DRPPS UMS Terjunkan Tim KKN Internasional ke SB Sungai Buloh Malaysia

ums.ac.id, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi dan Sentra KI (DRPPS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat tingkat global. Hal ini ditunjukkan melalui partisipasi tiga delegasi mahasiswanya dalam program KKN Internasional: Mangunsari Goes Abroad yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah VI Tahun 2026.

Tiga mahasiswa tersebut adalah Irfan Malik Tamroini, Muhamad Royan, dan Rizky Taufikurahman dari Fakultas Agama Islam yang akan menjalankan program KKN Internasional selama 28 hari di Sanggar Bimbingan (SB) Kampung Melayu Sungai Buloh, Malaysia.

Dalam sambutannya, Agus Triyono, M.Si., selaku dosen pendamping menyampaikan pesan penting kepada para delegasi agar menjaga nama baik kampus sekaligus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. “Teman-teman bukan hanya membawa identitas pribadi, tetapi juga nama besar UMS dan Indonesia. Jalankan pengabdian ini dengan ikhlas, disiplin, dan jadikan setiap proses sebagai pembelajaran berharga,” ujar Agus Triyono, Jumat (8/5).

Tidak hanya itu, dirinya juga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar hingga akhir program. Secara tidak langsung, Agus menekankan bahwa pengalaman internasional ini harus dimanfaatkan sebagai sarana memperluas wawasan mahasiswa dalam bidang pendidikan, sosial, dan budaya.

BACA JUGA: Mahasiswa UMS KKN-KI di Malaysia Disambut Hangat di Pondok An-Nahdloh Selangor

KKN Internasional: Mangunsari Goes Abroad menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berfokus pada teori di ruang kelas, tetapi juga praktik nyata dalam kehidupan masyarakat internasional. UMS melalui para delegasinya berupaya menghadirkan kontribusi positif sekaligus memperkuat jejaring pengabdian global.

Pengelola SB Kampung Melayu Sungai Buloh, Thohirul Muqtafa Hidayatullah, menyambut hangat kehadiran para mahasiswa UMS dan berharap kolaborasi ini dapat membawa dampak positif bagi perkembangan anak-anak di lingkungan mereka. Menurutnya, kehadiran mahasiswa Indonesia dari berbagai perguruan tinggi, khususnya UMS, menjadi suntikan semangat baru bagi peserta didik di Sanggar Bimbingan.

Irfan Malik Tamroini, salah satu delegasi UMS, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berharga ini. Ia menyatakan bahwa program KKN Internasional bukan hanya bentuk pengabdian, tetapi juga kesempatan untuk belajar langsung tentang kondisi pendidikan masyarakat Indonesia di luar negeri. Menurutnya, pengalaman ini akan menjadi bekal penting dalam pengembangan diri maupun kontribusi sosial di masa depan.

Selama 28 hari ke depan, para mahasiswa akan melaksanakan berbagai kegiatan mulai dari pendampingan belajar, edukasi karakter, kreativitas seni, hingga program penguatan literasi bagi anak-anak. Program tersebut dirancang untuk mendukung perkembangan akademik sekaligus membangun rasa percaya diri peserta didik.

Sebagai informasi, SB Kampung Melayu Sungai Buloh sendiri merupakan pusat pembelajaran nonformal yang menaungi 25 anak usia 6 hingga 12 tahun. Kehadiran mahasiswa UMS di lokasi ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih kreatif, edukatif, dan membangun karakter anak-anak melalui berbagai program pendidikan, motivasi, serta pengembangan keterampilan. (Maysali/Humas)

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta