{"id":36642,"date":"2026-04-20T15:01:09","date_gmt":"2026-04-20T08:01:09","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?p=36642"},"modified":"2026-04-22T13:45:10","modified_gmt":"2026-04-22T06:45:10","slug":"meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/","title":{"rendered":"Meneladani Surat Al-Mujadilah, Bukti Manusia dalam Pengawasan Allah SWT"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/www.ums.ac.id\/\"><strong>ums.ac.id, SURAKARTA<\/strong><\/a> &#8211; Banyak sekali manusia yang lalai akan syariat Allah SWT. Terkadang mereka melakukan segala sesuatu untuk memenuhi kesenangan semata yang keluar batas syariat. Dengan berbagai variasi cara mereka lakukan, yang secara diam-diam atau yang nampak jelas.<\/p>\n<p>Padahal Allah SWT adalah tuhan Maha Tahu segala sesuatu apapun, bahkan amalan yang masih dalam hati manusia Allah mengetahuinya. Dr. Ainur Rha\u2019in, S.Th.I., M.Th.I., Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengajak untuk merefleksikan kembali kekuasaan Allah SWT melalui QS. Al-Mujadilah ayat 5-8.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan ayat kelima tentang konsekuensi manusia yang melanggar syariat Allah. Manusia akan dihinakan di dunia dan akhirat atas perbuatannya yang melanggar syariat Allah SWT.<\/p>\n<p>\u201cKonsekuensi orang yang melanggar syariat akan dihinakan oleh Allah SWT,\u201d jelasnya, Senin (20\/4).<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-36644\" src=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/04\/Meneladani-Surat-Al-Mujadilah-Bukti-Manusia-dalam-Pengawasan-Allah-SWT.jpg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><\/p>\n<p>Ainur Rhain menganalogikan orang yang berbuat dosa seperti orang yang berpakaian kotor yang tidak berani keluar dalam kerumunan. Menurutnya, secara sadar manusia jika melakukan sebuah dosa akan merasa dirinya malu untuk berbaur dengan masyarakat lain.<\/p>\n<p>\u201cAnalogi orang yang melakukan dosa seperti orang yang berpakain kotor yang malu untuk keluar di keramaian masyarakat. Orang itu akan keluar jika pakaiannya sudah suci atau dalam artian dia akan berani membaur dengan masyarakat jika telah bertaubat,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Fenomena orang-orang yang melanggar syariat terjadi berulang-ulang. Menurut Ainur, Allah menurunkan Al-Qur\u2019an sebagai penjelas hukum-hukum syariat secara komprehensif.<\/p>\n<p>\u201cAl-Qur\u2019an turun sebagai pedoman hukum umat manusia sebagai pertimbangan dalam melakukan sebuah amalan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Selain itu, keberadaan dunia adalah sebagai tempat kehidupan sementara seluruh makhluk Allah, sedangkan akhirat adalah tempat kehidupan makhluk Allah yang kekal. Ainur Rhain pada ayat keenam menjelaskan bahwa Allah akan membangkitan seluruh makhluknya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_35957\" aria-describedby=\"caption-attachment-35957\" style=\"width: 1920px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-35957\" src=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/03\/news.ums_.ac_.id-Ribuan-Jamaah-Ikut-Salat-Idulfitri-di-Edutorium-UMS-Seruan-Istikamah-Menguat-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-35957\" class=\"wp-caption-text\">Dosen IQT FAI UMS, Dr. Ainur Rha&#8217;in, S.Th.I., M.Th.I.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Penafsiran dari ayat tersebut adalah ada masa di mana manusia akan dibangkitkan secara kolektif untuk mempertanggungjawabkan amalan kita, sebagai penentu kehidupan abadi kita di surga atau neraka. Ia juga menjelaskan bahwa Allah akan mengabarkan hitungan segala amalan manusia yang tercatat dalam satu buku, sehingga manusia tidak akan mengelabui kekuasaan Allah.<\/p>\n<p>\u201cBuat apa merasa angkuh dengan kekayaan atau kekuasaan, jika nanti di akhirat kita disamaratakan tanpa memandang harta dan kekuasaan, tapi memandang amalan siapa yang paling mulia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ainur Rhain juga menyoroti tingkah manusia yang merasa memiliki rasa kebebasan penuh di dunia, padahal kebebasan tersebut bukanlah kebebasan yang mutlak, setiap tindakan dan amalan manusia berada dalam cakrawala ilmu dan kesaksian Allah.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ketika buku amalan itu diperlihatkan, manusia sadar dirinya tidak layak untuk masuk surga, tapi Allah mengatakan \u201cSeperti di saat kamu di dunia dosamu saya tutupi. Maka, di sini (akhirat) dosamu saya maafkan\u201d.<\/p>\n<p>\u201cJangan jadi orang mujahir (orang yang menampakkan dosa), karena Allah menutupi segala perbuatan dosa manusia di dunia,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Pada penjelasan ayat ketujuh dan kedelapan, Rha\u2019in menerangkan bahwa kedua ayat tersebut dibuka dengan pertanyaan retoris \u0627\u064e\u0644\u064e\u0645\u0652 \u062a\u064e\u0631\u064e (Apakah kamu tidak memperhatikan). Dalam bahasa Arab kalimat tersebut merupakan kalimat istifham taqriri yang berarti kalimat pertanyaan yang bertujuan untuk penegasan sesuatu yang sudah pasti.<\/p>\n<p>Dua ayat tersebut menyoroti kebiasaan pembicaraan rahasia. Menurut Ainur Rha\u2019in, pembicaraan rahasia merupakan kebiasaan orang kafir zaman dahulu, yang bertujuan untuk mengolok-olok nabi dan menghancurkan ukhuwah kaum muslim. Sehingga ayat ini turun sebagai counter atau tameng untuk membendung perbuatan orang-orang kafir.<\/p>\n<p>\u201cAyat tujuh dan delapan sebagai penangkal keinginan umat kafir untuk memecah belah umat muslim,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Di zaman perkembangan teknologi seperti saat ini, Ainur Rha\u2019in berpesan untuk tidak membuat grup atau kelompok kecil di platform digital yang bertujuan buruk.<\/p>\n<p>\u201cDalam konteks saat ini jangan membuat grup atau kelompok yang tujuannya eksis untuk membuat kegaduhan dan perbuatan buruk yang lainnya di platform digital, seperti WhatsApp, Instagram, dan lain sebagainya,\u201d tutupnya. (Affiq\/Humas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ums.ac.id, SURAKARTA &#8211; Banyak sekali manusia yang lalai akan syariat Allah SWT. Terkadang mereka melakukan segala sesuatu untuk memenuhi kesenangan semata yang keluar batas syariat. Dengan berbagai variasi cara mereka lakukan, yang secara diam-diam atau yang nampak jelas. Padahal Allah SWT adalah tuhan Maha Tahu segala sesuatu apapun, bahkan amalan yang masih dalam hati manusia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":36643,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[11],"class_list":["post-36642","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-terkini","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Meneladani Surat Al-Mujadilah, Bukti Manusia dalam Pengawasan Allah SWT - Berita UMS<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"ums.ac.id, SURAKARTA - Banyak sekali manusia yang lalai akan syariat Allah SWT. Terkadang mereka melakukan segala sesuatu untuk memenuhi kesenangan semata yang keluar batas syariat. Dengan berbagai variasi cara mereka lakukan, yang secara diam-diam atau yang nampak jelas.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Meneladani Surat Al-Mujadilah, Bukti Manusia dalam Pengawasan Allah SWT - Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ums.ac.id, SURAKARTA - Banyak sekali manusia yang lalai akan syariat Allah SWT. Terkadang mereka melakukan segala sesuatu untuk memenuhi kesenangan semata yang keluar batas syariat. Dengan berbagai variasi cara mereka lakukan, yang secara diam-diam atau yang nampak jelas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita UMS\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-20T08:01:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-22T06:45:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/04\/Meneladani-Surat-Al-Mujadilah-Bukti-Manusia-dalam-Pengawasan-Allah-SWT-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas UMS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas UMS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas UMS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\"},\"headline\":\"Meneladani Surat Al-Mujadilah, Bukti Manusia dalam Pengawasan Allah SWT\",\"datePublished\":\"2026-04-20T08:01:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-22T06:45:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\\\/\"},\"wordCount\":616,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/04\\\/Meneladani-Surat-Al-Mujadilah-Bukti-Manusia-dalam-Pengawasan-Allah-SWT-2.jpg\",\"keywords\":[\"Terkini\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\\\/\",\"name\":\"Meneladani Surat Al-Mujadilah, Bukti Manusia dalam Pengawasan Allah SWT - Berita UMS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/04\\\/Meneladani-Surat-Al-Mujadilah-Bukti-Manusia-dalam-Pengawasan-Allah-SWT-2.jpg\",\"datePublished\":\"2026-04-20T08:01:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-22T06:45:10+00:00\",\"description\":\"ums.ac.id, SURAKARTA - Banyak sekali manusia yang lalai akan syariat Allah SWT. Terkadang mereka melakukan segala sesuatu untuk memenuhi kesenangan semata yang keluar batas syariat. Dengan berbagai variasi cara mereka lakukan, yang secara diam-diam atau yang nampak jelas.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/04\\\/Meneladani-Surat-Al-Mujadilah-Bukti-Manusia-dalam-Pengawasan-Allah-SWT-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2026\\\/04\\\/Meneladani-Surat-Al-Mujadilah-Bukti-Manusia-dalam-Pengawasan-Allah-SWT-2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Ilustrasi pengawasan. (Foto Canva)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/berita\\\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Meneladani Surat Al-Mujadilah, Bukti Manusia dalam Pengawasan Allah SWT\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Berita UMS\",\"description\":\"Mencerahkan Unggul Mendunia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Berita UMS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/08\\\/logo-news-ums-v2.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Berita UMS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/umsofficialid\\\/?locale=id_ID\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7\",\"name\":\"Humas UMS\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/news.ums.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/news.ums.ac.id\\\/id\\\/author\\\/adn466\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Meneladani Surat Al-Mujadilah, Bukti Manusia dalam Pengawasan Allah SWT - Berita UMS","description":"ums.ac.id, SURAKARTA - Banyak sekali manusia yang lalai akan syariat Allah SWT. Terkadang mereka melakukan segala sesuatu untuk memenuhi kesenangan semata yang keluar batas syariat. Dengan berbagai variasi cara mereka lakukan, yang secara diam-diam atau yang nampak jelas.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Meneladani Surat Al-Mujadilah, Bukti Manusia dalam Pengawasan Allah SWT - Berita UMS","og_description":"ums.ac.id, SURAKARTA - Banyak sekali manusia yang lalai akan syariat Allah SWT. Terkadang mereka melakukan segala sesuatu untuk memenuhi kesenangan semata yang keluar batas syariat. Dengan berbagai variasi cara mereka lakukan, yang secara diam-diam atau yang nampak jelas.","og_url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/","og_site_name":"Berita UMS","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID","article_published_time":"2026-04-20T08:01:09+00:00","article_modified_time":"2026-04-22T06:45:10+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/04\/Meneladani-Surat-Al-Mujadilah-Bukti-Manusia-dalam-Pengawasan-Allah-SWT-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas UMS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas UMS","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/"},"author":{"name":"Humas UMS","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7"},"headline":"Meneladani Surat Al-Mujadilah, Bukti Manusia dalam Pengawasan Allah SWT","datePublished":"2026-04-20T08:01:09+00:00","dateModified":"2026-04-22T06:45:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/"},"wordCount":616,"publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/04\/Meneladani-Surat-Al-Mujadilah-Bukti-Manusia-dalam-Pengawasan-Allah-SWT-2.jpg","keywords":["Terkini"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/","name":"Meneladani Surat Al-Mujadilah, Bukti Manusia dalam Pengawasan Allah SWT - Berita UMS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/04\/Meneladani-Surat-Al-Mujadilah-Bukti-Manusia-dalam-Pengawasan-Allah-SWT-2.jpg","datePublished":"2026-04-20T08:01:09+00:00","dateModified":"2026-04-22T06:45:10+00:00","description":"ums.ac.id, SURAKARTA - Banyak sekali manusia yang lalai akan syariat Allah SWT. Terkadang mereka melakukan segala sesuatu untuk memenuhi kesenangan semata yang keluar batas syariat. Dengan berbagai variasi cara mereka lakukan, yang secara diam-diam atau yang nampak jelas.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/#primaryimage","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/04\/Meneladani-Surat-Al-Mujadilah-Bukti-Manusia-dalam-Pengawasan-Allah-SWT-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/04\/Meneladani-Surat-Al-Mujadilah-Bukti-Manusia-dalam-Pengawasan-Allah-SWT-2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Ilustrasi pengawasan. (Foto Canva)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/berita\/meneladani-surat-al-mujadilah-bukti-manusia-dalam-pengawasan-allah-swt\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Meneladani Surat Al-Mujadilah, Bukti Manusia dalam Pengawasan Allah SWT"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","name":"Berita UMS","description":"Mencerahkan Unggul Mendunia","publisher":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#organization","name":"Berita UMS","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","contentUrl":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/08\/logo-news-ums-v2.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Berita UMS"},"image":{"@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/umsofficialid\/?locale=id_ID"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/685558eb10f5715113bc9a1fccfd82c7","name":"Humas UMS","sameAs":["http:\/\/news.ums.ac.id"],"url":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/author\/adn466\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36642"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36642\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36645,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36642\/revisions\/36645"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ums.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}