{"id":31339,"date":"2025-11-05T09:32:24","date_gmt":"2025-11-05T02:32:24","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?p=31339"},"modified":"2025-11-05T09:32:46","modified_gmt":"2025-11-05T02:32:46","slug":"banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/","title":{"rendered":"Banjir Boleh Menerjang, Tapi Tidak Menenggelamkan Semangat: Kisah Solidaritas Muhammadiyah Tangani Banjir Semarang"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-31340\" src=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Banjir-Boleh-Menerjang-Tapi-Tidak-Menenggelamkan-Semangat-Kisah-Solidaritas-Muhammadiyah-Tangani-Banjir-Semarang.jpg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><\/p>\n<p>GAYAMSARI, muhammadiyahsemarangkota.org\u2013 Bau apak lumpur dan air sisa genangan masih melekat kuat, membalut ruang kelas sekolah Muhammadiyah di kawasan Gayamsari, Semarang. Di sana, di antara barisan meja dan kursi kayu yang terguling, ada pemandangan yang menyentuh. Bukan tangis atau keluhan, melainkan keringat dan napas yang terengah-engah dari orang-orang yang tengah bergotong royong.<\/p>\n<p>Mereka, para relawan dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Lazismu, dan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Aisyiyah, tampak seperti ksatria yang sedang menarik kembali masa depan dari cengkeraman air bah.<\/p>\n<p>Ruangan itu, yang seharusnya dipenuhi celotehan dan coretan kapur, kini basah kuyup. Genangan air setinggi pinggang yang sempat merendam selama sepuluh hari telah surut, namun meninggalkan jejak berlumpur di setiap sudut.<\/p>\n<p>Meja-meja yang menyimpan ingatan tentang jam pelajaran, terpaksa dibalik, diangkat, dan disikat habis-habisan. Sebab, bagi warga Gayamsari, banjir boleh datang dan pergi, tapi harapan akan pendidikan dan kebersamaan, tidak akan pernah tenggelam.<\/p>\n<p><strong>Hari ini Sekolah Kembali Beroperasi<\/strong><br \/>\nPada Ahad (2\/11) kemarin, semangat itu kembali menyala. Tidak menunggu air surut total, para relawan dan warga bergerak cepat. Target utama mereka adalah menyelamatkan ruang-ruang belajar.<\/p>\n<p>Di halaman SMP Muhammadiyah 7, yang lumpurnya tebal, dan di dalam kelas SD Muhammadiyah 11, adegan heroik itu terekam jelas. Pakaian merah para relawan kontras dengan warna kuning dan biru dinding kelas yang kusam karena air. Mereka membungkuk, menyikat, dan mendorong sisa air ke luar.<\/p>\n<p>\u201cKami bersyukur karena banyak pihak yang peduli,\u201d ucap Lina, salah satu warga, dengan mata berbinar lega. \u201cSekolah dibersihkan, anak-anak pun bisa kembali belajar.\u201d<\/p>\n<p>Aksi gotong royong ini bukan sekadar membersihkan lumpur, tetapi membangun kembali mental yang sempat terkikis oleh bencana. Ini adalah wujud nyata bahwa bantuan, dari sembako yang disalurkan Lazismu hingga sikat dan ember, adalah manifestasi dari kepedulian yang tak berbatas.<\/p>\n<p>Berkat upaya kolektif ini, SD Muhammadiyah 11 bisa kembali menyambut muridnya. Sejak hari Senin (3\/11) ini, ruang kelas yang Ahad kemarin masih digenangi air 40 cm, kini kembali ramai dengan kegiatan belajar mengajar tatap muka.<\/p>\n<p><strong>Pengobatan Gratis Warga Terdampak Banjir<\/strong><br \/>\nSebelumnya, tim gabungan Muhammadiyah Kota Semarang menggelar layanan pengobatan gratis bagi ratusan warga terdampak banjir parah di Kecamatan Genuk, Jumat (31\/10). Aksi medis ini menjadi respons darurat setelah kawasan tersebut dilaporkan terendam banjir selama 10 hari terakhir, yang menyebabkan kondisi kesehatan warga mulai menurun.<\/p>\n<p>Posko kesehatan yang didirikan di area Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genuk ini merupakan kolaborasi antara Lazismu, MDMC, LLHPB Aisyiyah Kota Semarang, dan tim medis dari Rumah Sakit Roemani.<\/p>\n<p>\u201cPengobatan ini ditargetkan menyasar 100 warga korban Genuk, khususnya di Kelurahan Gubang Sari maupun di Kelurahan Bangetayu Bulon,\u201d ujar Thomi Setiawan, Manajer Lazismu Kota Semarang, di lokasi.<\/p>\n<p>Sementara itu, bagi Nurdianto warga Genuk Indah, banjir yang terjadi sejak Selasa pekan lalu ini bukanlah bencana, melainkan rutinitas tahunan yang dipeluk dengan penuh ikhlas. \u201cKita sudah terbiasa banjir, jadi ya disyukuri saja,\u201d ujarnya santai, sambil tersenyum melihat anak-anaknya menjadikan genangan di halaman rumah sebagai \u201cwisata air gratis\u201d.<\/p>\n<p>Tawa anak-anak yang bermain water blaster di atas genangan air setinggi 50 sentimeter itu menjadi melodi pengiring di tengah suasana muram. Kontras inilah yang menjadi denyut nadi Genuk: duka yang ditanggapi dengan syukur.<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/muhammadiyahsemarangkota.org\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/\">https:\/\/muhammadiyahsemarangkota.org\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>GAYAMSARI, muhammadiyahsemarangkota.org\u2013 Bau apak lumpur dan air sisa genangan masih melekat kuat, membalut ruang kelas sekolah Muhammadiyah di kawasan Gayamsari, Semarang. Di sana, di antara barisan meja dan kursi kayu yang terguling, ada pemandangan yang menyentuh. Bukan tangis atau keluhan, melainkan keringat dan napas yang terengah-engah dari orang-orang yang tengah bergotong royong. Mereka, para relawan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":31340,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[256],"tags":[107],"class_list":["post-31339","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-persyarikatan","tag-muhammadiyah","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Banjir Boleh Menerjang, Tapi Tidak Menenggelamkan Semangat: Kisah Solidaritas Muhammadiyah Tangani Banjir Semarang - Berita UMS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Banjir Boleh Menerjang, Tapi Tidak Menenggelamkan Semangat: Kisah Solidaritas Muhammadiyah Tangani Banjir Semarang - Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"GAYAMSARI, muhammadiyahsemarangkota.org\u2013 Bau apak lumpur dan air sisa genangan masih melekat kuat, membalut ruang kelas sekolah Muhammadiyah di kawasan Gayamsari, Semarang. Di sana, di antara barisan meja dan kursi kayu yang terguling, ada pemandangan yang menyentuh. Bukan tangis atau keluhan, melainkan keringat dan napas yang terengah-engah dari orang-orang yang tengah bergotong royong. Mereka, para relawan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-05T02:32:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-05T02:32:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Banjir-Boleh-Menerjang-Tapi-Tidak-Menenggelamkan-Semangat-Kisah-Solidaritas-Muhammadiyah-Tangani-Banjir-Semarang.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas UMS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas UMS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas UMS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\"},\"headline\":\"Banjir Boleh Menerjang, Tapi Tidak Menenggelamkan Semangat: Kisah Solidaritas Muhammadiyah Tangani Banjir Semarang\",\"datePublished\":\"2025-11-05T02:32:24+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-05T02:32:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\\\/\"},\"wordCount\":515,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/11\\\/Banjir-Boleh-Menerjang-Tapi-Tidak-Menenggelamkan-Semangat-Kisah-Solidaritas-Muhammadiyah-Tangani-Banjir-Semarang.jpg\",\"keywords\":[\"Muhammadiyah\"],\"articleSection\":[\"Kabar Persyarikatan\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\\\/\",\"name\":\"Banjir Boleh Menerjang, Tapi Tidak Menenggelamkan Semangat: Kisah Solidaritas Muhammadiyah Tangani Banjir Semarang - Berita UMS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/11\\\/Banjir-Boleh-Menerjang-Tapi-Tidak-Menenggelamkan-Semangat-Kisah-Solidaritas-Muhammadiyah-Tangani-Banjir-Semarang.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-05T02:32:24+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-05T02:32:46+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/11\\\/Banjir-Boleh-Menerjang-Tapi-Tidak-Menenggelamkan-Semangat-Kisah-Solidaritas-Muhammadiyah-Tangani-Banjir-Semarang.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/11\\\/Banjir-Boleh-Menerjang-Tapi-Tidak-Menenggelamkan-Semangat-Kisah-Solidaritas-Muhammadiyah-Tangani-Banjir-Semarang.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Banjir Boleh Menerjang, Tapi Tidak Menenggelamkan Semangat: Kisah Solidaritas Muhammadiyah Tangani Banjir Semarang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Berita UMS\",\"description\":\"Mencerahkan Unggul Mendunia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Berita UMS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Berita UMS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/umsofficialid\\\/?locale=id_ID\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\",\"name\":\"Humas UMS\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/news.ums.