ums.ac.id, BEKASI – Momentum bersejarah tercipta pada Kamis, 28 Agustus 2025, bertepatan dengan 4 Rabiul Awal 1447 H. Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi resmi diakuisisi oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Penandatanganan akta notaris dan sejumlah dokumen pendukung berlangsung di Gedung Pascasarjana Unisma.
Acara ini dihadiri jajaran pimpinan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) 45 dan PP Muhammadiyah. Turut hadir Prof. Fauzan, Prof. Irwan Akib, Prof. Bambang Setiaji, Prof. Syafiq, serta Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Dr. Harun Joko Prayitno.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IV Jawa Barat, Dr. Lukman, dalam sambutannya menegaskan bahwa akuisisi ini akan membawa dampak signifikan bagi peningkatan mutu Unisma. Menurutnya, integrasi dengan PP Muhammadiyah akan mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, publikasi ilmiah, hingga akreditasi institusi.
“Dengan diakuisisinya Unisma oleh PP Muhammadiyah, mutu dan layanan pendidikan akan semakin meningkat, sehingga berdampak pada kualitas riset, publikasi, hingga pencapaian akreditasi yang unggul,” ujar Lukman.
Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Bambang Setiadji, menyampaikan optimisme atas masa depan Unisma. Ia menilai, perguruan tinggi ini telah memiliki fondasi kelembagaan yang kuat.
“Unisma sudah bagus, saya punya keyakinan akan semakin berkembang. Ini menjadi Perguruan Tinggi Muhammadiyah ke-163,” tegas Bambang. (Fika/Humas)




