ums.ac.id, SURAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia yang jatuh setiap tanggal 10 September, Redaksi Masjid Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerbitkan buletin edisi khusus yang mengangkat tema “Menyalakan Harapan, Merayakan Kehidupan”.
Pemimpin Redaksi Buletin, Alvanindya Nafik Ardani, mengungkapkan bahwa buletin ini disusun sebagai sarana edukasi, refleksi, sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan mental, memperkuat dukungan sosial, serta menghapus stigma terhadap isu psikologis. Konten yang dimuat dalam buletin meliputi artikel reflektif, wawancara dengan pakar, hingga kisah inspiratif yang relevan dengan upaya pencegahan bunuh diri.
Alva menilai di tengah maraknya fenomena kasus bunuh diri diharapkan buletin ini menjadi sarana refleksi bersama. Ia menegaskan bahwa bunuh diri bukan sekadar karena kurangnya iman seseorang semata, melainkan ada banyak faktor yang melatarbelakanginya.
“Oleh karenanya, buletin ini kami susun sebagai bentuk ikhtiar menumbuhkan kesadaran bersama untuk saling merangkul bukan menghakimi, saling menjaga bukan acuh, serta saling mengingatkan bahwa setiap kehidupan itu berharga,” ungkap Alva, Jumat (12/9).
Ia juga menegaskan bahwa isu bunuh diri perlu ditangani secara komprehensif.
“Pencegahan bunuh diri bukan hanya berbicara tentang individu, tetapi juga melibatkan lingkungan sosial, keluarga, serta masyarakat yang mampu menghadirkan ruang aman untuk bercerita dan mencari pertolongan. Edukasi seperti yang dilakukan melalui buletin ini menjadi langkah penting untuk menumbuhkan kepedulian,” jelasnya.
Alva menyampaikan bahwa literasi kesehatan mental perlu diperluas di kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum.
“Masih banyak stigma yang melekat, misalnya menganggap bahwa orang yang mengalami masalah mental adalah lemah. Padahal, setiap orang bisa berada pada titik rentan. Dengan buletin ini, kami ingin mengajak pembaca agar tidak ragu untuk mencari bantuan profesional dan lebih peduli pada orang-orang di sekitar,” ujarnya.
Selain mengangkat artikel dan wawancara, buletin edisi spesial ini juga menyajikan informasi akses layanan konseling, hotline darurat, serta panduan sederhana bagi masyarakat untuk mendampingi individu yang berisiko. Buletin dapat diakses secara daring melalui tautan https://linktr.ee/BuletinMasjidUMS. (Fika/Humas)




