Usung Tema ‘Satu Qobilah, Sejuta Cerita’, SMP UMP Cetak Generasi Pemimpin Mandiri

ums.ac.id, SURAKARTA — SMP Universitas Muhammadiyah Purwokerto (SMP UMP) resmi membuka kegiatan Penerimaan Tamu Qobilah Khalid Bin Walid Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan pada Kamis (6/8/2026). Mengusung tema “Satu Qobilah, Sejuta Cerita: Membina Jiwa Pemimpin yang Mandiri dan Berbudi Pekerti”, agenda dua hari ini dirancang sebagai langkah awal pembentukan karakter, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan peserta didik.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan upacara khidmat yang dipandu oleh fasilitator Hizbul Wathan SMP UMP bersama Dewan Pengenal, setelah proses registrasi peserta yang dimulai pukul 09.30 WIB. Kepala SMP UMP sekaligus Pimpinan Qobilah, Bunda Zahra Ikhsanda, S.Sos., Gr., M.A., hadir langsung untuk membuka acara secara resmi.

Dalam amanatnya, Bunda Zahra menegaskan bahwa Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan berperan vital sebagai wadah pembelajaran nilai-nilai keislaman, tanggung jawab, dan kepemimpinan, tidak sekadar kegiatan ekstra kurikuler biasa.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, menjaga kekompakan, serta menjadikan setiap proses pembelajaran di Hizbul Wathan sebagai bekal untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi sesama,” kata Bunda Zahra.

Guna membekali para peserta, panitia menghadirkan Ketua Umum Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Ramanda Dr. Ir. Aman Suyadi, M.P., untuk memberikan materi Motivasi Pandu usai upacara pembukaan.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan orientasi serta pembagian peserta ke dalam beberapa regu. Melalui pembagian regu ini, para siswa menjalankan serangkaian aktivitas kepanduan terstruktur yang bertujuan mempererat kerja sama tim, memupuk kedisiplinan, serta mengenalkan budaya organisasi Hizbul Wathan secara lebih mendalam.

Melalui Penerimaan Tamu Qobilah Khalid Bin Walid tahun ini, pihak sekolah berharap nilai-nilai kepanduan yang ditanamkan selama kegiatan tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari demi melahirkan generasi yang berintegritas dan berbudi pekerti luhur.

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta