
ums.ac.id, Almatera, 15 Oktober 2025 — Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) MTs Almatera Putra sukses menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan Pengurus Ranting (LDPR) selama dua hari, pada 15–16 November 2025. Mengangkat tema “Useful Cadres with Spirit of Amar Ma’ruf Nahi Mungkar”, kegiatan ini menjadi agenda strategis dalam membentuk karakter, integritas, dan kapasitas kepemimpinan pengurus IPM tingkat ranting.
Pelatihan yang digelar di Aula MTs Almatera tersebut dirancang tidak sekadar sebagai ruang transfer pengetahuan, tetapi juga sarana penanaman nilai-nilai dasar keorganisasian. Prinsip Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dijadikan landasan moral utama dalam setiap materi yang disampaikan, mulai dari kepemimpinan profetik hingga etika personal dan sosial.
Pembukaan: Harapan dari Para Pimpinan
Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan, mulai dari panitia hingga kepala madrasah. Sambutan pertama disampaikan Ketua Panitia, Ipmawan Alvin Hanafi, yang menekankan pentingnya kesiapan peserta menjadi kader bermanfaat bagi madrasah maupun masyarakat.
“LDPR bukan sekadar pelatihan, tetapi janji kita kepada organisasi untuk menjadi pemimpin yang siap berkorban dan memberi manfaat,” ujarnya.
Ketua Umum PR IPM MTs Almatera Putra, Ipmawan Hafidz Aqsa, turut menegaskan peran strategis pengurus ranting sebagai ujung tombak gerakan pelajar di tingkat madrasah. Ia mengajak peserta menginternalisasi nilai-nilai kepemimpinan profetik dan keberanian dalam menegakkan kebenaran.
Dukungan dari tingkat cabang disampaikan oleh Ketua Umum PC IPM Almatera Putra, Ipmawan Arkan Aufa. Ia menekankan pentingnya sinergi antara ranting dan cabang dalam menjalankan program kerja yang berdampak nyata bagi pelajar.
Arah Kesiswaan dan Dukungan Madrasah
Wakil Kepala MTs Almatera Bidang Kesiswaan, Ustaz Mayo Hadi Wibowo, S.Pd., memberikan pesan mengenai integritas dan disiplin sebagai fondasi kepemimpinan. Ia menilai LDPR sebagai investasi karakter yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh peserta.
Sementara itu, Kepala MTs Almatera, Ustaz M. Thoriqul Ula, S.Pd.I., secara resmi membuka kegiatan LDPR. Ia menegaskan bahwa nilai Amar Ma’ruf Nahi Mungkar harus diimplementasikan dalam setiap keputusan pengurus IPM.
“Tema LDPR bukan slogan, tetapi pedoman sikap. Jadilah pemimpin yang berani menyerukan kebenaran dan menolak ketidakadilan, mulai dari lingkungan madrasah,” tegasnya.
Pelatihan Inti: Peran MOT dan Pemateri
Kekuatan utama LDPR terletak pada susunan Master of Training (MOT) yang dinilai solid. Jabatan MOT diampu oleh Ipmawan Ihyaul Jihadil Falastine, dibantu oleh dua asisten, yaitu Ipmawan Izat Hizbul Wafi dan Ipmawan Naufal Azhar. Tim ini memastikan alur kegiatan berjalan dinamis, interaktif, dan tetap disiplin.
“Peran kami adalah memastikan peserta tidak hanya menerima teori, tetapi mengalami proses transformasi,” ujar Ipmawan Ihyaul.
Pelatihan diperkuat dengan kehadiran empat pemateri yang memberikan materi sesuai keahlian masing-masing, di antaranya:
Arus Setyawati – Manajemen Organisasi dan Administrasi Kesekretariatan.
Arif Maulana – Retorika dan Public Speaking.
Syifa Yustiana – Character Building dan Etika Kepemimpinan Islami.
Rahma Auliya – Problem Solving dan Strategi Gerakan Pelajar di era digital.
Metode dan Penguatan Materi
Panitia menerapkan berbagai pendekatan interaktif, seperti diskusi, presentasi, ceramah interaktif, serta sesi sharing pengalaman antarpeserta. Metode ini dinilai efektif dalam meningkatkan partisipasi, pemahaman konsep, serta kemampuan berpikir kritis.
Selama dua hari pelatihan, peserta mendapatkan materi mulai dari dasar-dasar ke-IPM-an, manajemen rapat, komunikasi organisasi, hingga integrasi konsep Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dalam kehidupan pelajar. Melalui simulasi dan studi kasus, peserta diajak menerapkan nilai moral Islam dalam kepemimpinan sehari-hari.
Penutupan: Komitmen Menjadi Kader Berguna
LDPR MTs Almatera ditutup dengan deklarasi komitmen dari seluruh peserta untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Panitia berharap para lulusan LDPR dapat menjadi kader yang bermanfaat, berintegritas, dan konsisten membawa misi Amar Ma’ruf Nahi Mungkar di lingkungan madrasah maupun masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengkaderan pelajar di MTs Almatera berjalan baik dan terus menghasilkan “Useful Cadres” yang siap berkontribusi di masa depan.




