{"id":12444,"date":"2024-05-04T09:17:45","date_gmt":"2024-05-04T02:17:45","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?p=12444"},"modified":"2024-05-06T09:19:14","modified_gmt":"2024-05-06T02:19:14","slug":"dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/","title":{"rendered":"Dosen UMS Bagi Pengalaman tentang Akses Pendidikan di Kawasan Tertinggal"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM<\/strong>-Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional 2024, dosen berprestasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hardika Dwi Hermawan membagikan pengalaman soal akses pendidikan di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ketimpangan akses pendidikan di Indonesia tampak begitu nyata.<\/p>\n<p>Kegiatan ini dalam rangka Monitoring Program PIMengajar dari CT Arsa Foundation, yayasan yang didirikan Chairul Tanjung dan istrinya. Program di bidang pendidikan ini mengirimkan guru-guru ke daerah pelosok Indonesia. Hardika sebagai salah satu pendiri Desamind Indonesia Foundation, memberikan materi literasi digital bagi guru dan siswa. Kegiatan yang dilakukan di Lelogama, Nusa Tenggara Timur Indonesia ini bertujuan untuk mendorong sekolah dalam meningkatkan literasi digital di sekolah maupun lingkungan sekitar.<\/p>\n<p>Desamind merupakan organisasi nonprofit yang berbasis pendidikan, sosial kemanusiaan, ekonomi serta lingkungan. Desamind memiliki anggota yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia yang menjadi mitra banyak desa. \u201cKita diminta untuk mengisi kegiatan dan melakukan monitoring untuk guru dan siswanya. Selama beberapa hari di sini banyak agendanya, dan memang lebih fokus pada literasi digital,\u201d ungkap Penerima Proyek Inovasi Sosial Terbaik pada Townhall Muda Nusantara 2024 saat diwawancarai kontributor muhammadiyahsolo.com, Kamis (2\/5\/2024).<\/p>\n<p>Menurutnya, pengalaman ini luar biasa mendapatkan pengalaman terutama melihat secara langsung akses pendidikan di Sekolah Dasar 2 Lelogawa. \u201cHarusnya lebih banyak guru atau dosen yang melihat di akar rumput terkait ketimpangan akses pendidikan masih jauh tertinggal di beberapa lokasi di daerah 3T,\u201d paparnya. Namun terdapat semangat optimisme dalam meningkatkan pendidikan, karena banyak guru muda ikut turun tangan ke daerah selama dua tahun menjadi guru di daerah mitra.<\/p>\n<p>Ketimpangan Akses<\/p>\n<p>\u201cMemang masih banyak ketimpangan pendidikan, anak muda yang mulai peduli semakin banyak. Di sini alamnya indah, hangat warganya, dan teman-teman mau membantu bergotong royong,\u201d ujar Peraih penghargaan 10 anak muda berprestasi di bawah 40 tahun pada ajang Ten Outstanding Young Person (TOYP) in Indonesia. Hardika menyampaikan dalam literasi digital untuk guru lebih fokus ke penggunaan teknologi diintegrasikan dalam pembelajaran, bagaimana perkembangan teknologi, dan praktik untuk membuat materi pembelajaran menggunakan referensi artificial intelligence (AI).<\/p>\n<p>Dosen berprestasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hardika Dwi Hermawan, di samping papan sebuah sekolah di kawasan tertinggal, terluar, dan terdepan (3T). (Humas UMS).<br \/>\nSebenarnya infrastruktur listrik dan internet di daerah ini sudah ada, namun mereka masih kurang familiar dengan teknologi. \u201cKemudian kita ajarkan penggunaan teknologi, salah satunya dalam menggunakan Canva, dan berkreasi di Canva. Bagi siswa, kita menyesuaikan dengan kompetensi 1 yaitu pemanfaatan teknologi dalam pencarian informasi yang tepat bagi siswa. Kita juga mengenalkan virtual reality (VR),\u201d ujar Hardika.<\/p>\n<p>Memaknai Hari Pendidikan Nasional, Hardika, mengungkapkan, pendidikan merupakan salah satu pintu untuk meningkatkan kesejahteraan. Namun pendidikan rasanya itu tingkat kualitas pendidikan begitu-begitu saja. Perlu memikirkan apa yang harus dilakukan, apakah sudah tepat atau tidak harus menjadi refleksi bersama. Selama ini, pendidikan apakah sudah relevan, terlebih dalam merespon perkembangan zaman.<\/p>\n<p>Harapannya akses pendidikan dapat benar-benar merata dan diperhatikan terutama di daerah 3T, termasuk daerah Timur. Selain itu untuk para pendidik dapat merasakan pembekalan di luar negeri sehingga dapat pengalaman internasional. Ini pasti akan memberikan efek domino, sehingga diharapkan mereka dapat memberikan inspirasi di kelas. Harapannya, semoga tidak ada lagi siswa atau mahasiswa yang berhenti sekolah karena masalah finansial. Pendidikan bukan sebatas program, tetapi gerakan bersama.<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/muhammadiyahsolo.com\/20240503\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal-5724\">https:\/\/muhammadiyahsolo.com\/20240503\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal-5724<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8678\" src=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/10\/slide-arsip-berita.jpg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/10\/slide-arsip-berita.jpg 1920w, https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/10\/slide-arsip-berita-300x94.jpg 300w, https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/10\/slide-arsip-berita-1024x320.jpg 1024w, https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/10\/slide-arsip-berita-768x240.jpg 768w, https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/10\/slide-arsip-berita-1536x480.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional 2024, dosen berprestasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hardika Dwi Hermawan membagikan pengalaman soal akses pendidikan di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ketimpangan akses pendidikan di Indonesia tampak begitu nyata. Kegiatan ini dalam rangka Monitoring Program PIMengajar dari CT Arsa Foundation, yayasan yang didirikan Chairul Tanjung dan istrinya. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":7908,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48],"tags":[24],"class_list":["post-12444","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-muhammadiyah-solo","tag-online","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dosen UMS Bagi Pengalaman tentang Akses Pendidikan di Kawasan Tertinggal - Berita UMS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dosen UMS Bagi Pengalaman tentang Akses Pendidikan di Kawasan Tertinggal - Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&nbsp; PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional 2024, dosen berprestasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hardika Dwi Hermawan membagikan pengalaman soal akses pendidikan di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ketimpangan akses pendidikan di Indonesia tampak begitu nyata. Kegiatan ini dalam rangka Monitoring Program PIMengajar dari CT Arsa Foundation, yayasan yang didirikan Chairul Tanjung dan istrinya. