{"id":27317,"date":"2025-06-17T15:10:12","date_gmt":"2025-06-17T08:10:12","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?p=27317"},"modified":"2025-06-24T09:11:19","modified_gmt":"2025-06-24T02:11:19","slug":"ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/","title":{"rendered":"UMS tegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full\" src=\"https:\/\/img.antaranews.com\/cache\/1200x800\/2025\/06\/17\/1000099215.jpg.webp\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><\/p>\n<p>Solo (ANTARA) &#8211; Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian dengan menggelar kajian tarjih bertema Seni dalam Perspektif Muhammadiyah yang merujuk pada hasil Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih ke-23 yang dilaksanakan di Banda Aceh pada tahun 1995.<\/p>\n<p>Narasumber utama dalam kajian Yayuli di Solo, Jawa Tengah, Selasa memaparkan prinsip-prinsip seni dalam pandangan Islam sebagaimana dirumuskan oleh Muhammadiyah.<\/p>\n<p>Ia mengatakan seni dipandang sebagai bagian dari fitrah manusia yang telah dianugerahkan oleh Allah. Fitrah tersebut mengandung unsur keindahan yang tidak boleh diabaikan, melainkan harus dipelihara sesuai dengan ketentuan syariat.<\/p>\n<p>\u201cSeni adalah potensi dasar manusia yang mencerminkan keindahan, dan karena itu ia bersifat mubah selama tidak menimbulkan mudarat,\u201d ujar Yayuli yang juga sebagai Kabid Pengalaman AIK dan Kaderisasi Pondok Lembaga Pengembangan Pondok Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) UMS.<\/p>\n<p>Ia mengatakan dua diktum penting yang lahir dari Munas Tarjih ke-23 Banda Aceh menjadi dasar pandangan Muhammadiyah terhadap seni. Pertama, seni merupakan fitrah manusia yang harus dijaga. Kedua, menciptakan dan menikmati seni diperbolehkan selama tidak menyebabkan kerusakan (fasad), bahaya (dharar), atau menjauhkan dari Allah (ba\u2019id \u2018anillah).<\/p>\n<p>Pandangan tersebut ditegaskan kembali dalam Muktamar Muhammadiyah ke-44 di Jakarta pada tahun 2000 yang menetapkan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM).<\/p>\n<p>Dalam dokumen itu disebutkan bahwa seni dan budaya dapat menjadi media dakwah dan sarana membangun peradaban yang berkeadaban.<\/p>\n<p>\u201cMuhammadiyah juga mendorong pengembangan sastra Islam sebagai bagian dari strategi kebudayaan yang bernilai tauhid. Seni dipandang tidak bertentangan dengan prinsip tauhid, melainkan menjadi wujud nyata dari kesadaran terhadap sifat-sifat Allah yang Mahabaik, Mahabenar, dan Mahaindah,\u201d kata dosen UMS itu.<\/p>\n<p>Untuk memperkuat strategi kebudayaan, Muhammadiyah menyelenggarakan Halaqah Tarjih pada 2\u20134 November 2001 di Solo. Halaqah ini menghasilkan dua pendekatan strategis, yakni strategi pro-eksistensi dan strategi ko-eksistensi dalam pengembangan seni tradisi yang selaras dengan nilai-nilai Islam.<\/p>\n<p>Yayuli juga menyinggung soal hukum bentuk-bentuk seni seperti seni patung, lukisan, dan relief. Ia menekankan bahwa dalam Al-Qur\u2019an tidak ditemukan larangan eksplisit atas bentuk-bentuk seni tersebut, sebagaimana dijelaskan dalam kisah Nabi Sulaiman dalam Surat Saba\u2019 ayat 12\u201313 yang menggambarkan adanya patung-patung dalam istananya.<\/p>\n<p>\u201cNamun, seni tetap harus berada dalam koridor syariat. Ia tidak boleh melahirkan kesombongan, kefasikan, atau menjadi pengganti zikir kepada Allah,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dalam konteks ini, Muhammadiyah menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam dan panduan yang jelas untuk menilai berbagai ekspresi seni dalam kehidupan modern.<\/p>\n<p>Kajian Tarjih ini juga menyinggung praktik seni dalam kegiatan internal kampus, seperti seni tari yang ditampilkan pada pelantikan pimpinan universitas.<\/p>\n<p>Menurut Yayuli, diperlukan rambu-rambu yang sesuai agar pertunjukan seni tetap mencerminkan nilai-nilai Islam yang diajarkan Muhammadiyah. Kajian ini menjadi bagian dari upaya UMS dalam membangun kesadaran budaya Islami di lingkungan akademik.<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/jateng.antaranews.com\/berita\/586521\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\">https:\/\/jateng.antaranews.com\/berita\/586521\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Solo (ANTARA) &#8211; Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian dengan menggelar kajian tarjih bertema Seni dalam Perspektif Muhammadiyah yang merujuk pada hasil Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih ke-23 yang dilaksanakan di Banda Aceh pada tahun 1995. Narasumber utama dalam kajian Yayuli di Solo, Jawa Tengah, Selasa memaparkan prinsip-prinsip seni dalam pandangan Islam sebagaimana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":8328,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[280],"tags":[300],"class_list":["post-27317","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-media-online","tag-antara-news","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>UMS tegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian - Berita UMS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"UMS tegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian - Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Solo (ANTARA) &#8211; Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian dengan menggelar kajian tarjih bertema Seni dalam Perspektif Muhammadiyah yang merujuk pada hasil Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih ke-23 yang dilaksanakan di Banda Aceh pada tahun 1995. Narasumber utama dalam kajian Yayuli di Solo, Jawa Tengah, Selasa memaparkan prinsip-prinsip seni dalam pandangan Islam sebagaimana [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-17T08:10:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-24T02:11:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/09\/ANTARANEWS-logo.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas UMS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas UMS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/media-online\\\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/media-online\\\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas UMS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\"},\"headline\":\"UMS tegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian\",\"datePublished\":\"2025-06-17T08:10:12+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-24T02:11:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/media-online\\\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\\\/\"},\"wordCount\":430,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/media-online\\\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2023\\\/09\\\/ANTARANEWS-logo.jpg\",\"keywords\":[\"Antara News\"],\"articleSection\":[\"Media Online\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/media-online\\\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/media-online\\\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\\\/\",\"name\":\"UMS tegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian - Berita UMS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/media-online\\\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/media-online\\\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2023\\\/09\\\/ANTARANEWS-logo.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-17T08:10:12+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-24T02:11:19+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/media-online\\\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/media-online\\\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/media-online\\\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2023\\\/09\\\/ANTARANEWS-logo.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2023\\\/09\\\/ANTARANEWS-logo.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/media-online\\\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"UMS tegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Berita UMS\",\"description\":\"Mencerahkan Unggul Mendunia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Berita UMS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Berita UMS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/umsofficialid\\\/?locale=id_ID\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\",\"name\":\"Humas UMS\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/news.ums.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/author\\\/adn466\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"UMS tegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian - Berita UMS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"UMS tegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian - Berita UMS","og_description":"Solo (ANTARA) &#8211; Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian dengan menggelar kajian tarjih bertema Seni dalam Perspektif Muhammadiyah yang merujuk pada hasil Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih ke-23 yang dilaksanakan di Banda Aceh pada tahun 1995. Narasumber utama dalam kajian Yayuli di Solo, Jawa Tengah, Selasa memaparkan prinsip-prinsip seni dalam pandangan Islam sebagaimana [&hellip;]","og_url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/","og_site_name":"Berita UMS","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID","article_published_time":"2025-06-17T08:10:12+00:00","article_modified_time":"2025-06-24T02:11:19+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/09\/ANTARANEWS-logo.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas UMS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas UMS","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/"},"author":{"name":"Humas UMS","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7"},"headline":"UMS tegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian","datePublished":"2025-06-17T08:10:12+00:00","dateModified":"2025-06-24T02:11:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/"},"wordCount":430,"publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/09\/ANTARANEWS-logo.jpg","keywords":["Antara News"],"articleSection":["Media Online"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/","name":"UMS tegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian - Berita UMS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/09\/ANTARANEWS-logo.jpg","datePublished":"2025-06-17T08:10:12+00:00","dateModified":"2025-06-24T02:11:19+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/#primaryimage","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/09\/ANTARANEWS-logo.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2023\/09\/ANTARANEWS-logo.jpg","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/media-online\/ums-tegaskan-pandangan-muhammadiyah-terhadap-kesenian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"UMS tegaskan pandangan Muhammadiyah terhadap kesenian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","name":"Berita UMS","description":"Mencerahkan Unggul Mendunia","publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization","name":"Berita UMS","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Berita UMS"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7","name":"Humas UMS","sameAs":["http:\/\/news.ums.ac.id"],"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/author\/adn466\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27317","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27317"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27317\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27318,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27317\/revisions\/27318"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8328"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27317"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27317"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27317"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}