Optimalkan Digital Marketing, Mahasiswa UMS Luncurkan Sistem Bot Berbasis AI

ums.ac.id, SOLO – Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kolaborasi dari Program Studi Bisnis Digital, Teknik Informatika, dan Sistem Informasi yang beranggotakan Nabil Oktora Ramadhan, Adham Bayu Wicaksono, Ajeng Ayu Aryani, Muhammad Raafky dan Ahmad Kamaludin bekerja sama mengembangkan program digitalisasi untuk UMKM di Solo Raya.

Dengan berorientasi membangun sistem manajemen data yang mudah diakses. Program ini fokus pada pemanfaatan teknologi guna mendukung pemasaran digital dan mempermudah pengelolaan data UMKM, serta membuka peluang ekonomi baru.

Proses debugging pada proyek perangkat lunak.

“Program ini ditujukan untuk membantu pemilik UMKM berusia lanjut, yang memiliki keterbatasan dalam pengelolaan pemasaran digital pada UMKM dengan memberikan pelatihan dan pengenalan teknologi,” ujar Nabil selaku ketua tim saat ditemui pada Selasa, (17/12).

Mahasiswa UMS yang baru menempuh satu semester itu berperan aktif dalam mendukung digitalisasi UMKM dan meningkatkan efisiensi serta daya saing melalui sistem digital. Tim mahasiswa ini bekerja sama dengan PUS yaitu Paguyuban UMKM Solo Raya, terdiri dari kurang lebih 1600 UMKM aktif se-Solo Raya.

Tampilan chat bot yang disediakan

Para mahasiswa menyusun inisiasi ini yang didasarkan pada penggunaan chat bot berbasis AI yang dapat memberi respons secara otomatis, sistem ini juga diintegrasi pada website yang dapat menjadi data base yang difungsikan untuk menyimpan data para pemilik UMKM yang kemudian data ini akan diakumulasikan menjadi sebuah biodata UMKM.

“Kenapa kami menargetkan penggunaan chat bot Whatsapp sebagai integrasi dari sistem kami? Karena menurut survei kami, para pelaku UMKM memang didominasi oleh usia lanjut yang tidak terlalu mengerti bagaimana cara memulai digitalisasi pada UMKM mereka,” ujar Kamal sebagai system developer dalam tim mahasiswa tersebut.

Hasil akhir akumulasi data menjadi barcode identitas UMKM

Program ini, lanjutnya, juga bertujuan untuk mempermudah para pelaku UMKM dalam mengenalkan UMKM mereka dalam event-event yang diadakan di Kota Solo.

Sistem ini diciptakan untuk penyimpanan data umum anggota komunitas UMKM yang diharapkan dapat mengoptimalkan dan efisien terhadap penyimpanan data mereka terlenih dengan penerapan chat bot Whatsapp yang mudah digunakan.

“Saya yakin dengan penggunaan chat bot, semua orang bisa pakai,” tambah Raafky sebagai data analyst dalam tim tersebut.

Sistem ini dikembangkan dengan tujuan untuk membantu para pelaku UMKM yang kurang familiar dengan penggunaan teknologi, terutama dalam mengelola data dan informasi bisnis mereka. Banyak pelaku UMKM yang mengalami kesulitan dalam digitalisasi proses bisnis mereka, sehingga sistem ini hadir sebagai solusi untuk mempermudah mereka dalam melakukan pendataan secara lebih terstruktur dan efisien.

Para mahasiswa Semester 1 UMS yang terlibat dalam pengembangan sistem ini tidak hanya fokus pada aspek manajemen data, tetapi juga terus berinovasi dan membuat terobosan baru yang dapat mengoptimalkan fungsionalitas sistem yang mudah digunakan, dan dirancang untuk membantu UMKM dalam menjalankan bisnis mereka secara lebih efisien.

Para mahasiswa berkomitmen untuk memastikan bahwa sistem yang dikembangkan tetap relevan dan dapat memenuhi kebutuhan PUS dalam jangka panjang.

“Kami juga melihat celah lain di mana manajemen dan cara pemasaran produk mereka bisa dibilang kurang efektif karena hanya sekedar share di grup Whatsapp yang menurut kami kurang menggaet minat customer, oleh karena itu kami mengenalkan pemasaran digital melalui program kami untuk membantu efektivitas mereka dalam memasarkan produk,” ujar Adham sebagai digital marketer dalam tim tersebut.

Komitmen kami, tambahnya, mengembangkan digitalisasi UMKM melalui program yang dikembangkan dan meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM yang melalui penerapan teknologi dan marketing digital dalam pengembangan UMKM mereka.

Tim mahasiswa juga mendukung proses edukasi dan pengenalan teknologi kepada para pemilik UMKM dengan tujuan meningkatkan literasi digital di kalangan pelaku UMKM.

Para mahasiswa tidak hanya mengembangkan perangkat lunak, tetapi juga mendukung proses edukasi dan pengenalan teknologi terbaru kepada para pemilik UMKM, baik yang sudah berumur maupun generasi muda yang baru terjun ke dunia bisnis.

“Kami juga berterima kasih kepada Kak Sidiq yang selalu mendampingi kami untuk terhubung dengan mitra dan ilmu-ilmu seputar PKM yang Kak Sidiq berikan kepada kami,” pungkas Nabil.

Harapan ke depannya, sistem ini juga akan membantu UMKM dalam mengikuti berbagai event yang diselenggarakan di Solo Raya. Melalui integrasi dengan sistem event dan promosi lokal, pelaku UMKM dapat dengan mudah menawarkan produk mereka dan bergabung dalam acara-acara yang dapat meningkatkan daya tarik produk mereka di pasar.

Dengan demikian, selain meningkatkan efisiensi internal, sistem ini juga berperan dalam memperluas jangkauan pasar dan membuka peluang ekonomi baru bagi UMKM di Solo Raya. (Maysali/Humas)

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta