{"id":1074,"date":"2020-08-26T10:03:18","date_gmt":"2020-08-26T03:03:18","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?p=1074"},"modified":"2021-08-20T15:49:59","modified_gmt":"2021-08-20T08:49:59","slug":"pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/opini\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\/","title":{"rendered":"Pakar Pendidikan FKIP UMS: Pembelajaran Online Mematikan Nilai Rasa dan Kepekaan Sosial"},"content":{"rendered":"<p>Pakar Pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof Dr Harun Joko Prayitno menyoroti dampak buruk terhadap pelaksanaan pembelajaran secara daring (online) yang berkepanjangan di kalangan anak didik.<\/p>\n<p>Menurut Harun, pembelajaran secara online yang berkepanjangan akan berdampak pada menurunnya kepekaan sosial anak-anak. Karena pelaksanaan proses belajar mengajar tidak menyentuh rasa dan bersifat statis.<\/p>\n<p>\u201cSalah satu kelebihan sekaligus lompatan pembelajaran online (daring), pembelajaran yang mampu melampaui batas ruang dan waktu sekaligus, beyond classroom. Namun demikian juga perlu disadari bahwa hakikat pendidikan bukan hanya sekedar memintarkan atau bukan sekedar mengkompetensikan melalui online,\u201d katanya, Rabu (26\/8\/2020).<\/p>\n<p>Masalahnya, lanjut Harun, pembelajaran online tidak bisa meneyentuh nilai rasa atau mengabaikan kepekaan sosial. Oleh sebab itu, diperlukan strategi-strategi khusus yang lebih dapat menghargai anak sebagai individu sosial yang sedang tumbuh kembang.<\/p>\n<p>Ditambahkan Harun, salah satu hakikat pembelajaran adalah untuk memanusiakan manusia, anak didik. Upaya ini guna untuk memartabatkan kehidupan anak. Pemartabatan anak ini hanya bisa dilakukan melalui proses, bukan hasil yang tiba-tiba.<\/p>\n<p>\u201cPembentukan manusia seutuhnya dan pemartabatan kehidupan bermasyarakan anak sebagai individu dewasa yang berinteraksi di lingkungan masyarakatnya merupakan tujuan akhir dari sebuah perjalanan panjang proses pendidikan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Saat ini saatnya menanamkan dan mengamalkan secara nyata dalam kehipan anak sehari-hari tentang pentingnya kebersihan dan kesehatan. Kebersihan merupakan modal pokok kesehatan. Kesehatan melalui pola hidup sehat merupakan penangkal utama untuk mencegah berbagai penyakit, salah satunya adalah Covid-19.<\/p>\n<p>\u201cOleh sebab itu, perlu dipertimbangkankan kembali pentingnya pembelajaran dalam skala-skala terbatas, pembelajaran dalam skala-skala yang ramah lingkungan atau pembelajaran di ruang terbuka, prinsipnya pembelajaran yang sehat. Kalau upaya ini tidak segera dilakukan, akan menimbulkan kepunahan pendidikan atau kehilangan satu generasi,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Diakui Harun, pembelajaran daring (dalam jaringan) atau online kini mulai dikeluhkan banyak pihak khususnya pelaku pendidikan, pendidik, anak-anak, orang tua. Mulai ada kebosanan dalam menjalani proses belajar mengajar secara daring. Belum lagi terkendala jaringan internet maupun biaya pembelian kuota.<\/p>\n<p>Harun yang juga Dekan FKIP UMS ini menyarankan berpendapat perlu penyeimbangan antara sekolah daring (dalam jaringan) dan Luring (luar jaringan). Kemudian jangan membuat sekolah terlihat seolah menakutkan, sumber penyakit ataupun sumber Covid 19.<\/p>\n<p>Dia menyarankan pembelajaran harusnya seimbang antara Luring dan Daring. Dengan adanya pembelajaran luring akan menjadi upaya dalam mengurangi tingkat stres di saat pembelajaran daring. \u201cKarena tatap muka bisa menjadi upaya mengurangi stres online,\u201d ujar Harun.<\/p>\n<p>Selain itu, menurutnya perlu pengembangan model pembelajaran baru. Jika biasanya pembelajaran berlokasi di dalam kelas, mungkin bisa dilakukan di tempat yang terbuka. Jadi harus ada model penggabungan antara Daring dan Luring. \u201cKita dituntut untuk makin kreatif di tengah pandemi ini. Jangan sampai justru anak bosan sekolah. Homeschooling juga jadi alternatif,\u201d paparnya. (Risqi\/Humas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pakar Pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof Dr Harun Joko Prayitno menyoroti dampak buruk terhadap pelaksanaan pembelajaran secara daring (online) yang berkepanjangan di kalangan anak didik. Menurut Harun, pembelajaran secara online yang berkepanjangan akan berdampak pada menurunnya kepekaan sosial anak-anak. Karena pelaksanaan proses belajar mengajar tidak menyentuh rasa dan bersifat statis. \u201cSalah satu kelebihan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[9],"class_list":["post-1074","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-opini","tag-opini","entry"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pakar Pendidikan FKIP UMS: Pembelajaran Online Mematikan Nilai Rasa dan Kepekaan Sosial - Berita UMS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/opini\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pakar Pendidikan FKIP UMS: Pembelajaran Online Mematikan Nilai Rasa dan Kepekaan Sosial - Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pakar Pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof Dr Harun Joko Prayitno menyoroti dampak buruk terhadap pelaksanaan pembelajaran secara daring (online) yang berkepanjangan di kalangan anak didik. Menurut Harun, pembelajaran secara online yang berkepanjangan akan berdampak pada menurunnya kepekaan sosial anak-anak. Karena pelaksanaan proses belajar mengajar tidak menyentuh rasa dan bersifat statis. \u201cSalah satu kelebihan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/opini\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-08-26T03:03:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-08-20T08:49:59+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"News UMS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"News UMS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/opini\\\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/opini\\\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"News UMS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cb9dcb8eeaddab1bbe8930c4a8faafca\"},\"headline\":\"Pakar Pendidikan FKIP UMS: Pembelajaran Online Mematikan Nilai Rasa dan Kepekaan Sosial\",\"datePublished\":\"2020-08-26T03:03:18+00:00\",\"dateModified\":\"2021-08-20T08:49:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/opini\\\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\\\/\"},\"wordCount\":430,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"keywords\":[\"Opini\"],\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/opini\\\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/opini\\\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\\\/\",\"name\":\"Pakar Pendidikan FKIP UMS: Pembelajaran Online Mematikan Nilai Rasa dan Kepekaan Sosial - Berita UMS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2020-08-26T03:03:18+00:00\",\"dateModified\":\"2021-08-20T08:49:59+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/opini\\\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/opini\\\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/opini\\\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pakar Pendidikan FKIP UMS: Pembelajaran Online Mematikan Nilai Rasa dan Kepekaan Sosial\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Berita UMS\",\"description\":\"Mencerahkan Unggul Mendunia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Berita UMS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Berita UMS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/umsofficialid\\\/?locale=id_ID\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cb9dcb8eeaddab1bbe8930c4a8faafca\",\"name\":\"News UMS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/author\\\/id\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pakar Pendidikan FKIP UMS: Pembelajaran Online Mematikan Nilai Rasa dan Kepekaan Sosial - Berita UMS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/opini\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pakar Pendidikan FKIP UMS: Pembelajaran Online Mematikan Nilai Rasa dan Kepekaan Sosial - Berita UMS","og_description":"Pakar Pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof Dr Harun Joko Prayitno menyoroti dampak buruk terhadap pelaksanaan pembelajaran secara daring (online) yang berkepanjangan di kalangan anak didik. Menurut Harun, pembelajaran secara online yang berkepanjangan akan berdampak pada menurunnya kepekaan sosial anak-anak. Karena pelaksanaan proses belajar mengajar tidak menyentuh rasa dan bersifat statis. \u201cSalah satu kelebihan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/opini\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\/","og_site_name":"Berita UMS","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID","article_published_time":"2020-08-26T03:03:18+00:00","article_modified_time":"2021-08-20T08:49:59+00:00","author":"News UMS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"News UMS","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/opini\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/opini\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\/"},"author":{"name":"News UMS","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/cb9dcb8eeaddab1bbe8930c4a8faafca"},"headline":"Pakar Pendidikan FKIP UMS: Pembelajaran Online Mematikan Nilai Rasa dan Kepekaan Sosial","datePublished":"2020-08-26T03:03:18+00:00","dateModified":"2021-08-20T08:49:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/opini\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\/"},"wordCount":430,"publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"keywords":["Opini"],"articleSection":["Opini"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/opini\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/opini\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\/","name":"Pakar Pendidikan FKIP UMS: Pembelajaran Online Mematikan Nilai Rasa dan Kepekaan Sosial - Berita UMS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website"},"datePublished":"2020-08-26T03:03:18+00:00","dateModified":"2021-08-20T08:49:59+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/opini\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/opini\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/opini\/pakar-pendidikan-fkip-ums-pembelajaran-online-mematikan-nilai-rasa-dan-kepekaan-sosial\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pakar Pendidikan FKIP UMS: Pembelajaran Online Mematikan Nilai Rasa dan Kepekaan Sosial"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","name":"Berita UMS","description":"Mencerahkan Unggul Mendunia","publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization","name":"Berita UMS","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Berita UMS"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/cb9dcb8eeaddab1bbe8930c4a8faafca","name":"News UMS","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/author\/id\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1074","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1074"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1074\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1075,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1074\/revisions\/1075"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}