UMS Dampingi FORTASI, Kreativitas Siswa Jadi Daya Tarik Peserta Didik Baru

ums.ac.id, SURAKARTA – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 2 (PLP 2) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengamati kreativitas peserta didik dalam rangkaian Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) di SMP Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Sebanyak 23 mahasiswa PLP 2 FKIP UMS tahun 2026 dari Program Studi Pendidikan Biologi, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Teknik Informatika, dan Pendidikan Jasmani turut terlibat dalam berbagai aktivitas sekolah. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa dalam memahami kehidupan sekolah secara lebih menyeluruh, tidak hanya melalui praktik pembelajaran di kelas.

FORTASI dikemas secara edukatif dan interaktif untuk membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, tata tertib, hingga berbagai kegiatan pengembangan minat dan bakat. Salah satu daya tarik kegiatan tersebut ialah penampilan ekstrakurikuler dan bazar yang dikelola oleh siswa.

Sejumlah ekstrakurikuler, seperti Hizbul Wathan, Tapak Suci, panahan, seni tari, seni musik, dan English Club, menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan peserta didik baru. Penampilan tersebut memberikan gambaran secara langsung mengenai beragam aktivitas yang dapat diikuti siswa selama menempuh pendidikan di SMP Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura.

Selain penampilan ekstrakurikuler, kegiatan FORTASI juga dimeriahkan dengan bazar atau market day yang menghadirkan beragam makanan, minuman, serta produk hasil kreativitas siswa. Peserta didik baru tampak antusias mengunjungi stan, berinteraksi dengan kakak tingkat, sekaligus mencari informasi mengenai kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Kepala SMP Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura, Muhammad Rifqo Nugroho, M.Pd., menyampaikan bahwa mahasiswa PLP 2 memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada sekadar melaksanakan praktik mengajar.

“Menjadi guru bukan hanya sekadar mengajar, tetapi juga menanggung beban moral sebagai pendidik dan suri teladan bagi peserta didik. Oleh karena itu, jagalah tingkah laku dan kedisiplinan selama melaksanakan PLP 2,” pesannya, Rabu (12/8/2026).

Ia juga mendorong mahasiswa untuk menjadikan pelaksanaan PLP sebagai kesempatan belajar secara sungguh-sungguh.

“Meskipun kegiatan ini merupakan bagian dari proses latihan, laksanakanlah dengan sungguh-sungguh dan manfaatkan kesempatan ini untuk mengambil ilmu sebanyak-banyaknya sebagai bekal menjadi pendidik di masa depan,” imbuh Rifqo.

Salah satu mahasiswa PLP 2 UMS, Mariya Sarah Alhawa dari Program Studi Pendidikan Biologi angkatan 2023, menilai kegiatan FORTASI memberikan pengalaman nyata mengenai pentingnya kreativitas dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.

Menurutnya, penampilan ekstrakurikuler dan bazar bukan sekadar hiburan bagi peserta didik baru. Kegiatan tersebut juga menjadi media untuk membangun rasa percaya diri, mempererat interaksi antarsiswa, serta mengenalkan berbagai wadah pengembangan potensi yang tersedia di sekolah.

Bagi mahasiswa PLP UMS, keterlibatan dalam FORTASI menjadi kesempatan untuk mempelajari berbagai aspek kehidupan sekolah. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai proses pembelajaran, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam pengelolaan kegiatan kesiswaan, pembentukan karakter, serta upaya menciptakan lingkungan belajar yang positif.

“Selama pelaksanaan PLP 2, kami juga memperoleh kesempatan untuk melaksanakan praktik mengajar sekaligus mengobservasi karakteristik peserta didik. Interaksi langsung dengan guru, siswa, dan warga sekolah menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa sebagai calon pendidik,” tegasnya.

Program PLP 2 FKIP UMS menjadi bentuk pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengenal dunia persekolahan secara langsung. Selain praktik mengajar, mahasiswa dilibatkan dalam berbagai aktivitas sekolah untuk memahami budaya akademik, manajemen sekolah, serta pembinaan karakter peserta didik. (Fika/Humas)

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta