ums.ac.id, SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui pencapaian luar biasa yang diraih oleh Samiyem, mahasiswi Program Studi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan. Dalam ajang Physiotherapy of STIKES Telogorejo Competition 2023, Samiyem berhasil meraih Juara 1 kategori individu Lomba Poster Nasional.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh STIKES Telogorejo Semarang dengan mengangkat tema “Physiotherapy Management for Children with Down Syndrome”, dan diikuti oleh 17 peserta dari enam provinsi di Indonesia. Persaingan berlangsung secara ketat, dengan karya-karya poster yang menunjukkan kualitas akademik, kekuatan pesan edukatif, serta kreativitas visual. Dalam konteks tersebut, poster karya Samiyem yang berjudul “Dampingi Anak Down Syndrome dengan Sayangi” berhasil tampil unggul dan meraih penilaian tertinggi dari dewan juri.

Poster tersebut mengangkat pendekatan fisioterapi yang tidak hanya fokus pada aspek fisik-motorik anak dengan Down Syndrome, tetapi juga menyuarakan pentingnya pendampingan emosional yang berlandaskan kasih sayang.
“Melalui visual yang komunikatif dan narasi yang sarat makna, Samiyem menyampaikan bahwa proses rehabilitasi anak dengan Down Syndrome harus dilakukan secara komprehensif, melibatkan keluarga, masyarakat, dan tenaga kesehatan, terutama fisioterapis,” ungkapnya Senin, (16/6).
Pesan utama dari karya tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memandang anak dengan Down Syndrome sebagai individu yang memiliki potensi dan hak untuk berkembang secara optimal. Penekanan terhadap pendekatan yang humanis menjadi kekuatan utama dalam poster ini, yang secara tidak langsung juga mendukung visi fisioterapi modern yang inklusif dan berorientasi pada kualitas hidup pasien.
Keberhasilan Samiyem dalam kompetisi ini sekaligus menjadi cerminan dari kualitas pembelajaran di Universitas Muhammadiyah Surakarta, khususnya di bidang fisioterapi. Kurikulum yang berbasis kompetensi, pembinaan mahasiswa yang aktif, serta dukungan terhadap pengembangan soft skills, menjadikan mahasiswa UMS mampu bersaing dan menunjukkan eksistensi positif di tingkat nasional.
Partisipasi UMS dalam ajang-ajang ilmiah dan kompetisi nasional menjadi bagian dari komitmen institusi untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap isu-isu kesehatan masyarakat.
Keaktifan mahasiswa dalam mengangkat tema seperti Down Syndrome melalui media visual ilmiah menunjukkan bahwa ilmu fisioterapi tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan nilai-nilai empati, kemanusiaan, dan pemberdayaan.
Ajang Physiotherapy of STIKES Telogorejo Competition 2023 sendiri merupakan kegiatan tahunan yang menjadi wadah aktualisasi diri mahasiswa fisioterapi dari seluruh Indonesia.
Kompetisi ini bertujuan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan komunikatif mahasiswa dalam menyampaikan gagasan melalui media ilmiah populer seperti poster edukatif. Pemilihan tema Down Syndrome tahun ini menunjukkan adanya perhatian khusus terhadap isu tumbuh kembang dan rehabilitasi anak-anak berkebutuhan khusus di Indonesia.
Dengan diraihnya prestasi ini, Samiyem secara tidak langsung turut berkontribusi dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya peran fisioterapi dalam tumbuh kembang anak, serta memperkuat citra UMS sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif mencetak prestasi dan solusi bagi persoalan kesehatan masyarakat.
Kemenangan pada 7 Oktober 2023 lalu, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, menjunjung tinggi nilai akademik, serta memberikan dampak positif bagi bangsa dan negara. (Fika/Humas)




