Muhammadiyah Games 2026: Zidane Rizkyawan Sabet Juara 3 Panahan Barebow Usai Comeback Heroik

ums.ac.id, YOGYAKARTA, 13 Mei 2026 – Sebuah aksi pantang menyerah mewarnai arena Cabor Panahan pada ajang 1st Muhammadiyah Games 2026. Zidane Rizkyawan, atlet Kelas Barebow Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), sukses mengamankan medali juara 3 kualifikasi Barebow 30 meter putra meski sempat didera kendala teknis fatal berupa kerusakan alat (equipment failure).

Bertanding di Lapangan Sepakbola UAD yang menjadi venue resmi Muhammadiyah Games, perjuangan Zidane tidaklah mulus. Pada rambahan-rambahan awal, ia sempat terlempar dari papan atas klasemen akibat skor yang merosot tajam.

Sempat Alami Equipment Failure: String Busur Rusak di Tengah Laga

Kendala bermula saat alat yang digunakan Zidane mengalami kerusakan pada bagian string (tali busur). Kerusakan ini membuat daya lesat anak panah menjadi tidak stabil, sehingga poin yang dikumpulkan Zidane pada fase awal jauh dari angka ideal.

Situasi kritis ini sempat memicu kepanikan, mengingat ketatnya persaingan di nomor Panahan Barebow yang menuntut akurasi tinggi tanpa bantuan alat bidik mekanik. Namun, kesigapan tim official di pinggir lapangan menjadi titik balik. Dengan prosedur perbaikan cepat tanggap, tim teknis berhasil memperbaiki kerusakan alat langsung di lokasi pertandingan.

“Wah, tidak kira-kira tadi saya kaget banget pas string busur saya rusak. Saya panik awalnya. Tapi setelah beberapa rambahan, akhirnya bisa mengakali settingan busur yang tidak benar itu,” ungkap Zidane Rizkyawan saat diwawancarai usai laga.

Kompensasi Teknik dan Perbaikan Cepat

Meski alat telah diperbaiki, Zidane harus bekerja ekstra keras untuk mengejar ketertinggalan poin yang cukup jauh. Ia melakukan kompensasi teknik secara instan untuk menyesuaikan kembali akurasi tembakannya dengan kondisi busur yang baru saja diperbaiki.

Memasuki rambahan akhir, performa mahasiswa UMP ini justru semakin tajam. Ia berhasil mencatatkan skor konsisten yang memungkinkannya menyalip rival-rivalnya dan mengunci posisi ketiga di babak kualifikasi.

Kemenangan ini menjadi salah satu momen paling dramatis di MU Games 2026 sejauh ini. Ketangguhan mental Zidane dalam menghadapi equipment failure membuktikan kualitas mentalitas atlet Panahan Mahasiswa Muhammadiyah yang mampu tetap tenang di bawah tekanan tinggi.

Ajang 1st Muhammadiyah Games 2026 sendiri masih akan mempertandingkan sejumlah nomor bergengsi lainnya di Cabor Panahan, di mana persaingan perebutan medali diprediksi akan semakin memanas antar kontingen perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Penulis: Dimas Irfan Shaugi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta