{"id":33942,"date":"2026-01-05T11:45:02","date_gmt":"2026-01-05T04:45:02","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?p=33942"},"modified":"2026-01-05T11:45:02","modified_gmt":"2026-01-05T04:45:02","slug":"alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/","title":{"rendered":"Alumni UMS Ajak Masyarakat Memaknai Bencana secara Utuh dalam Perspektif Islam"},"content":{"rendered":"<p>ums.ac.id, SURAKARTA \u2013 Bencana alam tidak seharusnya dipahami semata sebagai peristiwa fisik atau hukuman Tuhan, melainkan sebagai momentum refleksi spiritual, sosial, dan ekologis. Cara pandang inilah yang ditekankan Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rahmat Balaroa, S.Ag., dalam kajian bertema \u201cMemaknai Bencana dalam Islam\u201d.<\/p>\n<p>Rahmat yang juga menjabat sebagai Mudir PPM Qursains Wonogiri menjelaskan bahwa bencana merupakan fenomena yang terus hadir dalam perjalanan sejarah umat manusia. Gempa bumi, banjir, longsor, hingga tsunami tidak hanya menimbulkan kerugian material dan korban jiwa, tetapi juga mengguncang kesadaran moral dan keimanan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cIndonesia merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Karena itu, umat Islam perlu memiliki cara pandang keagamaan yang matang agar tidak keliru dalam memaknai bencana,\u201d ujarnya, Senin, (5\/1).<\/p>\n<figure id=\"attachment_33945\" aria-describedby=\"caption-attachment-33945\" style=\"width: 576px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-33945\" src=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/Alumni-UMS-Ajak-Masyarakat-Memaknai-Bencana-secara-Utuh-dalam-Perspektif-Islam-1.jpg\" alt=\"Alumni UMS Ajak Masyarakat Memaknai Bencana secara Utuh dalam Perspektif Islam\" width=\"576\" height=\"324\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-33945\" class=\"wp-caption-text\">Alumni UMS, Rahmat Balaroa, S.Ag saat Memberikan Materi Kajian Bertema \u201cMemaknai Bencana Alam dalam Islam\u201d<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dalam pemaparannya, Rahmat menegaskan bahwa Al-Qur\u2019an tidak menggunakan satu istilah tunggal untuk menjelaskan bencana. Ia menyebutkan sejumlah konsep kunci dalam Al-Qur\u2019an, seperti musibah, bal\u0101\u2019 (ujian), dan fitnah, yang masing-masing memiliki makna teologis yang berbeda. Menurutnya, keberagaman istilah ini menunjukkan bahwa bencana tidak selalu identik dengan hukuman.<\/p>\n<p>\u201cMusibah dalam Al-Qur\u2019an dipahami sebagai peristiwa yang terjadi atas izin Allah dan menjadi bagian dari dinamika kehidupan manusia. Ia bukan semata hukuman, tetapi sarana pembelajaran dan penguatan iman,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Rahmat juga menyoroti kecenderungan sebagian masyarakat yang mudah melabeli bencana sebagai azab. Ia mengingatkan bahwa konsep \u2018az\u0101b dalam Al-Qur\u2019an memiliki indikator sosial dan moral yang jelas, sehingga tidak bisa digeneralisasi pada setiap peristiwa bencana. Pelabelan yang serampangan, menurutnya, justru berpotensi melahirkan sikap teologis yang tidak empatik terhadap para korban.<\/p>\n<figure id=\"attachment_33943\" aria-describedby=\"caption-attachment-33943\" style=\"width: 576px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-33943\" src=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/Alumni-UMS-Ajak-Masyarakat-Memaknai-Bencana-secara-Utuh-dalam-Perspektif-Islam-2.jpg\" alt=\"Alumni UMS Ajak Masyarakat Memaknai Bencana secara Utuh dalam Perspektif Islam\" width=\"576\" height=\"324\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-33943\" class=\"wp-caption-text\">Peserta Kajian<\/figcaption><\/figure>\n<p>Selain dimensi teologis, Rahmat menekankan pentingnya memahami bencana dari sudut pandang ekologis. Ia mengutip konsep fas\u0101d f\u012b al-ar\u1e0d atau kerusakan di bumi akibat perbuatan manusia, yang relevan dengan kondisi lingkungan saat ini. Kerusakan alam, eksploitasi berlebihan, dan ketidakadilan ekologis dinilai turut berkontribusi terhadap meningkatnya risiko bencana.<\/p>\n<p>\u201cAl-Qur\u2019an mengingatkan bahwa kerusakan di darat dan laut muncul karena ulah manusia. Ini menjadi dasar penting untuk membangun kesadaran ekologis dan tanggung jawab kolektif,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Rahmat menguraikan sikap yang seharusnya dimiliki umat Islam dalam menghadapi bencana. Ia menekankan tiga nilai utama, yakni sabar, ikhtiar, dan taubat. Sabar menjadi fondasi spiritual dalam menerima ujian, ikhtiar diwujudkan melalui mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, sementara taubat dimaknai sebagai komitmen memperbaiki relasi manusia dengan Allah, sesama, dan alam.<\/p>\n<p>\u201cMitigasi bencana adalah bagian dari ajaran Islam. Prabencana kita diajarkan untuk bijak terhadap alam, saat bencana saling menolong, dan pasca bencana melakukan pemulihan bersama,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Melalui kajian tersebut, Rahmat berharap masyarakat mampu membangun cara pandang yang tidak fatalistik dalam menyikapi bencana. Ia menekankan bahwa bencana dapat menjadi jalan untuk memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan kesadaran ekologis, serta memperdalam nilai-nilai keimanan dan kemanusiaan. (Fika\/Humas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ums.ac.id, SURAKARTA \u2013 Bencana alam tidak seharusnya dipahami semata sebagai peristiwa fisik atau hukuman Tuhan, melainkan sebagai momentum refleksi spiritual, sosial, dan ekologis. Cara pandang inilah yang ditekankan Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rahmat Balaroa, S.Ag., dalam kajian bertema \u201cMemaknai Bencana dalam Islam\u201d. Rahmat yang juga menjabat sebagai Mudir PPM Qursains Wonogiri menjelaskan bahwa bencana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":33944,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[123,11],"class_list":["post-33942","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-alumni-ums","tag-terkini","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Alumni UMS Ajak Masyarakat Memaknai Bencana secara Utuh dalam Perspektif Islam - Berita UMS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Alumni UMS Ajak Masyarakat Memaknai Bencana secara Utuh dalam Perspektif Islam - Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ums.ac.id, SURAKARTA \u2013 Bencana alam tidak seharusnya dipahami semata sebagai peristiwa fisik atau hukuman Tuhan, melainkan sebagai momentum refleksi spiritual, sosial, dan ekologis. Cara pandang inilah yang ditekankan Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rahmat Balaroa, S.Ag., dalam kajian bertema \u201cMemaknai Bencana dalam Islam\u201d. Rahmat yang juga menjabat sebagai Mudir PPM Qursains Wonogiri menjelaskan bahwa bencana [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-05T04:45:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/Alumni-UMS-Ajak-Masyarakat-Memaknai-Bencana-secara-Utuh-dalam-Perspektif-Islam-3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"324\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas UMS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas UMS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas UMS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\"},\"headline\":\"Alumni UMS Ajak Masyarakat Memaknai Bencana secara Utuh dalam Perspektif Islam\",\"datePublished\":\"2026-01-05T04:45:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\\\/\"},\"wordCount\":475,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/01\\\/Alumni-UMS-Ajak-Masyarakat-Memaknai-Bencana-secara-Utuh-dalam-Perspektif-Islam-3.jpg\",\"keywords\":[\"Alumni UMS\",\"Terkini\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\\\/\",\"name\":\"Alumni UMS Ajak Masyarakat Memaknai Bencana secara Utuh dalam Perspektif Islam - Berita UMS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/01\\\/Alumni-UMS-Ajak-Masyarakat-Memaknai-Bencana-secara-Utuh-dalam-Perspektif-Islam-3.jpg\",\"datePublished\":\"2026-01-05T04:45:02+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/01\\\/Alumni-UMS-Ajak-Masyarakat-Memaknai-Bencana-secara-Utuh-dalam-Perspektif-Islam-3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/01\\\/Alumni-UMS-Ajak-Masyarakat-Memaknai-Bencana-secara-Utuh-dalam-Perspektif-Islam-3.jpg\",\"width\":576,\"height\":324,\"caption\":\"Ilustrasi Bencana Alam. Foto: Canva\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Alumni UMS Ajak Masyarakat Memaknai Bencana secara Utuh dalam Perspektif Islam\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Berita UMS\",\"description\":\"Mencerahkan Unggul Mendunia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Berita UMS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Berita UMS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/umsofficialid\\\/?locale=id_ID\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\",\"name\":\"Humas UMS\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/news.ums.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/author\\\/adn466\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Alumni UMS Ajak Masyarakat Memaknai Bencana secara Utuh dalam Perspektif Islam - Berita UMS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Alumni UMS Ajak Masyarakat Memaknai Bencana secara Utuh dalam Perspektif Islam - Berita UMS","og_description":"ums.ac.id, SURAKARTA \u2013 Bencana alam tidak seharusnya dipahami semata sebagai peristiwa fisik atau hukuman Tuhan, melainkan sebagai momentum refleksi spiritual, sosial, dan ekologis. Cara pandang inilah yang ditekankan Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rahmat Balaroa, S.Ag., dalam kajian bertema \u201cMemaknai Bencana dalam Islam\u201d. Rahmat yang juga menjabat sebagai Mudir PPM Qursains Wonogiri menjelaskan bahwa bencana [&hellip;]","og_url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/","og_site_name":"Berita UMS","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID","article_published_time":"2026-01-05T04:45:02+00:00","og_image":[{"width":576,"height":324,"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/Alumni-UMS-Ajak-Masyarakat-Memaknai-Bencana-secara-Utuh-dalam-Perspektif-Islam-3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas UMS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas UMS","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/"},"author":{"name":"Humas UMS","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7"},"headline":"Alumni UMS Ajak Masyarakat Memaknai Bencana secara Utuh dalam Perspektif Islam","datePublished":"2026-01-05T04:45:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/"},"wordCount":475,"publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/Alumni-UMS-Ajak-Masyarakat-Memaknai-Bencana-secara-Utuh-dalam-Perspektif-Islam-3.jpg","keywords":["Alumni UMS","Terkini"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/","name":"Alumni UMS Ajak Masyarakat Memaknai Bencana secara Utuh dalam Perspektif Islam - Berita UMS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/Alumni-UMS-Ajak-Masyarakat-Memaknai-Bencana-secara-Utuh-dalam-Perspektif-Islam-3.jpg","datePublished":"2026-01-05T04:45:02+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/#primaryimage","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/Alumni-UMS-Ajak-Masyarakat-Memaknai-Bencana-secara-Utuh-dalam-Perspektif-Islam-3.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/Alumni-UMS-Ajak-Masyarakat-Memaknai-Bencana-secara-Utuh-dalam-Perspektif-Islam-3.jpg","width":576,"height":324,"caption":"Ilustrasi Bencana Alam. Foto: Canva"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/alumni-ums-ajak-masyarakat-memaknai-bencana-secara-utuh-dalam-perspektif-islam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Alumni UMS Ajak Masyarakat Memaknai Bencana secara Utuh dalam Perspektif Islam"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","name":"Berita UMS","description":"Mencerahkan Unggul Mendunia","publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization","name":"Berita UMS","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Berita UMS"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7","name":"Humas UMS","sameAs":["http:\/\/news.ums.ac.id"],"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/author\/adn466\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33942","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33942"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33942\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33946,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33942\/revisions\/33946"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33944"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}