Rektor UMS Paparkan Proyeksi Kepemimpinan, Targetkan Menjadi Universitas Islam Berkelas Dunia

rektor ums Prof Harun UMS Muhammadiyah MTA
Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum (kanan) saat menghadiri program spesial MTATV

ums.ac.id, SURAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., memaparkan proyeksi arah kepemimpinannya ke depan. Dalam program spesial MTA TV pada Kamis (24/4), Harun menyampaikan bahwa UMS saat ini telah mencapai usia ke-67 tahun dan telah dipimpin oleh para pemimpin terdahulu dengan berbagai cara dan metode terbaik.

“Tugas saya bersama jajaran tentu sifatnya meneruskan, mengembangkan, mengadaptasi, dan mengakselerasi,” tutur Harun.

Selama masa kepemimpinan empat tahun ke depan, UMS akan mempercepat pelaksanaan program-program strategis. Salah satu target utama yang ingin dicapai adalah menjadikan UMS sebagai universitas Islam berkelas dunia, atau World Class University Leader.

Saat ini, menurut pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2025, UMS berada di peringkat ke-2 terbaik di Indonesia secara keseluruhan, dan menjadi kampus swasta terbaik nomor 1 di tanah air.

Untuk mencapai visi tersebut, UMS akan mengedepankan pendekatan jamaah. Artinya kebersamaan dalam memanfaatkan seluruh potensi baik dari sisi akademik, manajerial, maupun energi institusional dengan satu tujuan, yakni menjadi universitas Islam berkelas dunia yang berdaya saing global.

Langkah pertama adalah menjadi leader input, yaitu meningkatkan daya tarik UMS sebagai destinasi pendidikan, termasuk bagi mahasiswa internasional. Harun menyebutkan bahwa pada tahun sebelumnya lebih dari 8.600 mahasiswa asing telah memilih UMS sebagai tempat kuliah mereka.

Langkah kedua adalah menjadi leader dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Menurut Harun, SDM merupakan kekuatan utama UMS yang akan terus diperkuat dan dipercepat agar reputasi dosen semakin meningkat dan berdampak pada kualitas institusi secara keseluruhan.

“Jika leader input dan leader SDM kita kuat, maka akan berdampak pada peningkatan pendapatan institusi,” ujar Harun.

Selain itu, UMS juga memproyeksikan diri sebagai leader dalam pengembangan horizontal dan vertikal. Pengembangan ini mencakup penambahan program studi (prodi) baru. Saat ini, UMS memiliki 78 program studi, dan akan segera membuka beberapa prodi tambahan seperti Hubungan Internasional, Administrasi Publik, Profesi Arsitektur, dan Program Doktor Kedokteran.

Jika seluruh strategi ini berhasil dijalankan, UMS berharap dapat menghasilkan output leader dan outcome leader, yang pada akhirnya menjadikan universitas ini sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam berkelas dunia.

“Transformasi UMS ini saya bayangkan berbentuk spiral yang terus naik dan menjadi penggerak utama perubahan,” pungkas Harun. (Maysali/Humas)

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta