ums.ac.id, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pendekatan kreatif dalam memahami fenomena geografis melalui media visual. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan kuliah umum yang membahas secara mendalam peran sketsa sebagai alat bantu dalam penelitian dan pembelajaran geografi.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Hendy Fatchurohman, S.Si., M.Sc., yang merupakan kandidat doktor dari University College London, UK, sekaligus dosen Department of Earth Technology, Vocational College, UGM Yogyakarta. Ia menekankan bahwa sketsa tidak sekedar aktivitas menggambar, tetapi sebagai cara berpikir dan merasakan ruang secara geografis.
“Sketsa bukan hanya soal menggambar, tetapi tentang bagaimana kita menangkap esensi dari sebuah tempat, ruang, dan dinamika geografis di dalamnya,” ujar Hendy saat ditemui, Jumat (25/7).
Teknik sketsa dianggap sebagai metode eksploratif yang mampu menangkap dinamika ruang dan tempat secara lebih intuitif. Melalui visualisasi sederhana namun kaya makna, sketsa dinilai mampu memperkuat pemahaman terhadap realitas geografis, baik di level observasi lapangan maupun dalam ruang kelas.
Dalam sesi kuliah umum, Hendy juga menyampaikan sejumlah studi kasus dan praktik penggunaan sketsa di lapangan, mulai dari observasi lanskap, pemetaan spasial, hingga interpretasi fenomena sosial. Pendekatan ini dianggap mampu mengembangkan sensitivitas geografis mahasiswa dan peneliti terhadap lingkungan.
Kuliah umum ini mendapat respons antusias dari peserta yang terdiri dari guru, dosen, dan mahasiswa Pendidikan Geografi FKIP UMS. Sesi diskusi berlangsung aktif dengan pertanyaan seputar metodologi penerapan sketsa, integrasi ke dalam kurikulum pendidikan, hingga tantangan teknis di lapangan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat penggunaan pendekatan visual dalam pengembangan ilmu geografi di Indonesia. Sketsa dinilai berpotensi menjadi jembatan antara data lapangan dan interpretasi akademik yang mendalam.
Kaprodi Pendidikan Geografi FKIP UMS, Yunus Aris Wibowo, S.Pd., M.Sc., menyampaikan harapannya agar kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara luring di masa mendatang.
“Kami berharap bisa melaksanakan kuliah umum secara langsung di Indonesia, disertai kegiatan ekskursi agar mahasiswa bisa langsung mempraktikkan pembuatan sketsa di lapangan,” ujarnya.
Materi kuliah umum tersebut disampaikan dalam kegiatan bertajuk “Visualizing Geographic Realities: Peran Sketsa dalam Penelitian dan Pendidikan Geografi” yang sukses terlaksana secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin, (15/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Pendidikan Geografi FKIP UMS untuk memperkaya perspektif keilmuan dengan pendekatan kreatif dan inovatif. (Yusuf/Humas)




