ums.ac.id, YOGYAKARTA — Panitia pelaksana cabang olahraga (cabor) panahan Muhammadiyah Games 2026 resmi menggelar technical meeting (TM) pada Selasa, 12 Mei 2026. Pertemuan ini dilakukan untuk mematangkan regulasi pertandingan serta memastikan kesiapan seluruh kontingen sebelum kompetisi resmi dimulai.
Bertempat di Yogyakarta, agenda ini diikuti oleh manajer tim, pelatih, serta perwakilan atlet dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Fokus utama pertemuan meliputi pembahasan sistem kompetisi, jadwal perlombaan, mekanisme penilaian, hingga prosedur verifikasi administrasi atlet.
Ketua Panitia Pelaksana cabor panahan Muhammadiyah Games 2026, Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa technical meeting ini merupakan instrumen vital untuk menyamakan persepsi antara panitia dan peserta. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kendala teknis saat perlombaan berlangsung di lapangan.
“Kami ingin memastikan seluruh aspek pertandingan telah disepakati bersama sejak awal. Melalui technical meeting ini, diharapkan tidak ada lagi keraguan mengenai regulasi, sehingga aspek transparansi dan sportivitas tetap terjaga,” ujar Ahmad Fauzi di sela-sela kegiatan.
Selain pembahasan teknis, panitia melakukan pemeriksaan ketat terhadap data atlet. Langkah verifikasi ini diambil untuk memastikan seluruh peserta memenuhi kriteria yang ditetapkan, sekaligus menjaga integritas kejuaraan nasional pertama yang diinisiasi oleh Muhammadiyah ini.
Muhammadiyah Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Sebagai gelaran perdana tingkat nasional, event ini membawa misi besar dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, dan penanaman nilai-nilai sportivitas di kalangan generasi muda Muhammadiyah.
Setelah seluruh regulasi disepakati dalam technical meeting ini, cabor panahan siap dipertandingkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia pusat.




