ums.ac.id, YOGYAKARTA — Dua pemanah muda dari SMP MBS Zam-Zam Cilongok, Muhammad Azzam Az Dzafran dan Muhammad Althaf Putranto, sukses mengamankan posisi kedua dan ketiga dalam babak kualifikasi Cabang Olahraga (Cabor) Panahan divisi Standar Nasional SMP jarak 30 meter pada ajang 1st Muhammadiyah Games 2026.
Kompetisi tersebut berlangsung di Lapangan Sepakbola Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Jumat (15/5/2026). Melalui hasil impresif ini, kedua atlet yang merupakan teman satu tempat latihan tersebut dipastikan lolos menuju babak eliminasi yang akan digelar pada Minggu (17/5/2026) mendatang.
Dominasi Skor Babak Kualifikasi
Dalam dua sesi babak kualifikasi yang berjalan ketat, Muhammad Azzam Az Dzafran tampil konsisten dan berhasil mengumpulkan total skor 653. Torehan tersebut menempatkannya di peringkat kedua untuk meraih medali perak.
Sementara itu, Muhammad Althaf Putranto menyusul ketat di posisi ketiga dengan raihan skor 640, sekaligus mengamankan medali perunggu. Dominasi kedua santri ini menegaskan kesiapan teknik yang matang dalam menghadapi lawan-lawan di tingkat sekolah menengah pertama.
Faktor Kedekatan di Luar Lapangan
Keberhasilan Azzam dan Althaf di atas podium tidak lepas dari ikatan persahabatan dan kedekatan hubungan mereka di luar lapangan. Keduanya dikenal kerap melakukan latihan mandiri bersama, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Enggak nyangka aja bisa barengan (di podium), padahal tiap hari latihan juga,” ujar Azzam usai melihat hasil akhir di papan skor kualifikasi.
Orang tua Althaf yang hadir langsung memberikan dukungan di venue pertandingan turut membenarkan kedekatan emosional kedua atlet tersebut. Menurutnya, hubungan yang erat menjadi katalis positif bagi mereka untuk saling memotivasi saat bertanding.
“Mereka ini latihan bareng, manah bareng, main ke rumah bareng, jadi emang udah deket banget,” jelas orang tua Althaf.
Program Pembinaan PanahMU
Prestasi yang ditunjukkan oleh Azzam dan Althaf menjadi bukti nyata keberhasilan program PanahMU dalam membina bakat olahraga panahan di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah sejak tingkat akar rumput.
Ajang 1st Muhammadiyah Games 2026 sendiri diselenggarakan bukan hanya sebagai kompetisi olahraga, melainkan sebagai wujud dakwah melalui instrumen olahraga prestasi demi menjaring atlet potensial bagi masa depan panahan Indonesia.