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/author\\\/adn466\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Banjir Boleh Menerjang, Tapi Tidak Menenggelamkan Semangat: Kisah Solidaritas Muhammadiyah Tangani Banjir Semarang - Berita UMS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Banjir Boleh Menerjang, Tapi Tidak Menenggelamkan Semangat: Kisah Solidaritas Muhammadiyah Tangani Banjir Semarang - Berita UMS","og_description":"GAYAMSARI, muhammadiyahsemarangkota.org\u2013 Bau apak lumpur dan air sisa genangan masih melekat kuat, membalut ruang kelas sekolah Muhammadiyah di kawasan Gayamsari, Semarang. Di sana, di antara barisan meja dan kursi kayu yang terguling, ada pemandangan yang menyentuh. Bukan tangis atau keluhan, melainkan keringat dan napas yang terengah-engah dari orang-orang yang tengah bergotong royong. Mereka, para relawan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/","og_site_name":"Berita UMS","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID","article_published_time":"2025-11-05T02:32:24+00:00","article_modified_time":"2025-11-05T02:32:46+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Banjir-Boleh-Menerjang-Tapi-Tidak-Menenggelamkan-Semangat-Kisah-Solidaritas-Muhammadiyah-Tangani-Banjir-Semarang.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas UMS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas UMS","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/"},"author":{"name":"Humas UMS","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7"},"headline":"Banjir Boleh Menerjang, Tapi Tidak Menenggelamkan Semangat: Kisah Solidaritas Muhammadiyah Tangani Banjir Semarang","datePublished":"2025-11-05T02:32:24+00:00","dateModified":"2025-11-05T02:32:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/"},"wordCount":515,"publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Banjir-Boleh-Menerjang-Tapi-Tidak-Menenggelamkan-Semangat-Kisah-Solidaritas-Muhammadiyah-Tangani-Banjir-Semarang.jpg","keywords":["Muhammadiyah"],"articleSection":["Kabar Persyarikatan"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/","name":"Banjir Boleh Menerjang, Tapi Tidak Menenggelamkan Semangat: Kisah Solidaritas Muhammadiyah Tangani Banjir Semarang - Berita UMS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Banjir-Boleh-Menerjang-Tapi-Tidak-Menenggelamkan-Semangat-Kisah-Solidaritas-Muhammadiyah-Tangani-Banjir-Semarang.jpg","datePublished":"2025-11-05T02:32:24+00:00","dateModified":"2025-11-05T02:32:46+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/#primaryimage","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Banjir-Boleh-Menerjang-Tapi-Tidak-Menenggelamkan-Semangat-Kisah-Solidaritas-Muhammadiyah-Tangani-Banjir-Semarang.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Banjir-Boleh-Menerjang-Tapi-Tidak-Menenggelamkan-Semangat-Kisah-Solidaritas-Muhammadiyah-Tangani-Banjir-Semarang.jpg","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/banjir-boleh-menerjang-tapi-tidak-menenggelamkan-semangat-kisah-solidaritas-muhammadiyah-tangani-banjir-semarang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Banjir Boleh Menerjang, Tapi Tidak Menenggelamkan Semangat: Kisah Solidaritas Muhammadiyah Tangani Banjir Semarang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","name":"Berita UMS","description":"Mencerahkan Unggul Mendunia","publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization","name":"Berita UMS","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Berita UMS"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7","name":"Humas UMS","sameAs":["http:\/\/news.ums.ac.id"],"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/author\/adn466\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31339","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31339"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31339\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31343,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31339\/revisions\/31343"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31340"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31339"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31339"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31339"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}