{"id":25313,"date":"2025-04-03T10:31:05","date_gmt":"2025-04-03T03:31:05","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?p=25313"},"modified":"2025-04-03T10:31:05","modified_gmt":"2025-04-03T03:31:05","slug":"perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/","title":{"rendered":"Perempuan Bekerja dalam Perspektif Gender"},"content":{"rendered":"<p><strong>ums.ac.id, SURAKARTA<\/strong> \u2013 Isu kesetaraan gender terus menjadi sorotan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama terkait peran perempuan di ranah domestik dan publik. Kepala Pusat Studi Gender Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Choiriyah Widyasari, M.Si., mengungkapkan bahwa perempuan kini memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkarier dan berkontribusi di berbagai bidang, termasuk politik dan ekonomi, tanpa melupakan peran utama dalam keluarga.<\/p>\n<p>Sejarah mencatat bahwa sebelum Islam datang, perempuan mengalami berbagai bentuk ketidakadilan. Islam hadir membawa perubahan signifikan dengan menegaskan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Hal ini terdapat dalam Al-Qur\u2019an (QS. An-Nisa: 32)<br \/>\n\u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u062a\u064e\u0645\u064e\u0646\u064e\u0651\u0648\u0652\u0627 \u0645\u064e\u0627 \u0641\u064e\u0636\u064e\u0651\u0644\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u064f \u0628\u0650\u0647\u0656 \u0628\u064e\u0639\u0652\u0636\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0639\u064e\u0644\u0670\u0649 \u0628\u064e\u0639\u0652\u0636\u064d\u06d7 \u0644\u0650\u0644\u0631\u0650\u0651\u062c\u064e\u0627\u0644\u0650 \u0646\u064e\u0635\u0650\u064a\u0652\u0628\u064c \u0645\u0650\u0651\u0645\u064e\u0651\u0627 \u0627\u0643\u0652\u062a\u064e\u0633\u064e\u0628\u064f\u0648\u0652\u0627\u06d7 \u0648\u064e\u0644\u0650\u0644\u0646\u0650\u0651\u0633\u064e\u0627\u06e4\u0621\u0650 \u0646\u064e\u0635\u0650\u064a\u0652\u0628\u064c \u0645\u0650\u0651\u0645\u064e\u0651\u0627 \u0627\u0643\u0652\u062a\u064e\u0633\u064e\u0628\u0652\u0646\u064e\u06d7 \u0648\u064e\u0633\u0652\u0640\u064e\u0654\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u064e \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0641\u064e\u0636\u0652\u0644\u0650\u0647\u0656\u06d7 \u0627\u0650\u0646\u064e\u0651 \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u064e \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0628\u0650\u0643\u064f\u0644\u0650\u0651 \u0634\u064e\u064a\u0652\u0621\u064d \u0639\u064e\u0644\u0650\u064a\u0652\u0645\u064b\u0627<br \/>\nArtinya: Janganlah kamu berangan-angan (iri hati) terhadap apa yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. Bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala sesuatu.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-25314\" src=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Foto-Web-News-UMS.zip-fotoweb-5.jpeg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><\/p>\n<p>\u201cMaka disebutkan bahwa setiap individu akan mendapatkan balasan atas usahanya, tanpa membedakan jenis kelamin,\u201d ungkapnya, Kamis (3\/4).<\/p>\n<p>Selain itu kedudukan perempuan sebelum kedatangan Islam diterangkan dalam QS An-Nahl ayat 58-59:<br \/>\n\u0648\u064e\u0627\u0650\u0630\u064e\u0627 \u0628\u064f\u0634\u0650\u0651\u0631\u064e \u0627\u064e\u062d\u064e\u062f\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1 \u0628\u0650\u0627\u0644\u06e1\u0627\u064f\u0646\u06e1\u062b\u0670\u0649 \u0638\u064e\u0644\u064e\u0651 \u0648\u064e\u062c\u06e1\u0647\u064f\u0647\u0657 \u0645\u064f\u0633\u06e1\u0648\u064e\u062f\u064b\u0651\u0627 \u0648\u064e\u0651\u0647\u064f\u0648\u064e \u0643\u064e\u0638\u0650\u064a\u06e1\u0645\u064c\u200b\u06da\u200f \u0665\u0668 \u064a\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0627\u0631\u0670\u0649 \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u06e1\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0650 \u0645\u0650\u0646\u06e1 \u0633\u064f\u0648\u06e1\u06e4\u0621\u0650 \u0645\u064e\u0627 \u0628\u064f\u0634\u0650\u0651\u0631\u064e \u0628\u0650\u0647\u0656 \u0615 \u0627\u064e\u064a\u064f\u0645\u06e1\u0633\u0650\u0643\u064f\u0647\u0657 \u0639\u064e\u0644\u0670\u0649 \u0647\u064f\u0648\u06e1\u0646\u064d \u0627\u064e\u0645\u06e1 \u064a\u064e\u062f\u064f\u0633\u064f\u0651\u0647\u0657 \u0641\u0650\u0649 \u0627\u0644\u062a\u064f\u0651\u0640\u0631\u064e\u0627\u0628\u0650\u200b \u0615 \u0627\u064e\u0644\u064e\u0627 \u0633\u064e\u0622\u0621\u064e \u0645\u064e\u0627 \u064a\u064e\u062d\u06e1\u0643\u064f\u0645\u064f\u0648\u06e1\u0646\u064e\u200f \u0665\u0669<br \/>\nArtinya: Padahal apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, wajahnya menjadi hitam (merah padam), dan dia sangat marah. Padahal apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, wajahnya menjadi hitam (merah padam), dan dia sangat marah.<\/p>\n<p>Kemudian, lanjutnya, dari hal tersebut maka terdapat emansipasi. Dalam Al-Qur\u2019an dijelaskan bahwa perempuan dan laki-laki itu memiliki derajat yang sama. Al Qur\u2019an dan sunnah sangat memperhatikan dan memberikan kedudukan yang terhormat kepada perempuan, baik ia sebagai anak, istri, ibu, saudara maupun peran lainnya.<\/p>\n<p>Dalam perkembangan masyarakat, perempuan tidak hanya berperan dalam urusan rumah tangga tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam dunia profesional dan politik.<\/p>\n<p>\u201cContoh nyata adalah Sayyidah Khadijah sebagai pengusaha sukses dan Siti Aisyah yang turut memimpin dalam Perang Jamal. Hal ini menjadi bukti bahwa perempuan dapat berperan aktif selama tetap memperhatikan keseimbangan dalam tanggung jawabnya,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Kewajiban perempuan dalam Islam ada 3: (1) Beribadah kepada Allah SWT; (2) Menutup aurat; (3) Menjaga kehormatan.<\/p>\n<p>Pemerintah Indonesia telah menetapkan regulasi yang melindungi hak perempuan di dunia kerja melalui Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Aturan ini mencakup hak cuti haid, cuti melahirkan, serta kesempatan untuk menyusui selama jam kerja. Selain itu, Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 juga mengatur penyediaan fasilitas bagi ibu menyusui di tempat kerja guna mendukung kesejahteraan pekerja perempuan.<\/p>\n<p>Dalam memilih untuk bekerja, perempuan perlu mempertimbangkan beberapa aspek penting, seperti kesepakatan dengan pasangan, kesiapan mental, serta sistem pendukung yang memungkinkan keseimbangan antara peran domestik dan profesional.<\/p>\n<p>\u201cBekerja bukan hanya tentang mencari penghasilan, tetapi juga bagian dari kontribusi perempuan dalam membangun peradaban yang lebih maju,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Dia juga berharap kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam masyarakat semakin meningkat.<\/p>\n<p>\u201cDiharapkan, berbagai diskusi dan kajian tentang gender dapat terus dilakukan untuk memberikan wawasan yang lebih luas bagi masyarakat dalam mewujudkan kesetaraan gender yang lebih nyata di berbagai bidang,\u201d pungkasnya. (Fika\/Humas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ums.ac.id, SURAKARTA \u2013 Isu kesetaraan gender terus menjadi sorotan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama terkait peran perempuan di ranah domestik dan publik. Kepala Pusat Studi Gender Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Choiriyah Widyasari, M.Si., mengungkapkan bahwa perempuan kini memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkarier dan berkontribusi di berbagai bidang, termasuk politik dan ekonomi, tanpa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":25315,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,10],"tags":[176,9,11],"class_list":["post-25313","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-opini","tag-fhip","tag-opini","tag-terkini","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perempuan Bekerja dalam Perspektif Gender - Berita UMS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perempuan Bekerja dalam Perspektif Gender - Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ums.ac.id, SURAKARTA \u2013 Isu kesetaraan gender terus menjadi sorotan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama terkait peran perempuan di ranah domestik dan publik. Kepala Pusat Studi Gender Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Choiriyah Widyasari, M.Si., mengungkapkan bahwa perempuan kini memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkarier dan berkontribusi di berbagai bidang, termasuk politik dan ekonomi, tanpa [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-03T03:31:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Foto-Web-News-UMS.zip-fotoweb-2-4.