KKN Tematik FIK UMS Edukasi Hipertensi dan Cek Kesehatan Lansia di Desa Bakipandeyan

ums.ac.id, SURAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Kelompok 41 menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan hipertensi bagi masyarakat di Posyandu Permata II, Desa Bakipandeyan, Kab. Sukoharjo Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pencegahan dan pengendalian hipertensi.

Program ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dilaksanakan di bawah bimbingan Muwakhidah, S.KM., M.Kes., Epid. dan Arif Pristianto, S.St.FT., M.Fis. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat, KKN Tematik FIK UMS diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Bakipandeyan.

Ketua Tim KKN Tematik FIK UMS Kelompok 41, Gamaliel Justin Zavier Hansel, menjelaskan bahwa kegiatan menyasar lansia dan ibu balita sebagai kelompok yang perlu mendapatkan edukasi kesehatan secara berkelanjutan. Sebanyak 15 peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias.

“Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah dan kadar gula darah sebagai langkah deteksi dini terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu peserta mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus menjadi pengingat pentingnya melakukan pemeriksaan secara rutin,” ungkapnya, Selasa, (30/6/2026).

Setelah pemeriksaan kesehatan, mahasiswa memberikan penyuluhan mengenai hipertensi. Materi yang disampaikan meliputi pengertian hipertensi, faktor risiko, tanda dan gejala, komplikasi yang dapat ditimbulkan, hingga berbagai langkah pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular tersebut.

“Edukasi ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala serta terbatasnya pengetahuan mengenai hipertensi, padahal penyakit tersebut menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat dan sering kali tidak disadari karena minim gejala pada tahap awal,” tambah Gamaliel.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka aktif mengikuti sesi diskusi, mengajukan berbagai pertanyaan terkait kondisi kesehatan yang dialami, serta memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan mahasiswa KKN.

Keberhasilan penyuluhan juga terlihat dari hasil evaluasi menggunakan pre-test dan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai hipertensi setelah mengikuti edukasi. Hal tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali melalui pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik FIK UMS berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular serta menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya mencegah hipertensi dan berbagai komplikasinya. (Fika/Humas)

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta