{"id":31733,"date":"2025-11-13T14:11:02","date_gmt":"2025-11-13T07:11:02","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?p=31733"},"modified":"2025-11-13T14:27:14","modified_gmt":"2025-11-13T07:27:14","slug":"jangan-sembarangan-menyentuh-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/","title":{"rendered":"Jangan Sembarangan Menyentuh Anak!"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_31734\" aria-describedby=\"caption-attachment-31734\" style=\"width: 1920px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-31734\" src=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Orang-Yang-Memegang-Patung-Hewan-Kayu-Coklat-cottonbro-studiopexels.jpg\" alt=\"Anak kecil yang memegang patung hewan kayu coklat (Foto: cottonbro studio\/pexels)\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31734\" class=\"wp-caption-text\">Anak kecil yang memegang patung hewan kayu coklat (Foto: cottonbro studio\/pexels)<\/figcaption><\/figure>\n<p>ums.ac.id, SURAKARTA &#8211; Dalam pandangan Islam, setiap anak memiliki al-kar\u0101mah al-ins\u0101niyyah \u2014 kemuliaan manusia yang harus dijaga. Anak bukan hanya \u201ctitipan\u201d, tetapi juga amanah yang memiliki hak untuk merasa aman secara fisik maupun psikis.<\/p>\n<p>Karena itu, segala bentuk sentuhan yang tidak sesuai \u2014 bahkan jika dilakukan tanpa niat buruk \u2014 dapat menjadi pelanggaran terhadap kemuliaan tersebut.<\/p>\n<p>Allah SWT berfirman:<\/p>\n<h3>\u064a\u064e\u0627 \u0623\u064e\u064a\u064f\u0651\u0647\u064e\u0627 \u0627\u0644\u064e\u0651\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0622\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627 \u0644\u0650\u064a\u064e\u0633\u0652\u062a\u064e\u0623\u0652\u0630\u0650\u0646\u0652\u0643\u064f\u0645\u064f \u0627\u0644\u064e\u0651\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0645\u064e\u0644\u064e\u0643\u064e\u062a\u0652 \u0623\u064e\u064a\u0652\u0645\u064e\u0627\u0646\u064f\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0627\u0644\u064e\u0651\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0644\u064e\u0645\u0652 \u064a\u064e\u0628\u0652\u0644\u064f\u063a\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0652\u062d\u064f\u0644\u064f\u0645\u064e \u0645\u0650\u0646\u0652\u0643\u064f\u0645\u0652 \u062b\u064e\u0644\u064e\u0627\u062b\u064e \u0645\u064e\u0631\u064e\u0651\u0627\u062a\u064d\u2026<br \/>\n<em>\u201cHai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak yang kamu miliki, dan anak-anak yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepadamu tiga kali (dalam sehari): sebelum salat Subuh, ketika kamu menanggalkan pakaianmu di tengah hari, dan sesudah salat Isya\u2019. Itulah tiga aurat bagi kamu.\u201d (QS. an-N\u016br [24]: 58)<\/em><\/h3>\n<p>Ayat ini menjadi dasar penting bagi pendidikan etika tubuh dan privasi dalam Islam. Allah memerintahkan agar anak-anak belajar menghormati batas aurat, sekaligus memberi peringatan kepada orang dewasa agar tidak melanggar ruang privasi anak.<\/p>\n<p>Dalam konteks kekinian, ini berarti setiap orang dewasa \u2014 baik guru, paman, tetangga, maupun teman orangtua \u2014 tidak boleh sembarangan menyentuh anak yang bukan mahramnya, dengan alasan apa pun yang tidak mendesak.<\/p>\n<p>Nabi Muhammad Saw menegaskan larangan keras untuk mendekati hal-hal yang membuka pintu maksiat:<\/p>\n<h3>\u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0642\u0652\u0631\u064e\u0628\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0632\u0650\u0651\u0646\u064e\u0649\u0670 \u0625\u0650\u0646\u064e\u0651\u0647\u064f \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0641\u064e\u0627\u062d\u0650\u0634\u064e\u0629\u064b \u0648\u064e\u0633\u064e\u0627\u0621\u064e \u0633\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u064b\u0627<br \/>\n<em>\u201cDan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk.\u201d (QS. al-Isr\u0101\u2019 [17]: 32)<\/em><\/h3>\n<p>Larangan ini tidak hanya mencakup perbuatan zina itu sendiri, tetapi juga segala bentuk interaksi fisik yang berpotensi menjerumuskan ke sana \u2014 termasuk sentuhan yang tidak pantas antara orang dewasa dan anak-anak.<\/p>\n<p>Dalam Fikih Perlindungan Anak menegaskan, kasus-kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak kerap terjadi karena lemahnya kesadaran akan batas sentuhan dan etika tubuh. Islam sangat tegas melarang tindakan eksploitasi seksual, sebagaimana firman Allah:<\/p>\n<h3>\u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064f\u0643\u0652\u0631\u0650\u0647\u064f\u0648\u0627 \u0641\u064e\u062a\u064e\u064a\u064e\u0627\u062a\u0650\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649 \u0627\u0644\u0652\u0628\u0650\u063a\u064e\u0627\u0621\u0650 \u0625\u0650\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0631\u064e\u062f\u0652\u0646\u064e \u062a\u064e\u062d\u064e\u0635\u0651\u064f\u0646\u064b\u0627 \u0644\u0650\u062a\u064e\u0628\u0652\u062a\u064e\u063a\u064f\u0648\u0627 \u0639\u064e\u0631\u064e\u0636\u064e \u0627\u0644\u0652\u062d\u064e\u064a\u064e\u0627\u0629\u0650 \u0627\u0644\u062f\u0651\u064f\u0646\u0652\u064a\u064e\u0627 \u06da \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646\u0652 \u064a\u064f\u0643\u0652\u0631\u0650\u0647\u0647\u064f\u0646\u0651\u064e \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0628\u064e\u0639\u0652\u062f\u0650 \u0625\u0650\u0643\u0652\u0631\u064e\u0627\u0647\u0650\u0647\u0650\u0646\u0651\u064e \u063a\u064e\u0641\u064f\u0648\u0631\u064c \u0631\u064e\u062d\u0650\u064a\u0645\u064c<br \/>\n<em>\u201cDan janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri mengingini kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan duniawi. Barang siapa yang memaksa mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (kepada mereka) sesudah mereka dipaksa itu.\u201d (QS. an-N\u016br [24]: 33)<\/em><\/h3>\n<p>Meski ayat ini berbicara tentang budak pada masa itu, prinsipnya berlaku umum: tidak boleh ada pemaksaan, pelecehan, atau eksploitasi seksual dalam bentuk apa pun, termasuk terhadap anak-anak.<\/p>\n<p>Rasulullah Saw. pun mencontohkan interaksi penuh kasih tanpa melanggar batas. Beliau mencium cucunya Hasan dan Husain dengan lembut, menunjukkan bahwa kasih sayang pada anak tidak harus diwujudkan dengan sentuhan yang berlebihan, apalagi yang berpotensi menimbulkan fitnah.<\/p>\n<h3>\u0645\u064e\u0646\u0652 \u0644\u064e\u0627 \u064a\u064e\u0631\u0652\u062d\u064e\u0645\u064f \u0644\u064e\u0627 \u064a\u064f\u0631\u0652\u062d\u064e\u0645\u064f<br \/>\n<em>\u201cBarang siapa tidak menyayangi, maka ia tidak akan disayangi.\u201d (HR. al-Bukh\u0101r\u012b, no. 5997)<\/em><\/h3>\n<p>Namun kasih sayang harus berjalan dalam bingkai adab dan syariat. Sentuhan yang baik adalah yang mendidik dan menenangkan; sentuhan jahat adalah yang menyakiti; sementara sentuhan tidak pantas adalah yang mencederai kehormatan anak.<\/p>\n<p>Karena itu, setiap orang dewasa \u2014 terutama di lingkungan pendidikan dan sosial \u2014 wajib memahami tiga kategori sentuhan:<\/p>\n<ul>\n<li>Sentuhan baik, seperti menolong anak yang jatuh atau mengelus kepala dengan kasih (dalam batas mahram), atau bersalaman secara sopan.<\/li>\n<li>Sentuhan jahat, yaitu kekerasan fisik yang menyakiti tubuh dan jiwa anak, seperti mencubit, memukul, menoyor, membentak.<\/li>\n<li>Sentuhan tidak pantas, yakni segala bentuk rabaan pada area pribadi (aurat) atau sentuhan dengan niat yang tidak benar.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Menjaga diri dari menyentuh anak orang lain sembarangan bukan hanya etika sosial, tetapi perintah agama untuk melindungi fitrah dan martabat anak. Rasulullah Saw bersabda:<\/p>\n<h3>\u0627\u0644\u0645\u064f\u0633\u0652\u0644\u0650\u0645\u064f \u0645\u064e\u0646\u0652 \u0633\u064e\u0644\u0650\u0645\u064e \u0627\u0644\u0652\u0645\u064f\u0633\u0652\u0644\u0650\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0644\u0650\u0633\u064e\u0627\u0646\u0650\u0647\u0650 \u0648\u064e\u064a\u064e\u062f\u0650\u0647\u0650<br \/>\n<em>\u201cSeorang Muslim adalah orang yang kaum Muslimin selamat dari gangguan lisan dan tangannya.