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas UMS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas UMS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas UMS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\"},\"headline\":\"Perempuan Bekerja dalam Perspektif Gender\",\"datePublished\":\"2025-04-03T03:31:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\\\/\"},\"wordCount\":475,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/04\\\/Foto-Web-News-UMS.zip-fotoweb-2-4.jpeg\",\"keywords\":[\"Fakultas Hukum dan Ilmu Politik\",\"Opini\",\"Terkini\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Opini\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\\\/\",\"name\":\"Perempuan Bekerja dalam Perspektif Gender - Berita UMS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/04\\\/Foto-Web-News-UMS.zip-fotoweb-2-4.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-04-03T03:31:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/04\\\/Foto-Web-News-UMS.zip-fotoweb-2-4.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/04\\\/Foto-Web-News-UMS.zip-fotoweb-2-4.jpeg\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perempuan Bekerja dalam Perspektif Gender\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Berita UMS\",\"description\":\"Mencerahkan Unggul Mendunia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Berita UMS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Berita UMS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/umsofficialid\\\/?locale=id_ID\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\",\"name\":\"Humas UMS\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/news.ums.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/author\\\/adn466\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perempuan Bekerja dalam Perspektif Gender - Berita UMS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perempuan Bekerja dalam Perspektif Gender - Berita UMS","og_description":"ums.ac.id, SURAKARTA \u2013 Isu kesetaraan gender terus menjadi sorotan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama terkait peran perempuan di ranah domestik dan publik. Kepala Pusat Studi Gender Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Choiriyah Widyasari, M.Si., mengungkapkan bahwa perempuan kini memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkarier dan berkontribusi di berbagai bidang, termasuk politik dan ekonomi, tanpa [&hellip;]","og_url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/","og_site_name":"Berita UMS","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID","article_published_time":"2025-04-03T03:31:05+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Foto-Web-News-UMS.zip-fotoweb-2-4.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas UMS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas UMS","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/"},"author":{"name":"Humas UMS","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7"},"headline":"Perempuan Bekerja dalam Perspektif Gender","datePublished":"2025-04-03T03:31:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/"},"wordCount":475,"publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Foto-Web-News-UMS.zip-fotoweb-2-4.jpeg","keywords":["Fakultas Hukum dan Ilmu Politik","Opini","Terkini"],"articleSection":["Berita","Opini"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/","name":"Perempuan Bekerja dalam Perspektif Gender - Berita UMS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Foto-Web-News-UMS.zip-fotoweb-2-4.jpeg","datePublished":"2025-04-03T03:31:05+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/#primaryimage","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Foto-Web-News-UMS.zip-fotoweb-2-4.jpeg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Foto-Web-News-UMS.zip-fotoweb-2-4.jpeg","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/perempuan-bekerja-dalam-perspektif-gender\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perempuan Bekerja dalam Perspektif Gender"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","name":"Berita UMS","description":"Mencerahkan Unggul Mendunia","publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization","name":"Berita UMS","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Berita UMS"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7","name":"Humas UMS","sameAs":["http:\/\/news.ums.ac.id"],"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/author\/adn466\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25313"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25313\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25316,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25313\/revisions\/25316"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25315"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}