ums.ac.id, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus berkomitmen meningkatkan kapasitas dan profesionalisme organisasi mahasiswa melalui penyelenggaraan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Tahun 2026. Kegiatan yang digelar oleh Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) ini berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026, di Lorin Syariah Hotel Solo.
Pada pembukaan kegiatan, Kasubdit Minat, Bakat, dan Ormawa, Drs. Suyatmin Waskito Adi, S.E., M.Si., melaporkan bahwa LKMM 2026 diikuti oleh 142 Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UMS. Jumlah tersebut terdiri atas 113 Ormawa tingkat Fakultas dan 29 Ormawa tingkat Universitas.

“LKMM ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan kapasitas manajerial para fungsionaris Ormawa dalam menjalankan roda organisasi,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D.; Direktur DKPTI, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T.; Kasubdit Talenta-Inovasi dan Prestasi, Ir. Muhammad Alfatih, S.T., M.T.; serta Kasubdit Soft Skill dan Layanan Kemahasiswaan, Siti Azizah Susilawati, S.Si., M.P., Ph.D.
Dalam sambutannya, Direktur DKPTI, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., menegaskan pentingnya pelatihan ini sebagai bekal kepemimpinan selama satu periode kepengurusan.

DKPTI, Ir. Ahmad Kholid Alghofari,
S.T., M.T., menegaskan pentingnya pelatihan ini sebagai bekal kepemimpinan selama satu periode kepengurusan
“Ketika nanti menjadi pemimpin selama satu periode kepengurusan, ciptakanlah cerita-cerita baik yang dapat menjadi teladan bagi orang lain,” ujarnya.
Ia juga mendorong para aktivis mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi dan berkontribusi positif bagi institusi.
“Jadi kalau Anda sebagai seorang aktivis mendapatkan berita yang kurang baik tentang UMS, tugas Anda menunjukkan capaian dan kontribusi positif UMS,” tambahnya.
Melalui penyelenggaraan LKMM 2026 ini, lanjutnya, UMS berharap para fungsionaris Ormawa mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, adaptif, dan berintegritas. Selain itu, organisasi mahasiswa diharapkan semakin aktif, inovatif, serta mampu menjadi motor penggerak prestasi dan citra positif universitas di tingkat nasional maupun internasional. (Fika/Humas)




