ums.ac.id, SURAKARTA – Sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kampus, Lembaga Pengembangan Mata Kuliah dan Layanan Bahasa (LPMB) UMS menyelenggarakan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan fokus pada penanganan kebakaran. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 3 Januari 2026 dan diikuti oleh staf, dosen, serta tim pelayanan kebersihan Fakultas Hukum dan Fakultas Geografi yang berkantor di gedung yang sama dengan LPMB.
Pelatihan ini menghadirkan fasilitator dari Pemadam Kebakaran Kota Surakarta. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua LPMB UMS, Dr. Aryati Prasetyarini, M.Pd., yang menekankan bahwa keselamatan kerja merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya mutu dan tata kelola perguruan tinggi. Menurutnya, kesiapsiagaan sivitas akademika dalam menghadapi kondisi darurat perlu dibangun secara berkelanjutan melalui edukasi dan pelatihan yang aplikatif.

Materi pelatihan disampaikan oleh Ferdianto dari Pemadam Kebakaran Kota Surakarta dengan topik “Strategi Tanggap Darurat dan Penanganan Awal Kebakaran di Lingkungan Kerja.” Dalam pemaparannya, peserta dibekali pengetahuan mengenai potensi penyebab kebakaran, langkah-langkah pencegahan, serta prosedur penanganan awal yang aman dan efektif sebelum bantuan lanjutan tiba.
Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pemadaman api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang bertempat di halaman parkir Gedung I Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pada sesi ini, peserta memperoleh pengalaman nyata dalam menghadapi simulasi kebakaran dan penggunaan APAR secara benar.
Antusiasme peserta tampak selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta pelatihan menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan di lingkungan kerja. “Selama ini kami hanya mengetahui APAR secara teori. Melalui pelatihan ini, kami jadi paham langkah-langkah praktis yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran, sehingga lebih percaya diri dan siap menghadapi kondisi darurat,” ujar Kurnia Utami, S.Sos Ka.TU dan Bendahara LPMB UMS.

Peserta lain juga menilai bahwa pelatihan ini meningkatkan kesadaran baru akan pentingnya kewaspadaan di tempat kerja. “Pelatihan seperti ini penting untuk rutin dilakukan karena menyangkut keselamatan bersama. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala,” ungkap Tri Raharjo, Kepala Urusan Akademik dan Umum Fakultas Hukum dan Ilmu Politik UMS.
Melalui pelatihan K3 ini, LPMB UMS berharap staf dan dosen memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan yang memadai dalam menghadapi potensi kebakaran, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan mendukung keberlanjutan aktivitas akademik di lingkungan universitas.




