{"id":35527,"date":"2026-03-02T13:39:41","date_gmt":"2026-03-02T06:39:41","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?p=35527"},"modified":"2026-03-02T13:39:41","modified_gmt":"2026-03-02T06:39:41","slug":"tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/","title":{"rendered":"Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang"},"content":{"rendered":"<p>ums.ac.d, SURAKARTA &#8211; Fenomena olahraga yang viral di media sosial kian marak di kalangan generasi muda. Mulai dari gym, fun run, thrill run, hingga olahraga paddle, linimasa dipenuhi unggahan keringat, outfit olahraga, hingga tangkapan layar aplikasi lari. Pertanyaannya, apakah tren ini lahir dari kesadaran hidup sehat atau sekadar FOMO (fear of missing out) semata.<\/p>\n<p>Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or., menilai fenomena tersebut memiliki dua sisi yang perlu disikapi secara bijak.<\/p>\n<p>\u201cOlahraga yang sedang viral bisa menjadi pintu positif ketika muncul dari kesadaran diri untuk bergerak. Karena sejatinya olahraga adalah investasi jangka panjang, bukan sekadar aktivitas sesaat,\u201d ujarnya, Senin, (2\/3).<\/p>\n<figure id=\"attachment_35529\" aria-describedby=\"caption-attachment-35529\" style=\"width: 1920px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-35529\" src=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/03\/Tren-Olahraga-di-Media-Sosial_-Antara-FOMO-dan-Investasi-Kesehatan-Jangka-Panjang.jpg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-35529\" class=\"wp-caption-text\">Ketua Program Studi Penjas FKIP UMS, Dr. Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or<\/figcaption><\/figure>\n<p>Menurut Eko, tren olahraga yang berganti-ganti mulai dari gym, fun run, hingga kini paddle tidak sepenuhnya negatif. Media sosial bahkan bisa menjadi pemantik awal seseorang untuk mulai aktif bergerak. Namun, ia mengingatkan bahwa motivasi yang hanya didorong tren berpotensi menimbulkan masalah.<\/p>\n<p>\u201cKalau hanya reaktif karena melihat teman unggah Strava 10 kilometer lalu kita langsung daftar lari 15 kilometer tanpa persiapan, itu berbahaya. Olahraga harus terukur dan terstruktur,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ia mengibaratkan tubuh seperti galon yang hanya mampu menampung tiga liter, tetapi dipaksa diisi lima liter. Akibatnya, justru \u201cpecah\u201d atau dalam istilah olahraga disebut overtraining.<\/p>\n<p>Eko menekankan bahwa olahraga harus dilakukan secara step by step. Jika targetnya mampu berlari 5 kilometer, maka latihan dimulai dari 1 kilometer, kemudian meningkat secara bertahap.<\/p>\n<p>\u201cOtot perlu adaptasi anatomi. Tubuh harus dikenalkan dulu dengan beban yang akan diterima. Dalam kepelatihan ada istilah set dan repetisi. Semua itu disusun untuk mencapai goal yang jelas,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, bahkan atlet profesional pun menjalani tahapan kondisi fisik umum, kondisi fisik khusus, pra-kompetisi, hingga kompetisi untuk mencapai puncak prestasi. Artinya, konsistensi dan struktur adalah kunci, bukan semangat sesaat.<\/p>\n<p>Di era digital, pengaruh media sosial terhadap perilaku olahraga generasi muda sangat besar. Bangun tidur, membuka gawai, lalu melihat teman sudah berlari pagi akan mendorong seseorang untuk ikut bergerak dari sisi psikologis.<\/p>\n<p>\u201cMedia sosial sangat mempengaruhi. Bisa jadi awalnya hanya gengsi, tapi itu tetap bisa menjadi pintu masuk positif,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Namun, ia mengingatkan agar olahraga tidak semata-mata mengejar validasi sosial. Jika motivasi hanya bersifat eksternal, maka ketika tren meredup, semangat pun ikut hilang. Dampaknya bukan hanya fisik, tetapi juga psikologis muncul rasa minder atau enggan memulai kembali.<\/p>\n<p>Sebaliknya, ketika seseorang merasa \u201cbersalah\u201d jika tidak berolahraga, menurut Eko itu justru pertanda positif. \u201cArtinya sudah mulai menjadi kebutuhan dan habit. Tujuannya bukan lagi sekadar psikologis karena tren, tapi memang kebutuhan tubuh,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Bagi generasi muda dengan aktivitas padat kuliah, organisasi, dan pekerjaan Eko menyarankan untuk tidak memaksakan jenis olahraga tertentu. Yang terpenting adalah mulai bergerak.<\/p>\n<p>\u201cTidak usah sulit-sulit. Mau jalan keliling komplek, push-up, sit-up, atau sekadar peregangan setelah bangun tidur, itu sudah bagus. Yang penting mau bergerak dulu,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia juga mendorong mahasiswa mencari komunitas yang sesuai minat. Komunitas dapat menjadi faktor pendorong konsistensi, sekaligus menghadirkan suasana menyenangkan dalam berolahraga.<\/p>\n<p>Eko sepakat bahwa olahraga ringan namun konsisten jauh lebih baik daripada olahraga berat yang hanya bertahan sesaat. Analogi sederhana yang ia gunakan adalah makan sedikit setiap hari lebih baik daripada makan sekaligus dalam jumlah besar seminggu sekali.<\/p>\n<p>\u201cOlahraga kecil-kecil tapi rutin akan menjaga metabolisme tubuh tetap stabil. Daripada satu minggu tidak olahraga, lalu sekali olahraga langsung berat dan akhirnya overtraining,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa overtraining dapat memengaruhi otot, kapasitas paru-paru, hingga jantung. Bahkan kualitas tidur pun bisa terganggu, yang akhirnya berdampak pada motivasi berolahraga.<\/p>\n<p>Di akhir perbincangan, Eko menyebut olahraga sebagai \u201cobat alami\u201d yang murah dan mudah diakses. Agar manfaatnya optimal, perlu pemahaman akan esensi, manfaat, serta risiko setiap jenis olahraga.<\/p>\n<p>\u201cCari tahu dulu manfaatnya apa, risikonya apa, sesuaikan dengan kapasitas diri. Kalau sudah jadi kebutuhan, maka olahraga akan menjadi habit yang tidak terputus,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Fenomena olahraga viral memang tidak bisa dihindari di era media sosial. Namun, lanjut dosen UMS itu, dengan pendekatan yang terukur, terstruktur, dan berbasis kesadaran diri, tren tersebut justru dapat menjadi langkah awal menuju kesehatan jangka panjang. (Fika\/Humas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ums.ac.d, SURAKARTA &#8211; Fenomena olahraga yang viral di media sosial kian marak di kalangan generasi muda. Mulai dari gym, fun run, thrill run, hingga olahraga paddle, linimasa dipenuhi unggahan keringat, outfit olahraga, hingga tangkapan layar aplikasi lari. Pertanyaannya, apakah tren ini lahir dari kesadaran hidup sehat atau sekadar FOMO (fear of missing out) semata. Ketua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":35528,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,287],"tags":[129,279,9,11],"class_list":["post-35527","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kata-pakar","tag-fkip","tag-kata-pakar","tag-opini","tag-terkini","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang - Berita UMS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang - Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ums.ac.d, SURAKARTA &#8211; Fenomena olahraga yang viral di media sosial kian marak di kalangan generasi muda. Mulai dari gym, fun run, thrill run, hingga olahraga paddle, linimasa dipenuhi unggahan keringat, outfit olahraga, hingga tangkapan layar aplikasi lari. Pertanyaannya, apakah tren ini lahir dari kesadaran hidup sehat atau sekadar FOMO (fear of missing out) semata. Ketua [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-02T06:39:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/03\/Tren-Olahraga-di-Media-Sosial_-Antara-FOMO-dan-Investasi-Kesehatan-Jangka-Panjang-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas UMS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas UMS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas UMS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\"},\"headline\":\"Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang\",\"datePublished\":\"2026-03-02T06:39:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\\\/\"},\"wordCount\":685,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/03\\\/Tren-Olahraga-di-Media-Sosial_-Antara-FOMO-dan-Investasi-Kesehatan-Jangka-Panjang-2.jpg\",\"keywords\":[\"Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan\",\"Kata Pakar\",\"Opini\",\"Terkini\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Kata Pakar\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\\\/\",\"name\":\"Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang - Berita UMS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/03\\\/Tren-Olahraga-di-Media-Sosial_-Antara-FOMO-dan-Investasi-Kesehatan-Jangka-Panjang-2.jpg\",\"datePublished\":\"2026-03-02T06:39:41+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/03\\\/Tren-Olahraga-di-Media-Sosial_-Antara-FOMO-dan-Investasi-Kesehatan-Jangka-Panjang-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/03\\\/Tren-Olahraga-di-Media-Sosial_-Antara-FOMO-dan-Investasi-Kesehatan-Jangka-Panjang-2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Ilustrasi