{"id":35424,"date":"2026-02-25T15:24:53","date_gmt":"2026-02-25T08:24:53","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?p=35424"},"modified":"2026-02-25T15:24:53","modified_gmt":"2026-02-25T08:24:53","slug":"menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/","title":{"rendered":"Menilik Sejarah Perubahan Kiblat dan Konsep Umat Wasathan"},"content":{"rendered":"<p>ums.ac.id, SURAKARTA &#8211; Sejarah perubahan kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka&#8217;bah dijelaskan dalam QS Al-Baqarah. Dosen Ilmu Quran dan Tafsir (IQT) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr, Ainur Rha\u2019in, S.Th.I., M.Th.I., menerangkan turunnya QS Al-Baqarah ayat 142-152 tentang perintah atas perubahan kiblat umat Muslim.<\/p>\n<figure id=\"attachment_28542\" aria-describedby=\"caption-attachment-28542\" style=\"width: 1920px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-28542\" src=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/08\/Kajian-Tafsir-UMS-Kupas-Strategi-Dakwah-Nabi-Nuh-di-Tengah-Penolakan-Kaumnya-2.jpg\" alt=\"Dr. Ainur Rha'in, S.Th.I, M.Th.I\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-28542\" class=\"wp-caption-text\">Dr. Ainur Rha&#8217;in, S.Th.I, M.Th.I<\/figcaption><\/figure>\n<p>Rha\u2019in, sapaan akrabnya, menjelaskan pada ayat 142 menjelaskan tentang tahwil kiblat (perubahan kiblat) dari Baitul Maqdis menuju Ka\u2019bah. Pengubahan kiblat tersebut atas perintah Allah secara langsung kepada Nabi Muhammad.<\/p>\n<p>Allah juga mengabarkan akan datang cemoohan dari kaum Yahudi perihal perintah perubahan kiblat. Maka Allah menurunkan ayat ini untuk menghalau cemoohan kaum Yahudi. Hal ini menunjukkan kekuasaan Allah SWT dalam mengendalikan siklus perputaran ruang dan waktu.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-35427\" src=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/02\/news.ums_.ac_.id-Menilik-Sejarah-Perubahan-Kiblat-dan-Konsep-Umat-Wasathan-2.jpeg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><\/p>\n<p>\u201cAyat ini menjadi deklarasi teologis\/Ketuhanan tentang kedaulatan dan kekuasaan Allah atas ruang dan waktu. Semua arah adalah milik Allah dan dalam kendalinya,\u201d paparnya, Rabu (25\/2).<\/p>\n<p>Pada ayat 143 menjelaskan tentang umat Wasathan. Dalam tafsir At-thobari, istilah ummatan wasathan dimaknai sebagai umat pilihan yang adil, yaitu tidak condong pada sikap berlebihan maupun kekurangan. Rha\u2019in juga menerangkan ada lima prinsip wasathiyah:<\/p>\n<p>1. Adil, tidak condong kemanapun<br \/>\n2. Tawazun (keseimabangan) artinya beragama dalam Islam harus imbang pada segala aspek.<br \/>\n3. Tasamuh (toleransi). Dalam konteks sesama Muslim, menghargai adanya perbedaan di kalangan umat Islam. Dalam konteks Nonmuslim, adanya kestabilan hidup beragama dalam masyarakat.<br \/>\n4. Maslahat (kebaikan). Islam hadir dengan membawa kemaslahatan untuk seluruh umat.<br \/>\n5. Khoiru ummah. Dasar untuk menjadi khoiru ummah yaitu, ilmu sebagai fondasi pada diri manusia.<\/p>\n<p>Rha\u2019in mengatakan bahwa Allah menjadikan umat Muhammad sebagai umat Wasathan, yang nantinya diproyeksikan menjadi pusat kemajuan peradaban dengan landasan rahmat Allah.<\/p>\n<p>\u201cUmat Islam menjadi pusat keseimbangan peradaban dan menjadi pilar pembangunan peradaban yang memancarkan rahmat,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, ayat 144 menceritakan sejarah perubahan kiblat. Menurut tafsir ibnu katsir, Rasulullah SAW selalu menengadahkan wajahnya ke langit, berharap kepada Allah untuk mengubah arah kiblat ke Ka\u2019bah agar tidak terbawa dalam bayang-bayang orang Yahudi. Hingga pada akhirnya, Allah mengabulkan keinginan Rasulullah untuk adanya perubahan kiblat. Ayat ini juga menyinggung adanya penolakan kebenaran perubahan kiblat pada kalangan ahlul kitab saat itu.<\/p>\n<p>\u201cAhlul kitab mengetahui akan kebenaran perubahan kiblat saat itu, akan tetapi mereka menyembunyikan dan menolak persoalan tersebut, karena didasari dengki terhadap kaum muslimin,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Pada ayat 145 terdapat penegasan kembali mengenai kebenaran perubahan kiblat. Walaupun ahlul kitab tidak mengikuti kiblat umat Islam karena atas faktor nabi terakhir bukan dari keturunan mereka, menurut Rha\u2019in, permasalahan kiblat dapat diqiyaskan dalam hidup beragama, bahwa beragama harus sesuai dengan pedoman yang telah diajarkan.<\/p>\n<p>\u201cKiblat dalam beragama Islam adalah Al-Quran dan hadits, maka tidak ada kiblat lain dalam beragama Islam selain Al-Quran dan hadits,\u201d kata Rhain.<\/p>\n<p>Ayat 146 menjelaskan gamblang pemahaman orang Yahudi dan Nasrani tentang sifat-sifat nabi Muhammad jauh sebelum nabi Muhammad lahir yang telah dijelaskan dalam kitab Taurat dan Injil, kitab pedoman mereka. Namun, mereka menutupi kebenaran-kebenaran tersebut.<\/p>\n<p>Sesuai dengan ayat 147 bahwa setiap apa yang disampaikan Rasulullah merupakan kebenaran mutlak yang bersumber dari Allah SWt. Maka, tidak ada keraguan atas apa yang disampaikan Rasulullah.<\/p>\n<p>Selanjutnya, ayat 148 menyatakan adanya perbedaan kiblat pada setiap umat. Seperti halnya orang kapitalis melihat Adam Smith menjadi kiblat mereka, orang sosialis\/komunis menjadikan Karl Marx sebagai kiblat mereka. Maka Rha\u2019in melalui ayat ini menegaskan sebagai orang Islam harus berlomba-lomba dalam segala aspek dengan berkiblat pada tuntunan Nabi Muhammad.<\/p>\n<p>\u201cUmat Islam harus berlomba-lomba atau bersaing pada kemajuan dalam segala lini sesuai dengan ajaran Rasulullah,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ayat 149, Allah SWT kembali menegaskan untuk menghadap kiblat (Masjidil Haram) dalam melaksanakan ibadah, agar umat Muslim selalu ingat adanya perubahan kiblat, yang baru terjadi saat itu.<\/p>\n<p>Pada ayat 150 terdapat pengulangan ayat sebelumnya yang menunjukkan pentingnya kesatuan arah sebagai simbol kesatuan umat. Ka\u2019bah menjadi titik sentral yang menyatukan orang beriman dalam satu orientasi ibadah.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ayat 151 menguraikan empat visi Rasulullah diutus ke bumi. Pertama, menyampaikan wahyu secara utuh. Kedua, takziyah atau penyucian jiwa dari kesyirikan. Ketiga, mengajarkan Al-quran dan Al-hadits kepada umatnya yang telah bersih jiwanya. Keempat, mengajarkan pengetahuan yang belum diketahui oleh umatnya.<\/p>\n<p>Ayat 152, menjelaskan perintah untuk mengingat Allah dan selalu bersyukur atas kenikmatan yang telah diberikannya. Maka, Rha\u2019in mengatakan bahwa keharmonisan hubungan dengan Allah dibangun atas dua pilar tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKetika kita selalu mengingat Allah dan kehidupan dipenuhi dengan rasa syukur. Maka, ketenangan dan kenikmatan akan meluncur deras pada kehidupan kita,\u201d tutupnya. (Affiq\/Humas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ums.ac.id, SURAKARTA &#8211; Sejarah perubahan kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka&#8217;bah dijelaskan dalam QS Al-Baqarah. Dosen Ilmu Quran dan Tafsir (IQT) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr, Ainur Rha\u2019in, S.Th.I., M.Th.I., menerangkan turunnya QS Al-Baqarah ayat 142-152 tentang perintah atas perubahan kiblat umat Muslim. Rha\u2019in, sapaan akrabnya, menjelaskan pada ayat 142 menjelaskan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":35426,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[235,11],"class_list":["post-35424","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-kajian-tafsir-al-quran","tag-terkini","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Menilik Sejarah Perubahan Kiblat dan Konsep Umat Wasathan - Berita UMS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menilik Sejarah Perubahan Kiblat dan Konsep Umat Wasathan - Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ums.ac.id, SURAKARTA &#8211; Sejarah perubahan kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka&#8217;bah dijelaskan dalam QS Al-Baqarah. Dosen Ilmu Quran dan Tafsir (IQT) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr, Ainur Rha\u2019in, S.Th.I., M.Th.I., menerangkan turunnya QS Al-Baqarah ayat 142-152 tentang perintah atas perubahan kiblat umat Muslim. Rha\u2019in, sapaan akrabnya, menjelaskan pada ayat 142 menjelaskan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-25T08:24:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/02\/news.ums_.ac_.id-Menilik-Sejarah-Perubahan-Kiblat-dan-Konsep-Umat-Wasathan.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas UMS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas UMS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas UMS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\"},\"headline\":\"Menilik Sejarah Perubahan Kiblat dan Konsep Umat Wasathan\",\"datePublished\":\"2026-02-25T08:24:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\\\/\"},\"wordCount\":723,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/02\\\/news.ums_.ac_.id-Menilik-Sejarah-Perubahan-Kiblat-dan-Konsep-Umat-Wasathan.jpeg\",\"keywords\":[\"Kajian Tafsir Al-Qur'an\",\"Terkini\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\\\/\",\"name\":\"Menilik Sejarah Perubahan Kiblat dan Konsep Umat Wasathan - Berita UMS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/02\\\/news.ums_.ac_.id-Menilik-Sejarah-Perubahan-Kiblat-dan-Konsep-Umat-Wasathan.