ums.ac.id, BANDUNG – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pertemuan dan kunjungan kerjasama akademik bersama Universitas Padjadjaran (Unpad) bertempat di Executive Lounge Gedung 2 Kampus Unpad, Dipatiukur pada Kamis (13/82026). Pertemuan ini difokuskan pada pemetaan peluang kolaborasi, pencerahan strategi pemeringkatan internasional, pengelolaan hibah riset, serta penguatan strategi publikasi jurnal bereputasi tinggi.
Delegasi UMS diwakili oleh jajaran pimpinan dari Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) serta Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra KI (DRPPS). Sementara dari pihak Unpad, kegiatan ini disambut oleh pimpinan Satuan Pengembangan Strategis dan Reputasi Universitas (SPSRU) serta Direktorat Riset, Hilirisasi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRHPM).
Direktur DRKUI UMS, Nurgiyatna, S.T., M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah konkret UMS untuk mempelajari best practices yang telah diterapkan oleh Unpad, khususnya dalam hal peningkatan pemeringkatan global, performa riset, publikasi, hingga penguatan Sentra Kekayaan Intelektual (KI).
“Kami berharap melalui sharing session ini, UMS dapat mengambil banyak pembelajaran berharga dari Unpad dalam mengakselerasi reputasi internasional serta tata kelola riset dan publikasi yang berdampak luas,” ujar Nurgiyatna, Jum’at, (14/8/2026).

Kepala SPSRU Unpad, Yudi Ahmad Faisal, S.E., CIFP., Ph.D., memaparkan strategi Unpad dalam mendorong ketercapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan reputasi global.
“Unpad membentuk unit khusus yang berfokus pada pemeringkatan internasional, evaluasi kinerja berjenjang (cascading), hingga efisiensi pengelolaan risiko. Dari sisi tata kelola riset, Kepala Pusat Pengembangan Riset DRHPM Unpad, Diky Ramdani, S.Pt., M.Anim.St., Ph.D., menjelaskan bahwa kebijakan hibah dan ekosistem riset di Unpad dirancang spesifik mengikuti parameter pemeringkatan dunia (World Class University),” ungkapnya.
Beberapa poin kunci yang dibagikan oleh pihak Unpad meliputi; pertama tentang penyelarasan indikator kinerja (cascading), yang berupa penurunan target universitas, termasuk academic reputation dan employer reputation.
Kedua tentang integritas data dan branding riset, berupa komitmen terhadap data-driven management serta pembentukan tim khusus untuk meningkatkan visibilitas dan branding hasil riset dosen di kancah global. Ketiga tentang diversifikasi dana pendanaan termasuk pengembangan sumber dana berkelanjutan.
Sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh Kasubdit Riset dan Sentra HKI UMS, Prof. Dr. Ambarwati, M.Si., dan Kasubdit Pengembangan Publikasi DRPPS, Naufal Ishartono, Ph.D., menghasilkan sejumlah tawaran kerja sama konkret antara kedua belah pihak Riset Kerja Sama Nasional, Riset Kolaborasi Indonesia Skema B, dan Riset Kerja Sama Internasional, serta Joint Conference dengan output minimal terindeks Scopus Q3.
Hasil diskusi selanjutnya akan menjadi bahan bagi UMS dalam menyusun langkah tindak lanjut, termasuk penguatan strategi cascading indikator kinerja, pengembangan kolaborasi riset, serta penjajakan kegiatan bersama antara UMS dan Unpad.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal dari hubungan kelembagaan yang semakin erat antara kedua universitas, sekaligus mendorong terciptanya kolaborasi yang memberikan dampak bagi pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (Adi/Humas)




