Gagas Edutourism Budaya, Mahasiswa UMS Raih Juara 3 Kompetisi Riset Unggulan Surakarta 2026

ums.ac.id, SURAKARTA — Delegasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam Kelompok “Yuemes Juara” sukses menyabet gelar Juara 3 dalam ajang bergengsi Kompetisi Riset Unggulan Kota Surakarta Tahun 2026. Prestasi tersebut diraih melalui karya ilmiah inovatif mengenai pengembangan konsep wisata edukasi (edutourism) berbasis budaya lokal.

Kompetisi ilmiah ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surakarta melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA). Tahun ini, panitia mengusung tema besar “Penguatan Kebijakan Berbasis Pengetahuan untuk Peningkatan Kesejahteraan dan Daya Saing Kota Surakarta secara Berkelanjutan” yang diselaraskan dengan arah pembangunan Asta Cita Kota Surakarta.

Kelompok Yuemes Juara diketuai oleh Ibrahim Hikmal Akbar, dengan beranggotakan Muhammad Hasbi Assidiqi dan Cahya Nayla Sujudi. Di hadapan dewan juri, mereka mempresentasikan kajian mendalam yang berjudul “Pengembangan Edutourism Berbasis Komunitas dan Budaya Lokal di Kota Surakarta.” Karya ini dinilai sangat relevan dengan pemanfaatan potensi daerah secara berkelanjutan.

Perjalanan tim UMS menuju podium juara harus melewati persaingan yang ketat. Ajang ini diikuti oleh 145 pendaftar dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Setelah lolos seleksi administrasi, tersaring 97 peserta untuk tahap penilaian naskah oleh tim ahli. Melalui penyaringan bertahap dari babak 50 besar hingga 10 besar, Kelompok Yuemes Juara berhasil mengamankan posisi sebagai finalis.

Babak final presentasi digelar secara luring (offline) pada Kamis (4/6/2026) di Ruang Seminar Besar Gedung Solo Trade Center, UPTD KST Solo Technopark. Tim UMS mempertahankan argumen riset mereka di hadapan lima dewan juri dari unsur akademisi dan pemerintahan, yaitu: Rutiana Dwi Wahyunengseh (UNS), Sri Sunarjono (UMS), Yannie Asrie Widanti (Unisri), Joko Mulyono (BRIDA Provinsi Jawa Tengah), dan Tri Suryo Kuncoro (BAPPEDA Surakarta)

Berdasarkan keputusan resmi dewan juri, Kelompok Yuemes Juara (UMS) dinobatkan sebagai Juara 3. Sementara itu, Juara 1 diraih oleh Kelompok Geomobility dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Juara 2 diraih oleh Kelompok Famalu dari Universitas Diponegoro (Undip).

Atas capaian ini, tim UMS berhak membawa pulang penghargaan berupa uang pembinaan, trofi, serta piagam penghargaan. Melalui riset ini, Ibrahim dan tim berharap konsep edutourism berbasis komunitas yang mereka gagas dapat menjadi rekomendasi kebijakan nyata bagi Pemkot Surakarta dalam mendongkrak sektor pariwisata sekaligus melestarikan budaya lokal.(Syahriandi)

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta