ums.ac.id, SURAKARTA — Program Studi (Prodi) Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan Google Student Ambassador menyelenggarakan “Seminar & Pelatihan Praktis: Akselerasi Inovasi Akademik dengan Gemini AI”. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar 2 Gedung J Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) UMS pada Sabtu (23/5/2026) ini bertujuan memperkuat literasi AI sekaligus mengenalkan prodi baru tersebut kepada siswa SMA/SMK se-Soloraya.
Perwakilan Prodi Kecerdasan Buatan UMS, Muhammad Syahriandi Adhantoro, M.Kom., menyatakan bahwa antusiasme tinggi dari para peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya teknologi digital. Pelatihan ini diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk tantangan masa depan.
“Kami juga mengajak para siswa untuk bergabung bersama Program Studi Kecerdasan Buatan UMS dan menjadi bagian dari generasi inovator yang mampu menghadirkan solusi berbasis teknologi untuk kemajuan bangsa,” ujar Syahriandi dalam sambutannya, Sabtu (23/5).
Respons Kebutuhan Industri Global
Syahriandi menjelaskan, pembentukan Prodi Kecerdasan Buatan UMS merupakan langkah responsif universitas terhadap masifnya perkembangan AI di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, bisnis, hingga industri kreatif. Menurutnya, kurikulum dirancang agar mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menjawab kebutuhan riset serta industri global.
Fokus Pelatihan Teknis dan Praktik Prompt Engineering
Pada sesi inti, Google Student Ambassador yang diwakili oleh Muhammad Hasbi Assidiqi memberikan pelatihan berbasis praktik (hands-on learning) mengenai pemanfaatan Gemini AI. Materi pelatihan dirancang dengan komposisi terukur, meliputi:
-
Machine Learning dan Deep Learning: 45%
-
Generative AI dan API Integration: 35%
-
Data Science dan Analytics: 20%
Dalam pelaksanaannya, peserta dibimbing mulai dari pemahaman teori arsitektur transformer hingga praktik prompt engineering tingkat lanjut. Tidak hanya itu, para siswa juga mencoba langsung integrasi Python SDK Gemini dengan basis data lokal melalui Google AI Studio dan Vertex AI API untuk membangun prototipe aplikasi cerdas.
Teknologi Gemini AI yang diperkenalkan ini diproyeksikan mampu berfungsi sebagai coding assistant untuk mempercepat pengembangan perangkat lunak serta membantu riset ilmiah lewat ekstraksi dan perangkuman literatur akademik secara cepat.
Melalui kemitraan strategis ini, UMS berkomitmen membangun ekosistem pembelajaran AI yang inklusif dan berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya universitas dalam menyiapkan generasi muda yang menguasai teknologi secara bertanggung jawab demi mewujudkan masa depan kecerdasan buatan yang Islami, humanis, dan berkemajuan. (syahriandi)




