{"id":25023,"date":"2025-03-18T13:44:47","date_gmt":"2025-03-18T06:44:47","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?p=25023"},"modified":"2025-03-18T13:44:47","modified_gmt":"2025-03-18T06:44:47","slug":"refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/","title":{"rendered":"Refleksi Hari Arsitektur Indonesia, Peran Arsitek dalam Tata Ruang Berkelanjutan"},"content":{"rendered":"<p><strong>ums.ac.id, SURAKARTA<\/strong> \u2013 Arsitek memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan fungsional bagi masyarakat. Dalam peringatan Hari Arsitektur Indonesia yang jatuh pada 18 Maret, Ketua Program Studi Arsitektur <a href=\"https:\/\/www.ums.ac.id\/\">Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)<\/a>, Dr. Nur Rahmawati Syamsiyah, S.T., M.T., menekankan bahwa arsitektur bukan sekadar tentang estetika, tetapi juga mencakup pemahaman mendalam tentang ruang, tata kota, dan dampak lingkungan.<\/p>\n<p>Pada awal pemaparan, Dosen Arsitektur UMS itu menjelaskan bahwa peran arsitek tidak hanya dalam mendesain bangunan, tetapi juga dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tata ruang dan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_25024\" aria-describedby=\"caption-attachment-25024\" style=\"width: 1920px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-25024\" src=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/fotoweb-2-45.jpg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-25024\" class=\"wp-caption-text\">Kaprodi Arsitektur UMS, Dr. Nur Rahmawati Syamsiyah, S.T., M.T<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cBanyak permasalahan perkotaan yang terjadi akibat kurangnya pemahaman masyarakat akan tata ruang dan aturan pembangunan. Arsitek harus turut berperan dalam mensosialisasikan pentingnya desain yang mempertimbangkan lingkungan sejak dini,\u201d ujar Nur Rahmawati Syamsiyah, Selasa (18\/3).<\/p>\n<p>Salah satu contoh nyata dari kurangnya kesadaran ini adalah permasalahan banjir yang sering melanda Indonesia. Menurutnya, hal ini tidak hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga oleh tata ruang yang tidak sesuai.<\/p>\n<p>\u201cBanjir yang terjadi, seperti di Bekasi yang mencapai 3 hingga 5 meter, banyak disebabkan oleh banyaknya bangunan yang berdiri di atas sungai atau di daerah resapan air. Ini menunjukkan kurangnya kesadaran masyarakat akan regulasi tata ruang dan dampak lingkungan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Nur Rahmawati menyoroti peran arsitek dalam membantu sosialisasi aturan tata kota kepada masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cRegulasi pemerintah harus didukung oleh peran arsitek dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Jika sejak kecil anak-anak sudah diberi pemahaman untuk tidak membangun rumah di atas sungai, diberi pemahaman tentang konsep serapan air, hingga mengenali dampak alih fungsi hutan, maka kesadaran kolektif akan lebih terbentuk sejak dini,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Dalam aspek pendidikan, ia mengusulkan agar kurikulum sekolah memasukkan materi dasar arsitektur, seperti pemahaman tentang ruang, bangunan, rumah yang nyaman dari aspek cahaya alami dan udara, hingga tentang ruang kota.<\/p>\n<p>\u201cSeperti di negara lain, anak-anak diajari tentang aturan lalu lintas dan ruang kota sejak dini, sehingga ketika dewasa mereka tidak sembarangan dalam membangun. Di Indonesia, dulu kita punya mata pelajaran adab yang mengajarkan sopan santun dan mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin bisa dikembangkan lagi untuk memasukkan unsur pemahaman arsitektur,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan yang sama, Kaprodi Arsitektur UMS juga menyampaikan bahwa UMS masuk nominasi 12 jurusan Arsitektur terbaik di Indonesia, dan menduduki peringkat 5. Hal tersebut dilansir dari ayosemarang.com dari pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) 2025 dan mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian yang telah diraih.<\/p>\n<p>\u201cKami bersyukur bahwa Prodi Arsitektur UMS semakin berkembang. Adanya hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM), banyak mahasiswa yang mendapat kesempatan untuk lebih berkembang, baik wawasan maupun pengalamannya. Atmosfer akademik lebih hidup lagi. UMS pun sangat mendukung adanya kredit transfer ke luar negeri, seperti ke Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Prestasi mahasiswa pun sudah go internasional, dengan capaian medali emas di Jepang, Korea dalam ajang kompetisi International Youth Innovation 2024,\u201d ungkapnya dengan bangga.<\/p>\n<p>Di tengah tantangan dunia arsitektur saat ini, ia berharap agar peringatan Hari Arsitektur Indonesia tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi refleksi bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap peran arsitek dalam pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cIdentitas arsitektur Indonesia harus tetap dijaga, dengan tetap memperhatikan tradisi dan kearifan lokal dalam setiap desain. Jangan sampai pembangunan modern justru menghilangkan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh leluhur kita,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p>Hari Arsitektur Indonesia ditengarai bukan sekadar perayaan, tetapi juga ajakan untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya peran arsitek dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>\u201dDengan pemahaman yang lebih baik sejak dini, diharapkan generasi mendatang dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertata, berkelanjutan, dan nyaman bagi semua,\u201d pungkasnya. (Fika\/Humas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ums.ac.id, SURAKARTA \u2013 Arsitek memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan fungsional bagi masyarakat. Dalam peringatan Hari Arsitektur Indonesia yang jatuh pada 18 Maret, Ketua Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Nur Rahmawati Syamsiyah, S.T., M.T., menekankan bahwa arsitektur bukan sekadar tentang estetika, tetapi juga mencakup pemahaman mendalam tentang ruang, tata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":25025,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[136,11],"class_list":["post-25023","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-ft","tag-terkini","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Refleksi Hari Arsitektur Indonesia, Peran Arsitek dalam Tata Ruang Berkelanjutan - Berita UMS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Refleksi Hari Arsitektur Indonesia, Peran Arsitek dalam Tata Ruang Berkelanjutan - Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ums.ac.id, SURAKARTA \u2013 Arsitek memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan fungsional bagi masyarakat. Dalam peringatan Hari Arsitektur Indonesia yang jatuh pada 18 Maret, Ketua Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Nur Rahmawati Syamsiyah, S.T., M.T., menekankan bahwa arsitektur bukan sekadar tentang estetika, tetapi juga mencakup pemahaman mendalam tentang ruang, tata [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-18T06:44:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/fotoweb-49.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas UMS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas UMS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas UMS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\"},\"headline\":\"Refleksi Hari Arsitektur Indonesia, Peran Arsitek dalam Tata Ruang Berkelanjutan\",\"datePublished\":\"2025-03-18T06:44:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\\\/\"},\"wordCount\":593,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/03\\\/fotoweb-49.jpg\",\"keywords\":[\"Fakultas Teknik\",\"Terkini\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\\\/\",\"name\":\"Refleksi Hari Arsitektur Indonesia, Peran Arsitek dalam Tata Ruang Berkelanjutan - Berita UMS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/03\\\/fotoweb-49.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-18T06:44:47+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/03\\\/fotoweb-49.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/03\\\/fotoweb-49.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Refleksi Hari Arsitektur Indonesia, Peran Arsitek dalam Tata Ruang Berkelanjutan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Berita UMS\",\"description\":\"Mencerahkan Unggul Mendunia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Berita UMS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Berita UMS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/umsofficialid\\\/?locale=id_ID\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\",\"name\":\"Humas UMS\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/news.ums.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/author\\\/adn466\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Refleksi Hari Arsitektur Indonesia, Peran Arsitek dalam Tata Ruang Berkelanjutan - Berita UMS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Refleksi Hari Arsitektur Indonesia, Peran Arsitek dalam Tata Ruang Berkelanjutan - Berita UMS","og_description":"ums.ac.id, SURAKARTA \u2013 Arsitek memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan fungsional bagi masyarakat. Dalam peringatan Hari Arsitektur Indonesia yang jatuh pada 18 Maret, Ketua Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Nur Rahmawati Syamsiyah, S.T., M.T., menekankan bahwa arsitektur bukan sekadar tentang estetika, tetapi juga mencakup pemahaman mendalam tentang ruang, tata [&hellip;]","og_url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/","og_site_name":"Berita UMS","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID","article_published_time":"2025-03-18T06:44:47+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/fotoweb-49.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas UMS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas UMS","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/"},"author":{"name":"Humas UMS","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7"},"headline":"Refleksi Hari Arsitektur Indonesia, Peran Arsitek dalam Tata Ruang Berkelanjutan","datePublished":"2025-03-18T06:44:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/"},"wordCount":593,"publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/fotoweb-49.jpg","keywords":["Fakultas Teknik","Terkini"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/","name":"Refleksi Hari Arsitektur Indonesia, Peran Arsitek dalam Tata Ruang Berkelanjutan - Berita UMS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/fotoweb-49.jpg","datePublished":"2025-03-18T06:44:47+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/#primaryimage","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/fotoweb-49.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/fotoweb-49.jpg","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/refleksi-hari-arsitektur-indonesia-peran-arsitek-dalam-tata-ruang-berkelanjutan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Refleksi Hari Arsitektur Indonesia, Peran Arsitek dalam Tata Ruang Berkelanjutan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","name":"Berita UMS","description":"Mencerahkan Unggul Mendunia","publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization","name":"Berita UMS","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Berita UMS"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7","name":"Humas UMS","sameAs":["http:\/\/news.ums.ac.id"],"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/author\/adn466\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25023","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25023"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25023\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25026,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25023\/revisions\/25026"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25025"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25023"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25023"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25023"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}