ums.ac.id, SURAKARTA – Semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia terasa begitu meriah di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Mahasiswa internasional dari berbagai negara turut ambil bagian dalam beragam perlombaan yang digelar di Lapangan Sepak Bola UMS, Selasa (4/8/2026), menambah semarak suasana perayaan kemerdekaan.
Direktur Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) Nurgiyatna, Ph.D., menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai kesempatan bagi para mahasiswa asing yang menempuh studi di UMS.

“Kegiatan ini adalah untuk memberikan kesempatan dan menjadi media bagi para mahasiswa asing dari luar negeri untuk merasakan kemeriahan dari peringatan HUT RI dengan permainan tradisional yang biasa dilakukan masyarakat saat merayakan kemerdekaan,” kata Nurgiyatna.
Menurutnya ini juga merupakan upaya agar hubungan mahasiswa asing dengan DRKUI khususnya semakin erat. Ia juga menyebut bahwa kegiatan ini menjadi agenda pertama kali yang melibatkan mahasiswa asing untuk mengikuti perlombaan perayaan hari kemerdekaan Indonesia.

Selain itu, pelaksanaannya yang bertepatan dengan masa liburan semester menjadikan para mahasiswa asing bisa terhibur dan tidak jenuh dengan diadakannya perlombaan ini.
Lomba yang diadakan adalah tarik tambang, balap karung, estafet tepung, estafet air dengan sarung, dan memasukkan paku ke botol.
Sementara Ir. Wijianto, S.T., M.Eng.Sc., selaku Kepala Subdirektorat Hospitalitas menyampaikan bahwa bulan Agustus menjadi bulan yang sangat penting bagi warga Indonesia sehingga kali ini DRKUI ingin memberikan pemahaman baru kepada para mahasiswa asing.
“Kita ingin memberikan insight kepada para mahasiswa asing biar mereka bisa merasakan kegembiraan yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia,” kata dia.

Sorak sorai terdengar sepanjang perlombaan. Dengan sekuat tenaga, Silivinosi Tikoinadramaki Naulumatua dari Fiji, menarik tali saat tarik tambang meskipun akhirnya timnya mengalami kekalahan saat melawan tim terkuat, yaitu kelompok pertama.
Meskipun kalah dalam tarik tambang, timnya bisa mencapai puncak sebagai juara kedua dengan memenangkan di cabang lomba lainnya.
Silivinosi yang akrab disapa Sili sendiri mengikuti beberapa perlombaan di antaranya tarik tambang, estafet air, dan memasukkan paku ke dalam botol. Menurutnya yang paling menarik baginya adalah memasukkan ke dalam paku.
“Event pada hari ini saya benar-benar sangat menyukainya untuk menjadi bagian dalam permainan perayaan kemerdekaan Indonesia, panitia sangat baik dalam menyusun kegiatan ini,” ujarnya.
Dia juga merasa beruntung karena mendapatkan kesempatan untuk ikut merasakan perayaan kemerdekaan Indonesia. (Maysali/Humas)




