Sinergi Fakultas dan Prodi Diperlukan untuk Pacu Internasionalisasi UMS

Salah satu peserta workshop yang juga dosen Prodi Farmasi UMS, Peni Indrayudha, S.F., M.Biotech., Apt., Ph.D.
Salah satu peserta workshop yang juga dosen Prodi Farmasi UMS, Peni Indrayudha, S.F., M.Biotech., Apt., Ph.D.

ums.ac.id, SURAKARTA – Internasionalisasi harus menjadi tanggung jawab bersama sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Hal tersebut membuat sinergi antarfakultas dan program studi sangat penting dilakukan.

Wakil Rektor V Bidang Kerja Sama & Urusan Internasional UMS Prof. Supriyono , S.T., M.T., Ph.D. menjelaskan keterlibatan fakultas dan prodi akan membuka peluang kerja sama yang lebih luas, baik kerja sama mobilitas, maupun kerja sama penelitian.

Wakil Rektor V Bidang Kerja Sama & Urusan Internasional UMS Prof. Supriyono , S.T., M.T., Ph.D. saat memberikan sambutan dalam Capacity Building Workshop for Internationalization: Dream Big, Think Global, Act Now.
Wakil Rektor V Bidang Kerja Sama & Urusan Internasional UMS Prof. Supriyono , S.T., M.T., Ph.D. saat memberikan sambutan dalam Capacity Building Workshop for Internationalization: Dream Big, Think Global, Act Now.

“Dampak sinerginya sangat bagus untuk mahasiswa dan dosen di UMS,” ujar Supriyono di Gedung Induk Siti Walidah UMS, Senin (21/4).

Salah satu strategi yang UMS lakukan, kata dia, adalah menggelar lokakarya bertajuk “Capacity Building Workshop for Internationalization: Dream Big, Think Global, Act Now”.

Menurut Wakil Rektor V UMS, workshop tersebut bertujuan membuka wawasan setiap program studi untuk berpartisipasi aktif dalam mobilitas mahasiswa dan dosen UMS ke luar negara.

“Kalau masalah mobilitas sudah established, maka tantangan selanjutnya adalah meningkatkan kapasitas riset di UMS,” lanjutnya.

Diketahui UMS pernah menjalin kerja sama dengan salah satu perguruan tinggi di Amerika Serikat (AS). Supriyono menyebut UMS sempat bekerja sama dengan University of Minnesota pada 2009 lalu. Namun terpaksa mandek di tengah jalan lantaran kendala jarak dan biaya.

Kerja sama dengan Education USA menjadi langkah penting untuk membuka kembali kolaborasi akademis dengan cendekiawan Negeri Paman Sam. Education USA adalah lembaga di bawah Kementerian Luar Negeri AS yang mengurusi promosi pendidikan tinggi di Amerika.

“Semoga kerja sama dengan AS akan semakin tumbuh. Barangkali pertukaran mahasiswa AS dan Indonesia dapat terjalin sekaligus memunculkan kerja sama dengan perguruan tinggi di Amerika,” tutupnya. (Gede/Humas)

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta