\/soloposdotcom.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"810\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas UMS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas UMS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/solopos-com\\\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/solopos-com\\\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas UMS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\"},\"headline\":\"Cerita Mahasiswa di Solo saat Biaya Hidup Lebih Mahal dari Biaya Kuliah\",\"datePublished\":\"2024-02-02T06:31:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/solopos-com\\\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\\\/\"},\"wordCount\":878,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/solopos-com\\\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2023\\\/08\\\/soloposdotcom.jpg\",\"keywords\":[\"Media Online\"],\"articleSection\":[\"SOLOPOS.COM\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/solopos-com\\\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/solopos-com\\\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\\\/\",\"name\":\"Cerita Mahasiswa di Solo saat Biaya Hidup Lebih Mahal dari Biaya Kuliah - Berita UMS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/solopos-com\\\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/solopos-com\\\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2023\\\/08\\\/soloposdotcom.jpg\",\"datePublished\":\"2024-02-02T06:31:33+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/solopos-com\\\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/solopos-com\\\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/solopos-com\\\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2023\\\/08\\\/soloposdotcom.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2023\\\/08\\\/soloposdotcom.jpg\",\"width\":1440,\"height\":810},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/solopos-com\\\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cerita Mahasiswa di Solo saat Biaya Hidup Lebih Mahal dari Biaya Kuliah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Berita UMS\",\"description\":\"Mencerahkan Unggul Mendunia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Berita UMS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Berita UMS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/umsofficialid\\\/?locale=id_ID\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\",\"name\":\"Humas UMS\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/news.ums.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/author\\\/adn466\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cerita Mahasiswa di Solo saat Biaya Hidup Lebih Mahal dari Biaya Kuliah - Berita UMS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cerita Mahasiswa di Solo saat Biaya Hidup Lebih Mahal dari Biaya Kuliah - Berita UMS","og_description":"Solopos.com, SOLO \u2014\u00a0Kota Solo\u00a0menjadi salah satu rujukan mahasiswa luar kota untuk melanjutkan studi. Tentu, selain biaya kuliah, ada beberapa komponen biaya hidup yang harus dipertimbangkan. Padahal biaya kuliah saja menunjukkan tren kenaikan dari tahun ke tahun. Banyak mahasiswa yang memilih serba irit dan menunggu uang saku bulan berikutnya. Bahkan\u00a0biaya hidup\u00a0seringkali lebih mahal dibandingkan biaya kuliah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/","og_site_name":"Berita UMS","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID","article_published_time":"2024-02-02T06:31:33+00:00","og_image":[{"width":1440,"height":810,"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/08\/soloposdotcom.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas UMS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas UMS","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/"},"author":{"name":"Humas UMS","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7"},"headline":"Cerita Mahasiswa di Solo saat Biaya Hidup Lebih Mahal dari Biaya Kuliah","datePublished":"2024-02-02T06:31:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/"},"wordCount":878,"publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/08\/soloposdotcom.jpg","keywords":["Media Online"],"articleSection":["SOLOPOS.COM"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/","name":"Cerita Mahasiswa di Solo saat Biaya Hidup Lebih Mahal dari Biaya Kuliah - Berita UMS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/08\/soloposdotcom.jpg","datePublished":"2024-02-02T06:31:33+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/#primaryimage","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/08\/soloposdotcom.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/08\/soloposdotcom.jpg","width":1440,"height":810},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/solopos-com\/cerita-mahasiswa-di-solo-saat-biaya-hidup-lebih-mahal-dari-biaya-kuliah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cerita Mahasiswa di Solo saat Biaya Hidup Lebih Mahal dari Biaya Kuliah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","name":"Berita UMS","description":"Mencerahkan Unggul Mendunia","publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization","name":"Berita UMS","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Berita UMS"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7","name":"Humas UMS","sameAs":["http:\/\/news.ums.ac.id"],"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/author\/adn466\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10561","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10561"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10561\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10562,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10561\/revisions\/10562"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7907"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10561"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10561"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10561"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}