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-04T02:17:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-06T02:19:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/08\/logo-web-muhammadiyah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"810\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas UMS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas UMS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/muhammadiyah-solo\\\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/muhammadiyah-solo\\\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas UMS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\"},\"headline\":\"Dosen UMS Bagi Pengalaman tentang Akses Pendidikan di Kawasan Tertinggal\",\"datePublished\":\"2024-05-04T02:17:45+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-06T02:19:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/muhammadiyah-solo\\\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\\\/\"},\"wordCount\":519,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/muhammadiyah-solo\\\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2023\\\/08\\\/logo-web-muhammadiyah.jpg\",\"keywords\":[\"Media Online\"],\"articleSection\":[\"MUHAMMADIYAH SOLO\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/muhammadiyah-solo\\\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/muhammadiyah-solo\\\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\\\/\",\"name\":\"Dosen UMS Bagi Pengalaman tentang Akses Pendidikan di Kawasan Tertinggal - Berita UMS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/muhammadiyah-solo\\\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/muhammadiyah-solo\\\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2023\\\/08\\\/logo-web-muhammadiyah.jpg\",\"datePublished\":\"2024-05-04T02:17:45+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-06T02:19:14+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/muhammadiyah-solo\\\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/muhammadiyah-solo\\\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/muhammadiyah-solo\\\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2023\\\/08\\\/logo-web-muhammadiyah.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2023\\\/08\\\/logo-web-muhammadiyah.jpg\",\"width\":1440,\"height\":810},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/muhammadiyah-solo\\\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dosen UMS Bagi Pengalaman tentang Akses Pendidikan di Kawasan Tertinggal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Berita UMS\",\"description\":\"Mencerahkan Unggul Mendunia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Berita UMS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Berita UMS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/umsofficialid\\\/?locale=id_ID\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\",\"name\":\"Humas UMS\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/news.ums.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/author\\\/adn466\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dosen UMS Bagi Pengalaman tentang Akses Pendidikan di Kawasan Tertinggal - Berita UMS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dosen UMS Bagi Pengalaman tentang Akses Pendidikan di Kawasan Tertinggal - Berita UMS","og_description":"&nbsp; PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional 2024, dosen berprestasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hardika Dwi Hermawan membagikan pengalaman soal akses pendidikan di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ketimpangan akses pendidikan di Indonesia tampak begitu nyata. Kegiatan ini dalam rangka Monitoring Program PIMengajar dari CT Arsa Foundation, yayasan yang didirikan Chairul Tanjung dan istrinya. [&hellip;]","og_url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/","og_site_name":"Berita UMS","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID","article_published_time":"2024-05-04T02:17:45+00:00","article_modified_time":"2024-05-06T02:19:14+00:00","og_image":[{"width":1440,"height":810,"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/08\/logo-web-muhammadiyah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas UMS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas UMS","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/"},"author":{"name":"Humas UMS","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7"},"headline":"Dosen UMS Bagi Pengalaman tentang Akses Pendidikan di Kawasan Tertinggal","datePublished":"2024-05-04T02:17:45+00:00","dateModified":"2024-05-06T02:19:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/"},"wordCount":519,"publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/08\/logo-web-muhammadiyah.jpg","keywords":["Media Online"],"articleSection":["MUHAMMADIYAH SOLO"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/","name":"Dosen UMS Bagi Pengalaman tentang Akses Pendidikan di Kawasan Tertinggal - Berita UMS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/08\/logo-web-muhammadiyah.jpg","datePublished":"2024-05-04T02:17:45+00:00","dateModified":"2024-05-06T02:19:14+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/#primaryimage","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/08\/logo-web-muhammadiyah.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/08\/logo-web-muhammadiyah.jpg","width":1440,"height":810},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/muhammadiyah-solo\/dosen-ums-bagi-pengalaman-tentang-akses-pendidikan-di-kawasan-tertinggal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dosen UMS Bagi Pengalaman tentang Akses Pendidikan di Kawasan Tertinggal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","name":"Berita UMS","description":"Mencerahkan Unggul Mendunia","publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization","name":"Berita UMS","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Berita UMS"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7","name":"Humas UMS","sameAs":["http:\/\/news.ums.ac.id"],"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/author\/adn466\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12444","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12444"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12444\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12445,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12444\/revisions\/12445"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7908"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12444"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12444"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12444"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}