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-02-25T08:24:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/02\\\/news.ums_.ac_.id-Menilik-Sejarah-Perubahan-Kiblat-dan-Konsep-Umat-Wasathan.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/02\\\/news.ums_.ac_.id-Menilik-Sejarah-Perubahan-Kiblat-dan-Konsep-Umat-Wasathan.jpeg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Ilustrasi Ka'bah. Sumber istockphoto.com\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menilik Sejarah Perubahan Kiblat dan Konsep Umat Wasathan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Berita UMS\",\"description\":\"Mencerahkan Unggul Mendunia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Berita UMS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Berita UMS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/umsofficialid\\\/?locale=id_ID\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\",\"name\":\"Humas UMS\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/news.ums.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/author\\\/adn466\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menilik Sejarah Perubahan Kiblat dan Konsep Umat Wasathan - Berita UMS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Menilik Sejarah Perubahan Kiblat dan Konsep Umat Wasathan - Berita UMS","og_description":"ums.ac.id, SURAKARTA &#8211; Sejarah perubahan kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka&#8217;bah dijelaskan dalam QS Al-Baqarah. Dosen Ilmu Quran dan Tafsir (IQT) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr, Ainur Rha\u2019in, S.Th.I., M.Th.I., menerangkan turunnya QS Al-Baqarah ayat 142-152 tentang perintah atas perubahan kiblat umat Muslim. Rha\u2019in, sapaan akrabnya, menjelaskan pada ayat 142 menjelaskan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/","og_site_name":"Berita UMS","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID","article_published_time":"2026-02-25T08:24:53+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/02\/news.ums_.ac_.id-Menilik-Sejarah-Perubahan-Kiblat-dan-Konsep-Umat-Wasathan.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas UMS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas UMS","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/"},"author":{"name":"Humas UMS","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7"},"headline":"Menilik Sejarah Perubahan Kiblat dan Konsep Umat Wasathan","datePublished":"2026-02-25T08:24:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/"},"wordCount":723,"publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/02\/news.ums_.ac_.id-Menilik-Sejarah-Perubahan-Kiblat-dan-Konsep-Umat-Wasathan.jpeg","keywords":["Kajian Tafsir Al-Qur'an","Terkini"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/","name":"Menilik Sejarah Perubahan Kiblat dan Konsep Umat Wasathan - Berita UMS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/02\/news.ums_.ac_.id-Menilik-Sejarah-Perubahan-Kiblat-dan-Konsep-Umat-Wasathan.jpeg","datePublished":"2026-02-25T08:24:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/#primaryimage","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/02\/news.ums_.ac_.id-Menilik-Sejarah-Perubahan-Kiblat-dan-Konsep-Umat-Wasathan.jpeg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/02\/news.ums_.ac_.id-Menilik-Sejarah-Perubahan-Kiblat-dan-Konsep-Umat-Wasathan.jpeg","width":1920,"height":1080,"caption":"Ilustrasi Ka'bah. Sumber istockphoto.com"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/menilik-sejarah-perubahan-kiblat-dan-konsep-umat-wasathan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menilik Sejarah Perubahan Kiblat dan Konsep Umat Wasathan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","name":"Berita UMS","description":"Mencerahkan Unggul Mendunia","publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization","name":"Berita UMS","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Berita UMS"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7","name":"Humas UMS","sameAs":["http:\/\/news.ums.ac.id"],"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/author\/adn466\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35424","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35424"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35424\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35428,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35424\/revisions\/35428"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35426"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35424"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35424"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35424"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}