\u201d (HR. al-Bukh\u0101r\u012b, no. 10; Muslim, no. 40)<\/em><\/h3>\n<p>Tangan yang seharusnya menjadi sarana kasih sayang, jangan sampai menjadi alat kezaliman. Sebab di dalam Islam, menjaga kehormatan anak berarti menjaga masa depan umat.<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\/2025\/11\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/\">https:\/\/muhammadiyah.or.id\/2025\/11\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ums.ac.id, SURAKARTA &#8211; Dalam pandangan Islam, setiap anak memiliki al-kar\u0101mah al-ins\u0101niyyah \u2014 kemuliaan manusia yang harus dijaga. Anak bukan hanya \u201ctitipan\u201d, tetapi juga amanah yang memiliki hak untuk merasa aman secara fisik maupun psikis. Karena itu, segala bentuk sentuhan yang tidak sesuai \u2014 bahkan jika dilakukan tanpa niat buruk \u2014 dapat menjadi pelanggaran terhadap kemuliaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":31734,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[256],"tags":[107],"class_list":["post-31733","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-persyarikatan","tag-muhammadiyah","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jangan Sembarangan Menyentuh Anak! - Berita UMS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jangan Sembarangan Menyentuh Anak! - Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ums.ac.id, SURAKARTA &#8211; Dalam pandangan Islam, setiap anak memiliki al-kar\u0101mah al-ins\u0101niyyah \u2014 kemuliaan manusia yang harus dijaga. Anak bukan hanya \u201ctitipan\u201d, tetapi juga amanah yang memiliki hak untuk merasa aman secara fisik maupun psikis. Karena itu, segala bentuk sentuhan yang tidak sesuai \u2014 bahkan jika dilakukan tanpa niat buruk \u2014 dapat menjadi pelanggaran terhadap kemuliaan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-13T07:11:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-13T07:27:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Orang-Yang-Memegang-Patung-Hewan-Kayu-Coklat-cottonbro-studiopexels.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas UMS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas UMS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas UMS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\"},\"headline\":\"Jangan Sembarangan Menyentuh Anak!\",\"datePublished\":\"2025-11-13T07:11:02+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-13T07:27:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\\\/\"},\"wordCount\":580,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/11\\\/Orang-Yang-Memegang-Patung-Hewan-Kayu-Coklat-cottonbro-studiopexels.jpg\",\"keywords\":[\"Muhammadiyah\"],\"articleSection\":[\"Kabar Persyarikatan\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\\\/\",\"name\":\"Jangan Sembarangan Menyentuh Anak! - Berita UMS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/11\\\/Orang-Yang-Memegang-Patung-Hewan-Kayu-Coklat-cottonbro-studiopexels.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-13T07:11:02+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-13T07:27:14+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/11\\\/Orang-Yang-Memegang-Patung-Hewan-Kayu-Coklat-cottonbro-studiopexels.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/11\\\/Orang-Yang-Memegang-Patung-Hewan-Kayu-Coklat-cottonbro-studiopexels.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Anak kecil yang memegang patung hewan kayu coklat (Foto: cottonbro studio\\\/pexels)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/kabar-persyarikatan\\\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jangan Sembarangan Menyentuh Anak!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Berita UMS\",\"description\":\"Mencerahkan Unggul Mendunia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Berita UMS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Berita UMS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/umsofficialid\\\/?locale=id_ID\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\",\"name\":\"Humas UMS\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/news.ums.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/author\\\/adn466\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jangan Sembarangan Menyentuh Anak! - Berita UMS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jangan Sembarangan Menyentuh Anak! - Berita UMS","og_description":"ums.ac.id, SURAKARTA &#8211; Dalam pandangan Islam, setiap anak memiliki al-kar\u0101mah al-ins\u0101niyyah \u2014 kemuliaan manusia yang harus dijaga. Anak bukan hanya \u201ctitipan\u201d, tetapi juga amanah yang memiliki hak untuk merasa aman secara fisik maupun psikis. Karena itu, segala bentuk sentuhan yang tidak sesuai \u2014 bahkan jika dilakukan tanpa niat buruk \u2014 dapat menjadi pelanggaran terhadap kemuliaan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/","og_site_name":"Berita UMS","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID","article_published_time":"2025-11-13T07:11:02+00:00","article_modified_time":"2025-11-13T07:27:14+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Orang-Yang-Memegang-Patung-Hewan-Kayu-Coklat-cottonbro-studiopexels.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas UMS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas UMS","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/"},"author":{"name":"Humas UMS","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7"},"headline":"Jangan Sembarangan Menyentuh Anak!","datePublished":"2025-11-13T07:11:02+00:00","dateModified":"2025-11-13T07:27:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/"},"wordCount":580,"publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Orang-Yang-Memegang-Patung-Hewan-Kayu-Coklat-cottonbro-studiopexels.jpg","keywords":["Muhammadiyah"],"articleSection":["Kabar Persyarikatan"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/","name":"Jangan Sembarangan Menyentuh Anak! - Berita UMS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Orang-Yang-Memegang-Patung-Hewan-Kayu-Coklat-cottonbro-studiopexels.jpg","datePublished":"2025-11-13T07:11:02+00:00","dateModified":"2025-11-13T07:27:14+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/#primaryimage","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Orang-Yang-Memegang-Patung-Hewan-Kayu-Coklat-cottonbro-studiopexels.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/Orang-Yang-Memegang-Patung-Hewan-Kayu-Coklat-cottonbro-studiopexels.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Anak kecil yang memegang patung hewan kayu coklat (Foto: cottonbro studio\/pexels)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/kabar-persyarikatan\/jangan-sembarangan-menyentuh-anak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jangan Sembarangan Menyentuh Anak!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","name":"Berita UMS","description":"Mencerahkan Unggul Mendunia","publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization","name":"Berita UMS","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Berita UMS"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7","name":"Humas UMS","sameAs":["http:\/\/news.ums.ac.id"],"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/author\/adn466\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31733","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31733"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31733\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31744,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31733\/revisions\/31744"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31734"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31733"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31733"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31733"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}