Siapkan Tantangan Era Digital, IGABA Gondangrejo Segarkan Kepengurusan Lewat Reorganisasi

ums.ac.id, KARANGANYARIkatan Guru Bustanul Athfal (IGABA) Cabang Gondangrejo resmi memulai babak baru dalam perjalanan organisasinya. Demi menjaga kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) yang relevan dengan perkembangan zaman, IGABA menggelar agenda reorganisasi kepengurusan pada Senin (26/1/2026). Bertempat di Aula TK Aisyiyah I Tuban, pertemuan ini menjadi momentum penyegaran struktur organisasi.

Suasana khidmat menyelimuti lokasi acara sejak pagi hari. Rangkaian kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan gemuruh semangat Mars IGABA oleh seluruh peserta. Nuansa religius semakin terasa ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan, menandai dimulainya agenda formal yang strategis ini.

Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kecamatan Gondangrejo, Yayuk Kristiningsih hadir memberikan arahan dalam agenda tersebut. Dalam sambutannya, Yayuk menyoroti urgensi regenerasi yang sehat dalam tubuh organisasi profesi guru. Ia menilai tantangan yang dihadapi guru TK saat ini, khususnya di era digital, jauh lebih kompleks dibandingkan dekade sebelumnya. Oleh karena itu, dibutuhkan sosok-sosok pengurus yang adaptif, solid, dan visioner.

“Reorganisasi ini bukan sekadar pergantian wajah, melainkan upaya kita bersama untuk memompa energi baru ke dalam tubuh IGABA. Kami berharap pengurus yang terpilih nantinya mampu membawa inovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Aisyiyah,” tegas Yayuk di hadapan puluhan guru yang memadati aula.

Lebih lanjut, Yayuk mengatakan bahwa IGABA memegang peran sentral dalam mengawal kurikulum berbasis karakter bagi anak didik. Ia berharap sinergi antara pengurus baru dan anggota lama tetap terjaga agar program kerja dapat terealisasi optimal. Hal ini dinilai vital untuk memberikan dampak langsung pada peningkatan kualitas belajar-mengajar di ruang kelas.

Agenda utama pertemuan berfokus pada pemilihan pengurus inti. Proses berlangsung demokratis dan tertib, mencerminkan kedewasaan berorganisasi para pendidik Aisyiyah. Sesuai kesepakatan forum, fokus utama adalah memilih tiga orang formatur. Ketiga sosok terpilih ini nantinya akan memegang mandat sebagai nakhoda organisasi untuk periode kepengurusan mendatang.

Melalui musyawarah mufakat yang dinamis, forum akhirnya menetapkan tiga nama yang dinilai kredibel mengisi posisi strategis tersebut. Pemilihan didasarkan pada rekam jejak, dedikasi, serta visi kemajuan yang mereka tawarkan untuk IGABA Cabang Gondangrejo.

Acara ditutup dengan doa bersama sebagai simbol syukur. Dengan terbentuknya struktur baru ini, IGABA Gondangrejo optimistis dapat terus menjadi wadah pengembangan kompetensi guru yang profesional, religius, dan berdaya saing tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta