You are currently viewing Mindset Lompat Jauh UMS Menuju World Class University

Mindset Lompat Jauh UMS Menuju World Class University

ums.ac.id, SURAKARTA -Terus mengali ide baru, Badan Perencanaan dan Pengembangan (BPP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seminar Pondok Transformasi Series-1, bertema “Membangun Mindset Pengelolaan Perguruan Tinggi Menuju World Class University”.

Agenda tersebut dilangsungkan pada Sabtu (25/2) di Ruang Pertemuan Gedung Edutorium K.H. Ahmad Dahlan UMS, dan juga secara online melalui zoom meeting.

Dalam membedah tema tersebut, BPP UMS menghadirkan Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UMS, Dr., M., Aditya Warman, M.B.A, yang sekaligus sebagai Dewan Pengawas BPJS Ketengakerjaan.

Rektor UMS Prof., Dr., Sofyan Anif, M.Si, mengungkapkan bagi kampus swasta, mindset pemeringkatan itu adalah hal yang penting. Dia juga menyampaikan bahwa proses menuju pemeringkatan adalah yang harus dikejar oleh UMS dengan menggencarkan akreditasi, SDM, serta akselerasi penambahan jumlah doktor.

“Ini mindset yang kita bangun maksudnya kita memberikan pemahaman visi, tentang strategi, tentang capaian UMS itu kepada seluruh stakeholder yang ada, seluruh komponen yang ada di UMS itu sekalipun itu kepada cleaning service dan sebagainya.”

Baca Juga 169 Mahasiswa Baru Pascasarjana UMS ikuti Orientasi

Karena menurut dia, pemahaman mengenai strategi dan capaian UMS masih pada taraf para pejabat teras di kampus.

Adapun, M. Aditya Warman menyampaikan pandangannya agak berbeda, menurutnya UMS seharusnya berpikir untuk melompat jauh, bukan melompat tinggi.

“Bersiap melompat jauh adalah cara pandang world class university. Melompat jauh penting karena itu menjaga sustainability,” tegasnya.

Baginya, jika membicarakan posisi, melompat tinggi akan kembali ke posisi awal, sedangkan melompat jauh akan berada di posisi yang berbeda.

Dalam framework yang disampaikan oleh Aditya Warman mengenai toolset, skill set, dan mindset, dia mengatakan bahwa dalam skill set akan ada sebuah inovasi yang menghasilkan outcome mindset yang berbeda.

Baca juga Biro Kemahasiswaan UMS Gembleng 270 Pengurus Baru Ormawa

Prof Anif kembali mengatakan bahwa walaupun input bukan yang terbaik, tapi melalui proses yang baik, diharapkan bisa mendapatkan outcome yang berkualitas.

Seminar pondok transformasi yang diusung oleh BPP UMS ini merupakan kegiatan rutin tiga bulanan untuk memajukan UMS. “Kami selalu menggali ide baru bagi perkembangan UMS ke depan,” papar Kabiro Renbang Munajat Tri Nugroho, S.T., M.T., Ph.D. (Maysali/Humas)