Olahraga Padel. Foto: Canva\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Berita UMS\",\"description\":\"Mencerahkan Unggul Mendunia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Berita UMS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Berita UMS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/umsofficialid\\\/?locale=id_ID\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\",\"name\":\"Humas UMS\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/news.ums.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/author\\\/adn466\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang - Berita UMS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang - Berita UMS","og_description":"ums.ac.d, SURAKARTA &#8211; Fenomena olahraga yang viral di media sosial kian marak di kalangan generasi muda. Mulai dari gym, fun run, thrill run, hingga olahraga paddle, linimasa dipenuhi unggahan keringat, outfit olahraga, hingga tangkapan layar aplikasi lari. Pertanyaannya, apakah tren ini lahir dari kesadaran hidup sehat atau sekadar FOMO (fear of missing out) semata. Ketua [&hellip;]","og_url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/","og_site_name":"Berita UMS","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID","article_published_time":"2026-03-02T06:39:41+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/03\/Tren-Olahraga-di-Media-Sosial_-Antara-FOMO-dan-Investasi-Kesehatan-Jangka-Panjang-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas UMS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas UMS","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/"},"author":{"name":"Humas UMS","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7"},"headline":"Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang","datePublished":"2026-03-02T06:39:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/"},"wordCount":685,"publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/03\/Tren-Olahraga-di-Media-Sosial_-Antara-FOMO-dan-Investasi-Kesehatan-Jangka-Panjang-2.jpg","keywords":["Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan","Kata Pakar","Opini","Terkini"],"articleSection":["Berita","Kata Pakar"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/","name":"Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang - Berita UMS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/03\/Tren-Olahraga-di-Media-Sosial_-Antara-FOMO-dan-Investasi-Kesehatan-Jangka-Panjang-2.jpg","datePublished":"2026-03-02T06:39:41+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/#primaryimage","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/03\/Tren-Olahraga-di-Media-Sosial_-Antara-FOMO-dan-Investasi-Kesehatan-Jangka-Panjang-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/03\/Tren-Olahraga-di-Media-Sosial_-Antara-FOMO-dan-Investasi-Kesehatan-Jangka-Panjang-2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Ilustrasi Olahraga Padel. Foto: Canva"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/tren-olahraga-di-media-sosial-antara-fomo-dan-investasi-kesehatan-jangka-panjang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tren Olahraga di Media Sosial: Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","name":"Berita UMS","description":"Mencerahkan Unggul Mendunia","publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization","name":"Berita UMS","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Berita UMS"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7","name":"Humas UMS","sameAs":["http:\/\/news.ums.ac.id"],"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/author\/adn466\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35527","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35527"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35527\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35530,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35527\/revisions\/35530"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35528"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35527"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35527"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35527"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}