ums.ac.id, SURAKARTA – Sebanyak 17 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menyelesaikan kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLP) 2 di SMA Batik 1 Surakarta pada Kamis (6/8/2026). Penarikan mahasiswa PLP tersebut dari tiga program studi, yaitu Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Agama Islam. Hal ini menandai berakhirnya masa observasi dan praktik mengajar yang berlangsung sejak 13 Juli 2026.
Kegiatan PLP tersebut terselenggara dengan lancar dari awal hingga akhir dan memberikan banyak pelajaran bagi para mahasiswa UMS.
Ketua PLP 2 UMS di SMA Batik 1 Surakarta, Eko Aditya mengucapkan terima kasih dan memberikan rekomendasi dari hasil selama bertugas. Selama bertugas, kelompoknya melibatkan integrasi teknologi dan pembelajaran interaktif dalam pembelajaran.
“Integrasi teknologi dan pembelajaran interaktif dapat membantu siswa dalam memvisualisasikan materi yang kompleks sehingga materi mudah dipahami dan tidak membosankan,” jelasnya Jum’at, (7/08/2026).
Menanggapi hal tersebut Mulyono S.Ag., M.Pd.I, selaku Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bagian Humas SMA Batik 1 Surakarta memberikan apresiasi secara penuh atas dedikasi dan kontribusi mahasiswa selama sebulan terakhir. Ia memaparkan peran aktif mahasiswa di sekolah, guru observasi, praktik mengajar, mengarahkan siswa untuk sholat berjamaah telah berjalan dengan baik.
“Ambillah hal-hal baik dari sini, buang hal-hal buruk dan jadikan sebagai evaluasi,” pesan Mulyono kepada mahasiswa PLP UMS.
Tak hanya itu, ia juga mendorong mahasiswa PLP UMS untuk menjadi guru yang selalu menempa diri, profesional dan secara terbuka. Ia juga membuka peluang bagi Mahasiswa UMS di SMA Batik 1 Surakarta yang ingin melakukan penelitian ilmiah di masa mendatang.
Rangkaian acara ditutup dengan nasehat dari Muhammad Thoyib S.Pd., M.Pd., selaku Dosen Penugasan Sekolah (DPS). Thoyib mengingatkan kembali pentingnya meniatkan proses belajar dan mengajar sebagai ibadah.
“Niatkan semua perbuatan dengan niat untuk ibadah, di situlah letak pendidikan sebenarnya,” kata dia.
Dengan berakhirnya kegiatan penarikan ini, 17 mahasiswa UMS diharapkan mampu membawa pengalaman praktik dari SMA Batik 1 Surakarta sebagai modal utama untuk menjadi tenaga pendidik yang berkarakter, adaptif terhadap teknologi, dan profesional. (Fahri/Adi/Humas)




