Tinjau Venue UAD, PP Muhammadiyah Tinjau Panahan Jadi Cabor Pembuka Muhammadiyah Games 2026

ums.ac.id, YOGYAKARTA, 14 Mei 2026 – Gelaran 1st Muhammadiyah Games 2026 resmi memulai roda kompetisinya di Yogyakarta. Lapangan Sepakbola Universitas Ahmad Dahlan (UAD), yang menjadi salah satu titik venue utama dalam ajang perdana ini, menerima kunjungan resmi dari jajaran pimpinan tertinggi organisasi pada Kamis (14/5).

Peninjauan strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., dengan didampingi oleh Ketua Lembaga Pembinaan Olahraga (LPO) PP Muhammadiyah, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., serta Ketua Panahan Muhammadiyah, Dr. Maezi Muhammadi Zee. Kunjungan ini berfokus penuh untuk memastikan kesiapan infrastruktur lapangan serta kelancaran jalannya pertandingan.

Kehadiran Prof. Dr. Irwan Akib dan jajaran pimpinan di Venue UAD membawa esensi historis tersendiri. Cabor Panahan mendapatkan kehormatan besar sebagai cabang olahraga pertama yang resmi dipertandingkan untuk membuka seluruh rangkaian kompetisi dalam 1st Muhammadiyah Games 2026.

Sebagai nomor pembuka, kesiapan venue di UAD menjadi barometer krusial bagi kesuksesan cabang-cabang olahraga lain yang akan menyusul. Pimpinan PP Muhammadiyah memberikan atensi penuh pada aspek teknis lapangan, sterilisasi area tembak, hingga kenyamanan para atlet yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Penyelenggaraan cabor pertama ini adalah wajah awal dari Muhammadiyah Games. Kami hadir untuk memastikan seluruh standarisasi kompetisi, keamanan, dan fasilitas venue di UAD ini berjalan prima demi mendukung prestasi para atlet,” ujar perwakilan pimpinan di sela-sela peninjauan.

Dalam inspeksi di tengah lapangan, rombongan pimpinan secara khusus memantau jalannya pertandingan pada nomor Tradisional Panahan, khususnya divisi Horsebow. Kompetisi hari ini menyajikan babak kualifikasi jarak 20 meter yang diikuti oleh talenta muda berbakat, mulai dari tingkat pelajar sekolah menengah hingga kategori Panahan Mahasiswa.

Prof. Irwan Akib bersama Dr. Gatot Sugiharto menyaksikan langsung bagaimana para pemanah menunjukkan fokus tinggi dan ketahanan mental saat membidik sasaran menggunakan busur tradisional tanpa alat bantu optik. Peninjauan langsung ini menjadi suntikan motivasi yang masif bagi para atlet Panahan Indonesia yang sedang mencatatkan sejarah di edisi perdana turnamen ini.

Selain berfokus pada kelayakan venue pembuka, momentum kunjungan ini juga memvalidasi peran penting PanahMU. Dalam struktur kelembagaan, PanahMU secara resmi dikenalkan sebagai organisasi di bawah naungan LPO PP Muhammadiyah yang bertindak sebagai Gugus Tugas Olahraga Panahan.

Melalui pembagian peran yang jelas, LPO sebagai regulator pusat dan PanahMU sebagai pelaksana teknis diharapkan mampu menjaga keberlanjutan pembinaan pasca-event. Venue UAD yang dinilai sangat representatif ini diproyeksikan akan terus menjadi salah satu pusat pengembangan olahraga memanah di bawah jaringan persyarikatan.

Dengan suksesnya pementasan cabor panahan sebagai laga pembuka, Muhammadiyah Games pertama ini optimis mampu melahirkan standar baru dalam pengelolaan kompetisi olahraga multi-event di lingkungan institusi pendidikan Islam tanah air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta