Pasca Muhammadiyah Games, PanahMU DIY Bersiap Gelar Turnamen Baru

Ridwam Muhammad Ketua PanahMU DIY saat prosesi Upacara Penghargaan Peserta
Ridwan Muhammad Ketua PanahMU DIY saat prosesi Upacara Penghargaan Peserta

ums.ac.id, YOGYAKARTA — Sukses menyelenggarakan 1st Muhammadiyah Games 2026, Panahan Muhammadiyah (PanahMU) Pimpinan Wilayah D.I. Yogyakarta langsung bersiap menggelar kejuaraan baru berskala nasional. Kompetisi bertajuk PanahMu Archery Tournament (PAT) tersebut diproyeksikan bakal bergulir pada September 2026 mendatang.

Berbeda dengan ajang sebelumnya yang bersifat internal, PAT 2026 dirancang secara inklusif dengan membuka keran kepesertaan bagi para pemanah di luar lingkungan Muhammadiyah maupun klub umum. Langkah ini dicanangkan langsung oleh jajaran teras PanahMU DIY yang digawangi oleh Ketua Ridwan Muhammad, Muhammad Iqbal Hasbi, serta Dian dari Jabal Qaf Archery.

“Melalui PAT 2026, kami ingin membuat sebuah gebrakan baru. Berbekal pengalaman matang dari manajemen lapangan di event nasional kemarin, turnamen multi-divisi ini nantinya akan membuka keran kepesertaan bagi para pemanah dari luar lingkungan Muhammadiyah,” ujar perwakilan pengurus PanahMU DIY dalam keterangan resminya, Selasa (19/5/2026).

Kolaborasi Lintas Lembaga dan Pilihan Venue

Untuk mendukung kelancaran acara, PanahMU DIY kembali menjalin kolaborasi lintas lembaga. Pihak panitia membidik Lapangan Sepakbola Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta sebagai lokasi utama perhelatan. Venue ini dinilai telah teruji sukses dan sangat representatif pada gelaran nasional sebelumnya.

Turnamen ini diproyeksikan menjadi sarana silaturahmi akbar bagi para pegiat panahan lintas organisasi di Indonesia. Pihak panitia memastikan akan mewadahi berbagai divisi secara profesional, mulai dari divisi Standard Bow, kelas Barebow Indonesia, hingga divisi panahan tradisional seperti Horsebow.

Misi Dakwah Inklusif Lewat Olahraga Prestasi

Perluasan jangkauan peserta ini bukan tanpa alasan. Bagi persyarikatan, merangkul komunitas panahan yang lebih luas merupakan bentuk transformasi dakwah Muhammadiyah yang bersifat adaptif, inklusif, dan mencair melalui jalur olahraga prestasi.

Melalui konsistensi penyelenggaraan kompetisi yang simultan dari tingkat wilayah ini, PanahMU DIY optimistis PAT 2026 dapat menjadi salah satu barometer baru turnamen panahan terbuka yang berkualitas. Langkah ini juga diharapkan mampu mendorong percepatan pembibitan atlet muda serta memajukan ekosistem panahan Indonesia, baik di kancah domestik maupun internasional.

Reporter: Dimas Irfan Shaugi (DIMAS)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta