
Selamat Datang di
Fakultas Psikologi
| Highlight

| Berita terkait

Fenomena Curhat ke ChatGPT, Psikolog UMS: AI Tidak Bisa Gantikan Empati Manusia
ums.ac.id, SURAKARTA – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin masif turut mempengaruhi perilaku masyarakat, termasuk dalam ranah psikologis seperti mencurahkan isi hati atau mencari solusi masalah pribadi melalui ChatGPT. Fenomena ini disoroti oleh dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prilya Shanty Andrianie, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Menurutnya, kemajuan teknologi seperti

Sri Lestari Gubes UMS Pimpin APIK 2024–2028, Tegaskan Komitmen Psikologi untuk Merawat Kearifan Lokal
ums.ac.id, SURAKARTA – Prof. Dr. Sri Lestari, M.Si., Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Pusat Asosiasi Psikologi Indigenos dan Kultural (APIK) periode 2024–2028. Pelantikan yang digelar secara daring oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) pada Sabtu (24/5) ini menjadi langkah strategis dalam mengukuhkan peran

Kenali Gejala Skizofrenia, Psikolog UMS Tegaskan Beda dengan Stres Biasa
ums.ac.id, SURAKARTA – Gangguan skizofrenia kerap disalahpahami sebagai bentuk stres berat atau kecemasan yang ekstrem. Namun, menurut dosen Psikologi Setiyo Purwanto, S.Psi., M.Si., Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), mengungkapkan bahwa skizofrenia merupakan gangguan serius yang berbeda secara mendasar dari stres biasa. “Kalau stres biasa, orang masih mampu mengendalikan perilaku

Hari Keluarga Sedunia: Keluarga Jadi Kunci Cegah Krisis Sosial dan Lingkungan
ums.ac.id, SURAKARTA – Memperingati Hari Keluarga Sedunia yang jatuh pada 15 Mei, Guru Besar Psikologi Keluarga Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Sri Lestari, S.Psi., M.Si., Psikolog., menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah krisis sosial dan lingkungan yang kini tengah mengancam generasi muda dan masa depan bumi. Menurut Sri Lestari,

UMS Tegaskan Peran Kunci Perempuan dalam Dunia Pendidikan
ums.ac.id, SURAKARTA – Peringatan Hari Kartini menjadi momen reflektif bagi sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), khususnya dalam konteks pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Kepala Pusat Studi Gender UMS, Dr. Choiriyah Widyasari, M.Psi., menegaskan bahwa semangat Kartini harus terus dihidupkan dalam kehidupan akademik dan sosial kemasyarakatan. “Kartini adalah sosok inspiratif di

Refleksi Kritis Perjuangan Kartini Secara Dekolonial
ums.ac.id, SURAKARTA – Hari Kartini seharusnya bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi ruang refleksi untuk mempertanyakan bagaimana gender, pengetahuan, dan kekuasaan saling terkait dalam dunia akademis. Sosok Kartini bukan hanya memperjuangkan akses perempuan terhadap pendidikan, tetapi juga memperjuangkan martabat, kesetaraan, dan kemerdekaan berpikir bagi perempuan. Dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Tim Pengabdian UMS Gagas Pengembangan Pesantren
ums.ac.id, SURAKARTA – Program pengabdian masyarakat tim dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang dilaksanakan di Pesantren Shohibul Mujtaba’ Colomadu sukses terselenggara selama 6 bulan, dimulai sejak akhir Juli 2024 hingga Januari 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dr. Mujazin, M.A, dosen dari Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Hidup Serba Aesthetic di Media Sosial Tak Menjamin Ketenangan Hati
ums.ac.id, SURAKARTA – Hidup serba aesthetic tak menjamin manusia bahagia seutuhnya. Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Septian Wahyu Rahmanto, S.Psi., M.Psi., mengatakan perilaku memejeng persona serba aesthetic, khususnya di media sosial, memiliki risiko tersendiri pada manusia. Ihwal tersebut ia beberkan dalam Kajian Wellbeing, bertemakan “Romantisasi Hidup vs. Realita, Bagaimana

Guru Besar UMS Berikan 4 Tips Menggapai Sehat dan Bahagia di Usia Senja
ums.ac.id, SURAKARTA – Isu kesehatan mental mulai banyak diperbincangkan oleh masyarakat. Terlebih di era digital yang memudahkan transfer informasi, membuat gangguan kesehatan mental dapat terkena siapa saja, bagi orang yang sulit beradaptasi dengan perubahan. Menanggapi kondisi tersebut, Guru Besar Bidang Ilmu Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Taufik Kasturi, S.Psi.,

20% Gen Z Indonesia Berstatus NEET, 2 Pakar UMS Berikan Solusi
ums.ac.id, SURAKARTA – Fenomena Not in Education, Employment, or Training (NEET) semakin meningkat di kalangan Generasi Z (Gen Z) di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan 20,31% Gen Z berstatus NEET, yang berarti mereka tidak bersekolah, tidak bekerja, dan tidak mengikuti pelatihan keterampilan. Mayoritas kelompok NEET berasal dari usia
Artikel lainnya
Artikel Populer
-
Biaya Kuliah UMS: Pelajari Rincian Tiap Prodi dan Jalur Pendaftarannya -
Siap-siap Tahun Ajaran Baru, Ini 50 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2024 -
Download Logo UMS -
Pengertian dan Sejarah Olahraga Futsal -
Efisiensi Anggaran: Hemat atau Malah Merugikan Masyarakat? -
Daftar Lengkap Struktur Majelis Lembaga dan Biro PP Muhammadiyah 2022-2027 -
Dua Gerhana di Bulan Ramadan Tahun 2025, Pertanda Akhir Zaman? -
Begini Hukum Adzan untuk Jenazah dan Jamak-Qashar Fatwa Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah