ums.ac.id, SURAKARTA – Perayaan Idul Fitri 1446 H di Komplek Perguruan Muhammadiyah Muara Aman berlangsung dengan khusyuk dan rasa kebersamaan, Senin (31/3). Salah satu yang menjadi sorotan dalam perayaan tahun ini adalah kehadiran Najihus Salam, seorang mahasantri dari Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang didaulat sebagai imam dan khatib dalam Shalat Idul Fitri.
Sebagai mahasantri yang telah menempuh pendidikan keislaman secara mendalam, Najihus Salam menyampaikan khutbah yang menggugah kesadaran jamaah akan pentingnya mempertahankan nilai-nilai yang telah dibangun selama bulan Ramadhan.

“Takbir yang kita kumandangkan hari ini bukan sekadar tradisi, tetapi bentuk komitmen kita untuk terus istiqamah dalam berbuat kebaikan. Ramadhan telah melatih kita untuk lebih peduli, lebih taat, dan lebih dekat dengan Allah. Semangat itu harus terus kita pertahankan sepanjang tahun,” ujar Najihus Salam.
Keberadaan mahasantri Pondok Shabran UMS di tengah-tengah perayaan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lebong, H. Zulkifli Kamek, menyampaikan rasa bangganya atas kontribusi Pondok Shabran UMS dalam mengirimkan mahasantrinya melalui program Mubaligh Hijrah ini.
“Kehadiran mahasantri dari Pondok Shabran UMS membawa warna baru dalam perayaan Idul Fitri di sini. Ini menunjukkan bahwa perkaderan ulama muda Muhammadiyah terus diusahakan berjalan dengan baik. Kami berharap generasi seperti ini terus berkembang dan berkontribusi bagi umat,” kata H. Zulkifli Kamek.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muara Aman, Jefriyanto, SP, juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam dakwah Islam.
“Pondok Shabran adalah contoh bagaimana generasi muda Muhammadiyah bisa menjadi bagian dari pergerakan dakwah yang lebih luas. Kami berharap akan semakin banyak mahasantri yang mau turun langsung ke masyarakat untuk memberikan pencerahan dan membangun ukhuwah Islamiyah,” tutur Jefriyanto.
Usai pelaksanaan Shalat Id, jamaah saling bersalaman dan bermaafan dalam suasana penuh kehangatan. Kehadiran Najihus Salam selama satu bulan penuh di Kabupaten Lebong juga memberikan inspirasi bagi masyarakat setempat tentang pentingnya regenerasi kader muda di lingkungan Muhammadiyah.
Perayaan Idul Fitri di Komplek Perguruan Muhammadiyah Muara Aman menjadi momentum berharga bagi seluruh umat Islam untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga semangat kebaikan. Semoga kehadiran Mubaligh Hijrah Pondok Shabran UMS dapat terus menjadi penerang bagi umat dalam menjalankan ajaran Islam di tengah kehidupan bermasyarakat, terlebih diakar rumput. (Fika/Humas)




