Visiting Lecturer MIQT UMS Hadirkan Pakar Al Quds, Kupas Metodologi Penulisan Tafsir Tematik

ums.ac.id, SURAKARTA – Program Magister Ilmu Qur’an dan Tafsir (MIQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan visiting lecturer dengan menghadirkan Associate Prof. Dr. Muhammad Youssef Al Deek, M.A., akademisi sekaligus Ketua Program Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas Al Quds, Palestina. Kuliah tamu tersebut mengangkat tema “The Methodology of Writing in Thematic Interpretation” dan diikuti mahasiswa secara antusias.

Kaprodi MIQT UMS, Andri Nirwana, S.TH., M.Ag., Ph.D., menjelaskan kegiatan visiting lecturer digelar sebagai upaya memperluas wawasan akademik mahasiswa melalui paparan langsung dari pakar internasional. “Selain memperkuat atmosfer akademik berstandar global, program ini juga dirancang untuk meningkatkan kapasitas metodologis mahasiswa dan membuka ruang kolaborasi riset antarnegara,” ujar Andri, Minggu (23/11).

Pemilihan narasumber pun bukan tanpa alasan. Selain memiliki reputasi internasional dalam bidang Ulumul Qur’an dan Tafsir, UMS juga tengah membangun kerja sama akademik dengan Universitas Al Quds. Penjelasan Al Deek dinilai sistematis dan mudah dipahami, didukung pengalaman mengajar yang luas serta pendekatan akademik yang berbasis dalil.

Melalui tema metodologi penulisan tafsir tematik, MIQT UMS ingin membekali mahasiswa dengan kerangka ilmiah yang kuat dalam menyusun kajian tematik Al-Qur’an. “Mahasiswa diharapkan memahami langkah-langkah penelitian tematik mulai dari pemilihan tema hingga penyusunan kesimpulan teologis yang komprehensif,” imbuh dia.

Menurut Andri, respons mahasiswa sangat positif. Antusiasme terlihat dari keterlibatan aktif peserta, diskusi yang hidup, hingga banyaknya pertanyaan metodologis yang diajukan. Beberapa mahasiswa menilai materi yang disampaikan pemateri membantu mereka memahami metode tafsir tematik secara lebih terstruktur.

Ia berharap program visiting lecturer yang digelar pada Jumat (21/11) lalu dapat menjadi agenda berkelanjutan di MIQT UMS sebagai bagian dari upaya internasionalisasi prodi. “Selain menghadirkan lebih banyak pakar dunia, program ini diharapkan mampu memperkuat kualitas riset mahasiswa serta mendorong lahirnya publikasi ilmiah yang berkontribusi pada perkembangan ilmu tafsir global,” pungkasnya. (Genis/Humas)

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta