Tashwir Tamami Raih 2 Perak Panahan di Muhammadiyah Games 2026

tashwir kiri, bersama dela lacupa kanan dalam eliminasi men
tashwir kiri, bersama dela lacupa kanan dalam eliminasi men

ums.ac.id, YOGYAKARTA — Atlet tunggal Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Tashwir Tamami, berhasil menyabet dua medali perak pada cabang olahraga (cabor) panahan divisi Barebow Mahasiswa 30 Meter dalam ajang 1st Muhammadiyah Games 2026. Prestasi tersebut diraih pada hari terakhir perlombaan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, Minggu (17/5/2026).

Tashwir, yang menjadi satu-satunya perwakilan dari UMJ, mengamankan medali perak pertama melalui babak kualifikasi dengan akumulasi poin yang solid. Ia kemudian mencetak medali perak kedua pada babak eliminasi setelah melewati duel head-to-head yang ketat di babak gugur.

Perjuangan demi Beasiswa Kuliah

Pencapaian ini tergolong impresif mengingat Tashwir baru menekuni olahraga panahan selama delapan bulan sejak Oktober lalu. Kompetisi nasional yang digelar oleh LPO Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini juga menjadi turnamen umum kedua yang pernah ia ikuti.

Di balik prestasinya, Tashwir mengungkapkan bahwa motivasi utamanya bertanding adalah untuk mendapatkan beasiswa agar dapat melanjutkan studinya yang sempat terhenti.

“Alasan terbesar saya mengikuti perlombaan ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga karena saya memiliki harapan besar untuk bisa mendapatkan beasiswa agar dapat melanjutkan kuliah saya yang sempat tertunda selama dua semester akibat kendala biaya,” ujar Tashwir.

Disiplin Latihan dan Solidaritas Lapangan

Menghadapi 19 peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Indonesia, Tashwir mengandalkan kedisiplinan latihan yang ketat untuk menutupi minimnya jam terbang.

“Meski masih baru, saya selalu berusaha disiplin dalam berlatih. Hampir setiap hari saya latihan dan sangat jarang melewatkan sesi latihan karena saya percaya bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil,” tambahnya.

Selama enam hari berkompetisi di Yogyakarta, Tashwir didampingi oleh tim pelatih dan sesama rekan atlet yang mendukung performanya di lapangan. Ia menyampaikan apresiasi khusus kepada Coach Eko yang mengawal teknis permainannya selama perlombaan, serta Coach Dimas dan atlet Dela Lacupa atas dukungan moral yang diberikan selama ia bertanding sebagai atlet tunggal.

Ajang 1st Muhammadiyah Games 2026 ini diharapkan dapat terus menjadi wadah inklusif bagi kader persyarikatan untuk mengembangkan potensi olahraga sekaligus membuka peluang akademis di masa depan.

Penulis: Dimas Irfan Shaugi (DIMAS)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta