Dorong Dakwah Melalui Olahraga, UMS Resmikan Sport and Martial Arts Center

Seremoni gunting pita dilakukan oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Drs. H. Ahmad Dahlan Rais, M.Hum. bersama Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum.
Seremoni gunting pita dilakukan oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Drs. H. Ahmad Dahlan Rais, M.Hum. bersama Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum.

ums.ac.id, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meresmikan penggunaan gedung Sport and Martial Arts Center, yang terletak di Desa Gajahan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (24/5).

Peresmian tersebut, ditandai dengan seremoni gunting pita, yang dilakukan oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Drs. H. Ahmad Dahlan Rais, M.Hum. bersama Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Drs. H. Ahmad Dahlan Rais, M.Hum. saat memberikan tausiyah pada launching Sport and Material Arts Center UMS.
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Drs. H. Ahmad Dahlan Rais, M.Hum. saat memberikan tausiyah pada launching Sport and Material Arts Center UMS.

“Bismillahirahmanirrahim, dengan ini gedung Sport and Martial Arts Center Penjas FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta diresmikan,” kata Dahlan.

Peresmian gedung pusat olahraga yang baru, kata dahlan, akan memperkuat pencapaian UMS. Sport and Martial Arts Center akan menjadi basis pengembangan tapak suci di UMS. Mengingat Prodi Pendidikan Jasmani UMS menjadi laboratorium pengembangan tapak suci.

“Saya kira ini diperlukan. Karena kalau tidak nanti akan ketinggalan. Apalagi sekarang ada dua model tapak suci, yang menitikberatkan pada seni dan pada sport-nya,” ungkap Dahlan.

Dahlan menyebut Sport and Martial Arts Center itu membawa harapan baru bagi Prodi Pendidikan Jasmani UMS. Selain wujud rasa syukur atas akreditasi unggul yang baru disematkan pada prodi tersebut, gedung pusat olahraga juga memiliki peran strategis untuk mendakwahkan Islam melalui bidang olahraga.

Foto bersama jajaran dosen Pendidikan Jasmani UMS, pengurus Pimpinan Wilayah Tapak Suci, Wakil Rektor III UMS Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., dan Ketua PP Muhammadiyah Drs. H. Ahmad Dahlan Rais, M.Hum.
Foto bersama jajaran dosen Pendidikan Jasmani UMS, pengurus Pimpinan Wilayah Tapak Suci, Wakil Rektor III UMS Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., dan Ketua PP Muhammadiyah Drs. H. Ahmad Dahlan Rais, M.Hum.

Dia memandang bahwa dakwah melalui olahraga sangat indah. Sebab dakwah melalui olahraga dapat memupus ketakutan terhadap Islam (islamophobia) sampai 20 persen. Olahraga menembus batas sekat antarumat.

“Misalnya pemain Liverpool Muhammad Salah, pemain UFC Khabib Nurmagomedov, atau pemain voli Indonesia Megawati. Ini kan luar biasa,” jelas Dahlan

Ketua Prodi Pendidikan Jasmani UMS Nur Subekti, S.Pd., M.Or., menjelaskan pembangunan gedung Sport and Martial Arts Center tidak lepas dari dukungan Pimpinan Wilayah Tapak Suci dan Pimpinan Pusat Tapak Suci.

Ketua Prodi Pendidikan Jasmani UMS Nur Subekti, S.Pd., M.Or.
Ketua Prodi Pendidikan Jasmani UMS Nur Subekti, S.Pd., M.Or.

Gedung pusat olahraga tersebut berdiri di atas lahan seluas 715 meter persegi. Perencanaan pembangunannya telah direncanakan sejak 2019. Sempat terhalang pandemi Covid-19, gedung tersebut dilanjutkan pembangunannya pada 2024.

“Memang pembangunannya agak berlika-liku. Baru dilanjutkan 2024 dan selesai Maret lalu,” ujar Subekti, Minggu (25/5).

Menurut rencana, gedung tersebut akan difokuskan pada pengembangan bela diri tapak suci. Subekti menyebut gedung tersebut akan dilengkapi dengan lapangan bulu tangkis, tenis meja, dan pusat kebugaran.

“Gedung ini menjadi tonggak sejarah bahwa Pendidikan Jasmani UMS memiliki laboratorium terpadu untuk pengembangan keilmuan dan keolahragaan bela diri. Harapannya semakin meningkatkan kompetensi dan mencetak kader yang lebih baik,” harapnya. (Gede/Humas)

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta