ums.ac.id, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menghadirkan program UMS Future Insight sebagai ruang pengenalan dunia perkuliahan bagi siswa SMA/sederajat dan lulusan yang masih mencari arah studi.
Program ini berada di bawah pengelolaan Tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMS dengan dukungan penuh dari seluruh program studi yang ada di lingkungan kampus.
Tim Marketing/Promosi PMB UMS, Fefy Sheilla, S.I.Kom., menjelaskan bahwa UMS Future Insight merupakan program resmi yang dikoordinasikan oleh PMB, namun pelaksanaannya melibatkan banyak pihak.

“Programnya memang dari PMB UMS, tapi kami dibantu oleh semua rekan-rekan program studi, karena semua prodi juga turut membantu kegiatan ini,” ujarnya, Sabtu, (13/12)
UMS Future Insight kini memasuki tahun kedua pelaksanaan. Dibandingkan tahun pertama, program ini mengalami peningkatan signifikan baik dari sisi jumlah peserta maupun pemerataan program studi yang dibuka.
“Ini baru jalan tahun kedua. Ada peningkatan, untuk jumlah pesertanya juga jauh lebih naik signifikan dan lebih merata. Kalau tahun kemarin ada beberapa prodi yang belum dibuka, kalau sekarang semuanya terbuka. Pada tahun ini tercatat mencapai 1.187 peserta,” kata Fefy.
Program ini dirancang sebagai sarana pengenalan UMS secara langsung kepada calon mahasiswa. Melalui UMS Future Insight, peserta tidak hanya mendapatkan gambaran umum tentang kehidupan kampus, tetapi juga diyakinkan untuk memilih program studi sesuai minat dan potensi mereka.
“Tujuannya jelas mengenalkan UMS ke teman-teman siswa-siswi yang mau melanjutkan perkuliahan dan jadi gambaran umum buat mereka, supaya makin yakin memilih prodi yang memang mereka mau,” jelasnya.
Peserta UMS Future Insight berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari siswa SMA aktif hingga lulusan tahun sebelumnya yang masih mencari pilihan studi. Mayoritas peserta berasal dari Solo Raya karena kemudahan mobilitas. Namun tidak sedikit pula yang datang dari luar daerah.
Selama mengikuti kegiatan, peserta memperoleh berbagai manfaat, mulai dari pengalaman merasakan suasana perkuliahan, materi pengenalan prodi, hingga fasilitas penunjang.
“Benefitnya tentu pengalaman sehari jadi mahasiswa, terus ada merchandise seperti tas, notebook, konsumsi, relasi, dan tentunya ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.
Fefy menegaskan bahwa UMS Future Insight menjadi salah satu strategi promosi edukatif UMS. Dengan membuka ruang kelas dan praktikum secara langsung, peserta dapat memahami sistem perkuliahan, metode pembelajaran, hingga kegiatan laboratorium di masing-masing program studi.
“Ini jadi nilai plus untuk promosi prodi. Di akhir kegiatan kami juga menyampaikan tata cara pendaftaran, jalur masuk yang tersedia, karena saat daftar UMS Future Insight mereka langsung memilih prodi yang diminati,” katanya.
Antusiasme peserta juga terlihat dari pengalaman Habibie Maulana Putera Nurwidya, peserta di Fakultas Farmasi yang berasal dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Semarang. Ia datang sendiri ke UMS menaiki sepeda motornya demi mengikuti kegiatan ini.
“Saya memang punya keinginan masuk dan kepo di Fakultas Farmasi, jadi pingin tahu lebih dulu seperti apa,” ujarnya.
Menurut Habibie, sesi kelas yang diikuti memberinya gambaran awal tentang dunia farmasi. “Di kelas tadi lebih ke materi, salah satunya tentang nano mikro, pengobatan dengan partikel kecil. Jadi ada gambaran dulu, tentang prodi yang saya minati,” katanya.
Setelah sesi kelas, ia berharap bisa lebih banyak bertanya saat praktikum laboratorium agar semakin memahami dunia farmasi.
“Saya ingin bertanya lebih dalam di lab nanti, biar tahu barang-barang yang dibuat untuk praktikum itu apa saja,” tambahnya.
Kesan serupa disampaikan Sophiea Divine Falahaturrizqi, peserta dari Sekolah Menengah Atas Tahfidzul Qur’an (SMATQ) ABI UMMI Ampel, Boyolali yang mengikuti sesi di Fakultas Kedokteran. Ketertarikannya pada dunia kedokteran sudah tumbuh sejak Sekolah Dasar (SD).

“Saya tertarik dari SD dengan Fakultas Kedokteran, jadi ikut UMS Future Insight ini untuk menambah wawasan dan persiapan kuliah nanti,” ujarnya.
Sophiea menilai UMS sebagai pilihan yang tepat untuk studi kedokteran.
“Menurut saya, UMS adalah pilihan yang cocok, pertama karena unggul, akreditasinya juga bagus. Terus tadi lihat langsung laboratoriumnya, ada patologi klinik, anatomi, itu semua bagus,” katanya.
Ia berharap UMS Future Insight dapat terus dilaksanakan dengan konsep yang semakin menarik.
“Semoga kedepannya tetap berjalan, mungkin ditambahin lagi acaranya, tapi overall tadi udah oke banget,” ujarnya.
Sophiea juga menyampaikan harapannya secara pribadi, mengenai masa depannya ketika kuliah kelak.
“Kalau nanti kuliah semoga bisa jadi yang terbaik, nilainya baik, dan menjalani semuanya dengan baik,” pungkasnya.
Melalui UMS Future Insight, UMS tidak hanya membuka pintu pengenalan kampus, tetapi juga menghadirkan pengalaman nyata yang membantu calon mahasiswa menentukan arah masa depannya dengan lebih yakin dan terarah. (Adi/Humas)




