ums.ac.id, SURAKARTA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi meluncurkan rangkaian program PPK Ormawa 2026 bersama Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, M.Si., Ph.D., di Aula Balai Desa Seboto, Kabupaten Boyolali, Kamis (30/7/2026).
Peluncuran tersebut menjadi penanda dimulainya implementasi program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan sivitas akademika UMS, pemerintah desa, serta kelompok petani kopi Desa Seboto. Kegiatan dihadiri perangkat desa, petani, dosen pendamping, mahasiswa, dan berbagai mitra yang akan berkolaborasi dalam pelaksanaan program.
Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Pengembangan Talenta-Inovasi UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa program PPK Ormawa tidak hanya menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Ia berharap program yang diinisiasi mahasiswa HMP PTI dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas kopi di Desa Seboto. Menurutnya, penguatan potensi desa melalui inovasi teknologi juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam mendorong ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.
“Harapannya hasil panen kopi petani Desa Seboto semakin dikenal luas sehingga desa ini dapat berkembang menjadi sentra pertanian kopi yang memiliki daya saing,” ungkapnya, Jumat (3/7/2026).
Sebagai simbol dimulainya program, Ihwan melakukan pemukulan gong yang menandai peluncuran resmi PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026. Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UMS yang diwakili Wakil Rektor I dengan Pemerintah Desa Seboto yang diwakili Kepala Desa Seboto.
Kerja sama tersebut menjadi landasan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan masyarakat yang akan berlangsung selama masa pelaksanaan PPK Ormawa.
Usai seremoni, tim pelaksana memaparkan program yang akan dijalankan kepada seluruh peserta. Pemaparan disampaikan oleh Rifqi Rengga Praseno dan Sholikul Mubtadin yang menjelaskan konsep program, tahapan pelaksanaan, hingga pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) sebagai inovasi utama dalam mendukung budidaya kopi di Desa Seboto.
Mereka menjelaskan cara kerja perangkat IoT yang dikembangkan tim, mulai dari fungsi pemantauan hingga manfaatnya dalam membantu petani memperoleh informasi kondisi lahan secara lebih efektif. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus mendukung peningkatan produktivitas hasil panen.
Ketua Tim PPK Ormawa HMP PTI UMS, Ivan Budi, mengatakan bahwa launching menjadi momentum untuk memperkenalkan program kepada seluruh pemangku kepentingan sekaligus memperkuat komitmen kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Launching ini merupakan bentuk perilisan resmi program kepada seluruh pihak yang terlibat. Kami berharap seluruh program dapat berjalan optimal dengan dukungan aktif dari pemerintah desa maupun petani sebagai mitra utama sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, petani, dan berbagai mitra ini mampu menciptakan inovasi yang berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi pengembangan pertanian kopi di Desa Seboto. (Fika/Humas)




