ums.ac.id, SURAKARTA – Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Sarasehan Kader bertajuk “Profil Kader Islam Berkemajuan di Era Society 5.0” pada Kamis (25/6/2026). Sarasehan tersebut menghadirkan Dr. Furqon Mawardi, M.P.I., Wakil Rektor 1 Universitas Muhammadiyah Mamuju, yang juga alumni Pondok Shabran UMS. Ia menyampaikan pentingnya pembinaan rohani sebagai fondasi kader Islam berkemajuan.
Dalam pemaparannya, Dr. Furqon Mawardi, M.P.I., menegaskan bahwa kader Islam berkemajuan harus memiliki fondasi spiritual yang kuat sebelum mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masyarakat.
“Kader Islam berkemajuan tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga harus memiliki pondasi ruhani yang kuat. Sebelum memimpin orang lain, seseorang harus mampu memimpin dirinya sendiri,” ujarnya, Jum’at, (26/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa Surah Al-Muzammil telah menjadi pegangan hidupnya sejak dahulu hingga sekarang serta menjadi salah satu landasan penting dalam proses kaderisasi Muhammadiyah.
“Perintah melaksanakan shalat tahajud mengandung pesan agar seseorang mempersiapkan diri sebelum mengemban tanggung jawab yang besar yaitu qoulan tsaqila”, jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa para mahasantri Pondok Shabran UMS merupakan calon penerus estafet kepemimpinan Muhammadiyah. Oleh sebab itu, proses kaderisasi harus berjalan secara utuh dengan menggabungkan pembinaan intelektual dan pembinaan ruhani.
“Para mahasantri Pondok Shabran merupakan calon penerus estafet kepemimpinan Muhammadiyah di masa depan. Oleh karena itu, proses kaderisasi tidak hanya menekankan aspek intelektual, tetapi juga pembinaan rohani yang berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan seorang kader tidak hanya terletak pada kesalehan pribadi, tetapi juga pada kemampuannya mengajak orang lain kepada kebaikan sebagaimana pesan yang terkandung dalam Surah Al-‘Ashr.
Kegiatan sarasehan mendapat respons positif dari para peserta. Salah seorang mahasantri Pondok Shabran UMS, Akmal Muhajir, mengaku kegiatan ini memberikan motivasi bagi dirinya.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai mahasantri karena dapat mengetahui rekam jejak para alumni yang sukses dan menjadikannya sebagai teladan untuk meraih kesuksesan,” ungkap Akmal usai kegiatan. (Farhan/Adi/Humas)




